Laga Bola – Ambisi Aceh United menang di kandang PSM pupus sudah. PSM menang mutlak 3-0 dalam laga di Stadion Mattoanging Makassar, Minggu (30/1/2011).

Tentang kekalahan ini, Chief Executive Officer (CEO) Aceh United, Ari Wibowo mengakuinya. Dalam konferensi pers usai laga tandang itu, Ari mengungkapkan pihaknya kekurangan stok striker.

Menurut Ari, pihaknya hanya mampu menurunkan satu orang striker pada laga melawan PSM. Padahal stok striker di Aceh United hanya ada dua orang. “Kami hanya mampu menurunkan Alamsyah. Sedangkan yang satunya Andika Yudistira Lubis belum bisa. Dia masih cedera,” jelas Ari.

Ari mengemukakan, Aceh United sedang proses negosiasi guna menambah striker baru. Pekan depan, striker U-20 asal Perancis akan segera bergabung. “Namanya Alvin. Semoga kehadirannya dapat memperkuat lini depan tim kami, “ujarnya.

Kekalahan dari Tim Juku Eja diakui Ari. Menurutnya, PSM memang unggul dalam materi pemain dan strategi. “PSM layak menang dalam pertnadingan ini. Kami pun masih proses tahap adaptasi internal pemain. Tak ada kesempatan Training Camp (TC) sebelum kompetisi ini berlangsung,” pungkasnya.

Saat laga tandang melawan PSM, Aceh United turun dengan formasi 3-5-2. Posisi pemain depan (striker, red) ditempati Alamsyah dan Park Dae Sik. Namun, Park bukanlah striker murni, sehingga otomatis tak mampu mengoptimalkan fungsinya. Begitu pula, dengan pemain depan cadangan Junarto bukanlah striker murni.

LEAVE A REPLY