Sudarmaji pun membeberkan kronologi penyebab komanya kiper Arema itu.

Kondisi kiper Arema FC Achmad Kurniawan (AK) dikabarkan sudah membaik. Hal itu diungkapkan media officer Arema Sudarmaji. Seperti diberitakan sebelumnya, AK memang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Syaiful Anwar, Malang, pada Kamis (29/12) malam. Bahkan, dirinya disebutkan mengalami koma.

“Segala cara dikerahkan tim medis, dan mereka sangat luar biasa memberikan kesembuhan kepada AK. Sehingga pada pukul 23.30 WIB dilakukan cuci darah selama empat jam. Tadi Subuh sudah selesai, dan saat ini fokus kepada penyembuhan,” kata Sudarmaji.

“Kondisi AK telah berangsur membaik, saat ini dia sudah bisa menggerakkan tangan dan kaki karena sebelumnya AK tidak sadar sama sekali. Dari hal ini akan segera dilakukan observasi, untuk dilakukan cuci darah kedua kalinya. Dan harapannya AK segera membaik dan pulih seperti sedia kala,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sudarmaji pun membeberkan kronologi penyebab komanya kakak kandung dari kiper timnas Indonesia Kurnia Meiga Hermansyah itu. Dia pun membantah isu, jika AK koma setelah meminum minuman keras.

“Tidak benar jika AK dirawat setelah mabuk, tetapi hal ini murni karena gangguan jantung karena keluarganya juga memberikan konfirmasi seperti itu,” tegasnya.

“Dari keluarga kami menerima informasi kronologi kejadiannya. Awalnya AK mengeluhkan dadanya yang sesak dan dia ke klinik untuk ditangani dokter umum pada Kamis (29/12) pagi,” jelasnya.

“Kemudian dia mendapatkan obat jalan. Namun setelah sampai rumah dia mengalami sesak nafas hingga akhirnya oleh keluarga dibawa ke rumah sakit terdekat di daerah Singosari. Di sana mendapatkan perawatan dengan alat pemicu jantung karena memang nafasnya susah dan mual.”

“Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian RS tersebut memberikan rujukan ke RS Syaiful Anwar karena ternyata tensi dari AK turun sangat rendah hingga akhirnya masuk UGD dan langsung mendapatkan penanganan. Tadi malam memang kritis karena kondisinya naik turun,” tuturnya.

Sementara itu, kabar komanya AK memantik rasa sosial dari Aremania, suporter Arema. Berbondong-bondong mereka mengunjungi Rumah Sakit Syaiful Anwar. Namun Sudarmaji memberikan penjelasan jika yang paling penting pada saat ini adalah doa karena AK masih dirawat di ruang Unit Gawat Darurat sehingga belum bisa dijenguk. Dirinya pun juga berpesan kepada awak media agak tidak memotretnya.

“Risiko dari sebuah media sosial, dari pihak rumah sakit juga diminta untuk menahan diri untuk tidak menyebarkan foto AK karena dokter tidak ingin terbebani dalam memberikan penanganan kepada AK. Karena pengalaman sebelumnya, kalau ada korban dari Aremania atau pemain pasti luar biasa hingga ada banyak sekali yang datang. Hingga tadi malam maaf sudah banyak sekali Aremania yang datang, dan kami mohon tidak menyebarkan foto apapun,” pungkasnya.(gk-48)

LEAVE A REPLY