Arema Berhasil Geser Persija Tanpa Njanka
January 19, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Arema Indonesia menggeser posisi Persija di peringkat tiga kelasemen Indonesia Super League (ISL) menyusul hasil sempurna yang diraih dari Persiba Balikpapan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (19/1/2011).
Meski tidak lagi diperkuat pemain belakang Pierre Njanka yang hengkang ke klub Liga Primer Indonesia, Singo Edan tampil penuh percaya diri meladeni perlawanan Robertino Pugliara dkk.
Gol cepat pun langsung diperoleh Arema di menit keempat. Gol lahir dari kemelut di depan gawang Persiba, setelah Leonard Tupamahu membelokan bola tendangan Ahmad Bustomi yang membuat kiper Made Wirawan terkecoh.
Unggul 1-0, Arema kembali memperoleh peluang dari Dendi Santoso di menit 11 yang berhasil menusuk sektor kanan pertahanan. Namun bola sepakannya masih bisa diselamatkan Made Wirawan.
Persiba membalas tekanan Arema dengan serangan balik yang cepat.Hasilnya Donny Siregar membuka peluang pertama Beruang Madu melalui sebuah shooting keras, dan Try Sandi Utomo di menit 18 memanfaatkan sepak pojok.Sayang sundulannya masih melebar.
Selain berupaya melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti beberapa kali para punggawa Arema menebar ancaman melalui tembakan keras jarak jauh. Seperti yang diperlihatkan M Ridhuan dan Roman Chmelo dan M Fahkrudin.
Di tengah tekanan, Persiba Balikpapan nyaris menyamakan kedudukan. Melalui serangan balik, Sultan Samma melakukan heading memanfaatkan umpan dari sektor kanan. Kiper Arema Kurnia Meiga sudah tidak berkutik, beruntung bagi Arema, bola hanya melebar di sisi tiang gawang. Hingga jeda, kedudukan belum berubah 1-0 untuk Arema.
Di babak kedua tempo permainan kedua tim tidak berubah. Persiba Balikpapan mencoba mengatasi kesulitan membongkar tembok karang Arema yang dihuni bek timnas Zulkifli Syukur. Tembakan-tembakan jarak jauh beberapa kali diperagakan, Sultan Sammah, Robertino Pugliara namun hanya berbuah peluang.
Arema justru berhasil mengkonversi peluang dengan baik pada menit 59. Kali ini giliran winger Singapura, M Ridhuan menyambut servis bola mati Roman Chmelo. Dengan setengah salto, bola menembus hadangan Made Wirawan.
Persiba berusaha mengejar ketertinggalan dengan bermain lebih terbuka. Tapi kondisi ini justru membuat celah yang membuat Chmelo, Ridhuan dan Noh Alam Shah leluasa mengobrak-abrik barisan pertahanan.
Kemenangan Arema semakin lengkap ketika Chmelo mendapatkan bola sodoran Dendi Santoso dan melakukan tembakan mendatar di dalam kotak penalti yang tak mampu dibendung Made Wirawan. Arema akhirnya menutup skor dengan 3-0.
Arema kini mengoleksi 18 poin hasil dari 10 kali laga, unggul satu poin dari Persija.Namun Macan Kemayoran berpeluang besar kembali merebut posisi Arema, karena mereka masih menyimpan satu laga.
Singo Edan Tekuk Beruang Madu 3-0
January 19, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola - Arema Indonesia berhasil memetik poin penuh dalam laga kandangnya melawan Persiba Balikpapan. Singo Edan berhasil mengalahkan Beruang Madu dengan skor 3-0.
Dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (19/1/2011), Arema langsung unggul saat laga baru berjalan empat menit. Dari sebuah kemelut di kotak penalti Persiba, bola sepakan Ahmad Bustomi berhasil dibelokkan oleh Leonard Tupamahu dan menggetarkan gawang Galih Sudaryono.
Persiba mencoba membalas lewat usaha Donny Siregar. Namun tendangannya masih melebar di sisi kanan gawang Kurnia Meiga.
Tim asuhan Junaidi kembali memperoleh peluang lewat Eki Nurhakim dan Sultan Samma. Sayang sundulan Eki dan Sultan belum menemui sasaran.
Arema berupaya menggandakan keunggulan lewat percobaan yang dilakukan M.Ridhuan dan Roman Chmelo. Tendangan Ridhuan masih bisa diantisipasi oleh Galih, sementara sepakan Roman melambung tipis di atas mistar.
Ridhuan akhirnya berhasil mencetak gol kedua Arema di menit ke-59. Berawal dari tendangan bebas Roman di sisi kiri pertahanan Persiba, bola yang telah memantul ke tanah disambut pemain timnas Singapura itu dengan sebuah tendangan gunting yang mengoyak gawang Galih. Arema 2, Persiba 0.
Enam menit kemudian, Arema berpeluang menambah gol. Namun sepakan Ridhuan dari jarak dekat masih bisa ditepis oleh Galih. Galih juga masih bisa menjinakkan bola rebound yang disundul Noh Alam Shah.
Tim tuan rumah makin menjauh di menit ke-71. Roman berhasil memaksimalkan umpan Dendi Santoso untuk mencetak gol ketiga Singo Edan.
Kedudukan 3-0 bertahan hingga laga usai.
Hasil ini mengangkat Arema ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 18 poin dari 10 laga. Sementara Persiba tetap di peringkat delapan dengan 12 poin dari 11 laga.
Kemenangan ini juga jadi balas dendam Arema atas kekalahan mereka di tempat yang sama musim lalu, dimana saat itu Persiba sukses mempermalukan Singo Edan dengan skor 2-1.
Pelatih Arema Mirolav Janu menyambut gembira kemenangan timnya. “Ini hasil kerja keras tim,” tuturnya usai pertandingan.
Arema Terbanyak di Timnas U-23
January 17, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Masuknya empat punggawa Arema FC, Kurnia Meiga, Ahmad Farizi, Dendi Santoso dan Yongki Ari Bowo disambut antusias tim berjuluk Singo Edan. Khusus Farizi dan Dendi, menjadi kebanggaan tersendiri karena produk asli Arema FC.
Sedangkan Kurnia Meiga dan Yongki tak begitu mengejutkan karena sebelumnya telah menjadi bagian tim nasional senior. Media Officer Arema FC Sudarmaji sangat berharap pemanggilan kedua pemain muda tersebut bisa menambah pengalaman bertanding.
Diakuinya, selama ini Farizi memang jarang menembus tim utama karena kalah senior dibanding Zulkifli Syukur. Kebetulan dua pemain ini berposisi sama sebagai wing back kanan. Namun Farizi dianggap mempunyai potensi sebagai wing back jempolan di masa depan.
“Dia cepat, antisipasi bagus, serta mempunyai mental petarung. Dia salah satu bakat terbaik Arema dan kita semua yakin dia akan mendapatkan kesempatan jika saatnya tiba,” kata Sudarmaji.
Malah Dendi yang bisa beroperasi sebagai striker atau sayap kiri, sudah mampu mencongkel pemain senior Fachrudin dari posisinya. Kendati demikian, Arema masih terganggu dengan jadwal pemusatan latihan tim nasional U-23 yang terancam berbenturan dengan jadwal reguler klub.
Untuk itu, tim berlogo kepala Singa bakal mengirimkan surat ke Badan Tim Nasional (BTN) agar mendapatkan kelonggaran atau keringanan jadwal. Artinya, keempat pemain itu bisa dipanggil sewaktu-waktu untuk memperkuat tim saat dibutuhkan.
“Apalagi kita mulai Maret akan bertanding di Liga Champion Asia (LCA). Pemain seperti Yongki, Dendi atau Kurnia Meiga sangat dibutuhkan klub. Kita akan meminta dispensasi agar di sela pemusatan latihan bisa sekaligus konsentrasi ke tim,” tandas Sudarmaji.
Sementara, ketika Arema menyumbang pemain terbanyak di tim nasional U-23, pukulan telak justru diperoleh tim tetangganya, Persema Malang. Dua pemain hasil naturalisasi, Irfan Bachdim dan Kim jeffrey Kurniawan, benar-benar tidak berguna untuk tim nasional.
Pelatih tim nasional Alfred Riedl membuktikan ucapannya tak akan mengambil risiko menarik pemain dari Liga Primer Indonesia (LPI). Praktis, Irfan Bachdim yang bersinar di Piala AFF 2010 silam, harus memendam impiannya memakai kostum tim merah-putih.
Pelatih Persema Timo Scheunemann sangat menyesali keputusan Alfred Riedl. Seharusnya seleksi pemain tidak dicampuri urusan di mana pemain yang bersangkutan bertanding. Setelah terbukti bermain bagus di Piala AFF, Timo mengklaim Irfan maupun Kim layak memperkuat U-23.
“Sangat mengecewakan. Kemarin di Piala AFF Irfan bermain bagus, tapi sekarang tidak dipanggil tim nasional. Seharusnya tim nasional tidak melihat di mana pemain bertanding, tapi lebih mempertimbangkan kualitas bermainnya,” uangkap Timo.
Inilah konsekuensi yang ditanggung Persema maupun Kim dan Irfan karena memutuskan ikut kompetisi LPI. Sebelumnya, walaupun berharap tetap menjadi bagian tim nasional, kedua pemain itu memang tidak begitu memikirkan peluangnya dipanggil Riedl.
Saat menandatangani kontrak dengan Persema dua pekan silam, Irfan Bachdim ingin berkonsentrasi pada permainannya di lapangan. Menjadi bagian tim nasional merupakan prioritas kedua setelah ia menunjukkan permainannya.
Arema Ajak Deltras Latih Tanding
November 11, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Arema FC telah menemukan lawan bermutu dalam program ujicoba selama libur kompetisi. Lawan yang sudah menyatakan bersedia menjadi sparring partner adalah tim Djarum Indonesia Super League (DISL), Deltras Sidoarjo. Rencana, hajatan ujicoba bakal dihelat pada 1 Desember mendatang di Stadion Kanjuruhan, Malang. Media Officer Arema FC Sudarmaji membenarkan Singo Edan sudah mengagendakan satu ujicoba, yakni kontra Deltras.
Pemilihan lawan bukan asal comot. Dengan pertimbangan teknis, The Lobster dianggap layak sebagai lawan ujicoba. Selain mempunyai kekuatan lumayan tangguh, sama-sama bertarung di DISL, Deltras juga pernah menahan Arema FC 1-1 saat bertanding di Gelora Delta.
“Deltras merupakan usulan dari pelatih Miroslav Janu. Deltras memang tim debutan, tapi sudah menunjukkan semangatnya untuk bertahan di Liga Super. Mereka dianggap cocok sebagai lawan ujicoba,” kata Sudarmaji.
Rencananya, selama libur kompetisi hampir dua bulan, Singo Edan mengagendakan tujuh kali ujicoba. Selain Deltras, calon lawan yang masih menjadi incaran adalah Tim Nasional Sea-Games atau Tim Nasional U-23 yang bakal melakukan pemusatan latihan di Kota Batu.
Arema telah mengirimkan proposal permintaan ujicoba dan masih menunggu konfirmasi dari tim nasional. “Kita sengaja tidak asal memilih lawan karena ujicoba nanti hampir sama dengan pertandingan kompetisi. Tujuannya menjaga stabilitas tim,” tambah mantan wartawan ini.
Ujicoba ini sebenarnya membawa dua manfaat bagi Arema. Pertama, menyeimbangkan teknis maupun fisik pemain selama libur panjang kompetisi. Kedua, mendapakan pemasukan dari hasil penjualan tiket. Sebab sejauh ini Arema adalah salah satu tim yang masih defisit milyaran rupiah.
Sementara itu, kubu Deltras Sidoarjo mengaku sudah mengirimkan surat persetujuan ujicoba di Stadion Kanjuruhan. Manajer Deltras Ayu Sartika Virianti mengungkapkan, Arema FC adalah lawan yang pas untuk program ujicoba.
“Arema FC adalah juara bertahan dan bisa menjadi ajang unjuk kemampuan bagi pemain Deltras. Ajakan ujicoba itu sangat bagus, karena memang selama libur kompetisi semua tim membutuhkan lawan untuk ujicoba, termasuk Deltras,” tutur Ayu.
Tim putih-merah tidak keberatan laga digelar di kandang Singo Edan, karena bagaimana pun jarak tempuh Sidoarjo-Malang tidak begitu jauh. Dengan begitu tidak membutuhkan biaya akomodasi yang besar. Deltras hingga kini juga tengah menyusun program untuk libur kompetisi mendatang.
Arema dan Deltras, termasuk tim yang bersahabat. Termasuk situasi luar lapangan antara Aremania dan Deltamania yang tidak ada masalah. Malah saat bertanding di Gelora Delta Sidoarjo, Aremania dengan rukun berdampingan dengan Deltamania.
Pertimbangan itu juga yang membuat sisi keamanan tak begitu dikhawatirkan. “Hubungan kita dengan Arema bagus, supporter juga baik-baik saja. Jadi soal keamanan tidak ada masalah, kalau pun Deltamania ada yang ke Malang,” tandas Ayu.
Persib Sesalkan Kegagalan Penalti Timnya
July 19, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Persib Bandung menelan kekalahan 0-3 dari Arema Indonesia Malang di leg 1 8 Besar Piala Indonesia. Pelatih Persib Robby Darwis menyesalkan kegagalan timnya mengeksekusi dua penalti. Bertarung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (18/7/2010), dua penalti Persib yang semuanya dieksekusi Christian Gonzalez di menit 40 dan 74 gagal berbuah gol karena ditahan kiper Arema Kurnia Mega.
Penalti pertama di menit 40 punya arti penting karena sebenarnya saat itu skor masih imbang 0-0. Setelah itu, Persib justru tertinggal setelah Arema mencetak gol pembuka di menit 57.
“Mental pemain turun setelah lebih dahulu kebobolan,” komentar Robby Darwis kepada pers seusai pertandingan.
Secara terpisah, pelatih Arema Robert Albert Rena mengaku dirinya menekankan kepada para pemain untuk menciptakan gol di 15 menit pertama babak kedua.
“Sengaja saya tekankan kepada para pemain untuk lebih semangat dan harus menjaga gawang tetap kosong, serta harus mampu menciptakan gol di menit-menit pertama babak kedua,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, pelatih asal Belanda ini juga meminta kepada managemen Arema untuk segera membayar sisa gaji para pemain yang masih ditunggak karena pemain Arema sudah menunjukkan profesionalitas sebagai pemain bola.
“Tolong gaji mereka segera diberikan,” harapnya.
Di Piala Indonesia, Arema Kalahkan Persib 3-0
July 19, 2010 by Administrator · 2 Comments
Laga Bola – Arema Indonesia menunjukkan keperkasaannya dengan menundukan Persib Bandung 3-0 dalam laga leg pertama 8 Besar Piala Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Minggu (18/7/2010). Tiga gol Arema diciptakan di babak kedua.
Tiga gol Arema masing-masing dilesakkan oleh Rahmat Afandi di menit 57, Pierre Njanka lewat titik penalti di menit 67, serta Dendi Santosa tiga menit setelah gol kedua.
Kemenangan telak ini membuat Arema berpeluang besar lolos ke semifinal Piala Indonesia karena di leg kedua di Bandung, ‘Singo Edan’ hanya butuh hasil imbang atau kalah tidak lebih dari dua gol.
Jalannya pertandingan
Kedua tim tampil agresif sejak menit-menit awal babak pertama. Rahmat Afandi dipasang sebagai ujung tombak oleh pelatih Arema Robert Albert menggantikan Noh Alam Shah.
Berulang kali peluang-peluang Arema mampu dihadang oleh kiper Persib Markus Haris Maulana yang bermain prima dalam pertandingan sore itu. Meskipun di lini tengah pemain Arema lebih menguasai permainan, Persib sanggup bertahan.
Persib justru berpeluang unggul lebih dulu saat Njanka menjatuhkan Budi Sudarsono di kotak penalti menit 40. Wasit Jimmy Napitupulu pun memberikan penalti bagi Persib. Namun eksekusi Christian Gonzales terlalu lemah sehingga ditahan kiper Kurnia Mega. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di menit 57, Arema unggul 1-0. Umpan panjang Zulkifli dari belakang langsung ke jantung pertahanan Persib dan dimanfaatkan Rahmat Afandi dengan menyapu si kulit bundar ke arah gawang.
Unggul satu gol membuat para pemain Arema semakin semangat untuk menembus pertahanan lawan. Gol kedua kemudian tercipta di menit 67 lewat eksekusi penalti Njanka. Penalti diberikan wasit karena tendangan keras Dendi Santosa memanfaatkan umpan lambung Zulkifli mengenai tangan Gilang Angga di dalam kotak pinalti.
Tiga menit berselang, Arema menambah gol lagi. Mendapat umpan silang dari sisi kiri, Dendi Santosa yang berdiri bebas depan garis penalti langsung menyodorkan bola ke arah gawang. Skor 3-0 membuat gemuruh Stadion Kanjuruhan yang dipadati puluhan ribu Aremania.
Persib mendapat peluang emas untuk setidaknya memperkecil ketertinggalan kala memperoleh penalti kedua di menit 74 akibat pelanggaran keras Irfan Raditya kepada Budi Sudarsono di kotak terlarang.
Lagi-lagi Gonzalez yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal melaksanakan tugasnya karena sepakannya masih bisa dipatahkan oleh kiper Kurnia Mega. Hingga skor 3-0 tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Empat kartu kuning dikeluarkan wasit dalam pertandingan ini, dua kartu kuning untuk pemain Arema yaitu Piere Njanka dan Irfan Raditya setelah menjatuhkan dua pemain Persib di kotak pinalti. Sementara dua kartu kuning pemain Persib diberikan kepada Nova Arianto dan Hariono.
Arema Tekuk Persitara 2-0 Di Hadapan Presiden SBY
March 30, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Malang Laga Bola – Nampaknya Arema Indonesia kian kokoh di puncak klasemen Liga Super Indonesia (ISL). Tiga poin penuh berhasil dipetik anak-anak ‘Singo Edan’ dengan menekuk Persitara Jakarta Utara 2-0. Pertarungan Arema kontra Persitara berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kamis (30/3/2010), dengan disaksikan oleh puluhan ribu Aremania serta tamu spesial, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Dua gol Arema pada pertandingan itu dicetak oleh Mohammad Ridhuan di babak pertama serta pemain pengganti Dendy Santoso di babak kedua. Hasil ini membuat Arema terus bercokol di puncak ISL dengan nilai 54 dari 26 pertandingan. Sedangkan Persitara berada di dasar klasemen karena baru mengoleksi 20 angka.
Jalannya pertandingan
Bertindak sebagai tamu, Persitara justru menjadi tim pertama yang memetik peluang. Menit 15, umpan Suwita Patha diteruskan dengan tendangan Diego Mendieta, tapi gagal berbuah gol karena ditepis kiper Arema, Kurnia Mega. Tak sampai semenit, Arema ganti memperoleh kans. Tendangan penyerang Arema asal Singapura, Mohammad Noh Alam Shah, masih bisa ditahan oleh penjaga gawang Persitara, Hisanori Takada.
Pertandingan memasuki menit 32 ketika Arema berhasil memecah kebuntuan. Menerima umpan panjang, Ridhuan yang menusuk ke kotak penalti melepaskan tendangan terukur menyobek jala Takada. Persitara mendapatkan peluang terakhirnya di babak pertama di menit 39. Tendangan terukur Tantan dari sisi kanan gawang Kurnia Mega masih menyamping tipis di sebelah tiang kanan gawang.
Sepuluh menit babak kedua berjalan, Arema nyaris menambah gol. Sebuah umpan dari Alam Shah kepada Roman Chmelo diteruskan dengan tendangan keras yang masih membentur tiang gawang Persitara. Lima menit berselang, kembali Chmelo gagal memaksimalkan peluang. Tendangan deras kaki kiri pemain asal Rumania itu melebar tipis di kanan gawang Takada.
Arema akhirnya berhasil menambah gol di menit 69. Mendapat umpan di dalam kotak penalti, Chmelo yang berdiri bebas bersikap tak egois dengan membagi bola ke Dendy yang tanpa kesulitan menyontek bola masuk gawang lawan. Gelandang agresif Persitara, Tantan, kembali gagal mencetak gol ketika tendangannya di menit 71 masih bisa ditahan Kurnia Mega yang tampil cukup apik di bawah msitar Arema.
Skor 2-0 buat kemenangan Arema pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
PSSI Tetap Tolak PK Jeremiah
February 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Jakarta Laga Bola – Ternyata ambisi klub-klub Indonesia Super League (ISL) untuk mengontrak Ernest Jeremiah tampaknya harus dikubur dalam-dalam setelah PSSI menolak peninjauan kembali (PK) terhadap pemain yang tengah mendapat hukuman itu.
Jeremiah saat ini menjadi incara Persija Jakarta dan Persebaya. Persija malah beberapa saat lalu sudah siap meminang mantan striker Persipura Jayapura itu untuk mendampingi trio Bambang Pamungkas, Aliyudin dan Musafry di lini depan.
Masalahnya, Jeremiah sedang dalam larangan tiga tahun bermain di Indonesia sebagai buntut aksi tandukannya kepada wasit purwanto saat final Copa Indonesia musim lalu melawan Sriwijaya FC.
Dan kini harapan Persija, Persebaya atau klub lainnya harus ditutup rapat-rapat karena PSSI tak ingin pemain asal Nigeria itu bermain lagi di Tanah Air.
“Jeremiah sudah mengajukan peninjauan kembali kepada putusan Komdis lalu, namun melalui rapat EXCO (Executive Committe) Selasa (16/2) kemarin, kami tolak PK dia,” tegas juru bicara EXCO, Mafirion.
“Kami mendatangkan para pemain asing untuk meningkatkan gairah kompetisi dan transfer skill. Namun karena Jeremiah membawa pengaruh buruk, maka hal itu tidak bisa diterima dan tidak akan kami ampuni,” lanjutnya.
Tak hanya Jeremiah, mantan striker Arema Indonesia Emile Betrand Mbamba yang terkena skorsing lima tahun akibat memukul wasit pada babak 8 besar Divisi Utama 2007 pun ditolak PK-nya dengan alasan sama.




