Ranieri: Inter Punya Banyak Alternatif
February 7, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Claudio Ranieri menerima dengan lapang dada kekalahan AS Roma dari Inter Milan pada lanjutan Serie A, dini hari tadi. Menurutnya, Inter memang pantas menang karena memiliki pemain alternatif yang lebih mumpuni ketimbang skuadnya.
Drama terjadi di Giuseppe Meazza saat Nerazzurri menjamu Giallorossi. Inter yang tampil di hadapan pendukungnya sempat diprediksi bakal menang dengan mudah setelah sempat unggul 4-1. Namun, kubu tuan rumah dibuat ketar-ketir oleh penampilan spartan tim Serigala Ibukota yang mampu mempertipis ketertinggalannya menjadi 4-3 dengan 10 pemain.
Beruntung bagi Inter, Esteban Cambiasso berhasil memastikan tiga angka buat timnya lewat golnya di penghujung laga. Inter pun menang 5-3, dan sukses memangkas jaraknya dengan AC Milan di puncak klasemen jadi hanya terpaut lima angka.
“Komposisi Inter kali ini (di tangan Leo) berbeda. Saat mereka melakukan pergantian, mereka selalu memiliki pemain yang mampu membuat perbedaan. Substitusi juga sangat krusial untuk mendapatkan hasil dan saat ini (komposisi pemain) kami tak sebanding dengan mereka,” ujarnya.
Dengan kekalahan ini, posisi Roma melorot ke peringkat tujuh klasemen sementara, terpaut 10 poin dari Milan. Hal ini membuat peluang Il Lupi bersaing merebut scudetto pun kian sulit.
“Kami harus berusaha keras untuk mengejar (Milan) dan itu bukan perkara mudah. Tapi bagaimanapun, kami harus tetap berusaha dan yang terpenting selalu memberikan penampilan terbaik hingga wasit meniup peluit akhir,” tandasnya.
As Roma Butuh Amunisi Baru
February 4, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Pelatih AS Roma Claudio Ranieri mengakui kurangnya amunisi baru hingga menyulitkan Giallorossi dalam persaingan merengkuh trofi Sudetto.
Praktis, akibat krisis finansial yang menimpa Roma, tim besutan Ranieri ini tidak melakukan belanja pemain pada Januari lalu. Malahan Giallorossi harus kehilangan beberapa pemainnya. Sebut saja seperti Julio Baptista (Malaga), Okaka (Bari), Cicinho (Villarreal), Antunes (Livorno).
Beda halnya dengan Roma, pesaing mereka AC Milan dan Inter Milan justru banyak mendatangkan pemain baru. Terkait ada pernyataaan yang mengatakan Giallorossi tidak membutuhkan pemain baru, The Tinkerman menyangkalnya.
“Direktur olahraga Roma, Daniele Prade mengatakan Milan dan Inter memang sedang membutuhkan pemain baru, tapi kami tidak? Saya tidak setuju dengannya,” ujar Ranieri.
“Mereka (Milan dan Inter) tetap lebih kuat dari kami. Mereka memiliki uang lebih banyak untuk membeli pemain, dan mampu menekan pasar,” jelasnya.
Robinho: “Tugas Saya Bukanlah Mencetak Gol”
January 15, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola - Robinho sejauh ini tampil impresif bersama AC Milan. Meski begitu pemain Brasil itu dinilai sering membuang peluang mencetak gol. Robinho menegaskan bahwa mencetak gol bukan tugas utamanya.
Data dari Soccernet menunjukkan bahwa sejauh ini Robinho mencetak enam gol di kompetisi Seri A. Dalam tiga penampilan terakhir yakni melawan AS Roma, Cagliari, dan Udinese, pemain asal Brasil tersebut puasa mencetak gol.
Di tiga pertandingan itu, eks Real Madrid dan Manchester City tersebut melepaskan total tujuh kali tembakan, dan dua di antaranya mengarah ke gawang lawan. Alhasil Robinho pun dinilai sering menyia-nyiakan kesempatan.
Menanggapi hal ini, Robinho tak risau. “Orang mengatakan bahwa saya membuang terlalu banyak peluang. Namun saya ulangi bahwa tugas saya bukanlah mencetak gol,” jelas dia di Football-Italia.
“Tujuan saya adalah membantu proses serangan untuk Zlatan Ibrahimovic atau Alexandrea Pato. Jika saya berhasil mencetak gol, maka itu akan memberikan kegembiraan tambahan bagi saya,” tandas pemain kelahiran 25 Januari 1984 itu.
Roma Tampung Adriano Dengan Syarat
June 5, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – AS Roma belum mengurungkan niatnya menggaet Adriano Leite. Mereka tidak terpengaruh dengan kabar miring yang kerap menimpa sang pemain. Adriano kembali dihadang masalah kedispilinan. Kali ini bahkan sampai menyeret pihak kepolisian.
Dia tertangkap kamera tengah bersama gembong mafia ternama di Brasil. Lebih gawatnya lagi The Emperor berpose dengan menggengam sebuah senapan laras panjang.
Publik Giallorossi yang awalnya menyambut bahagia ide mendatangkan Adriano ke Olimpico Roma, kini mulai skeptis. Mereka takut mantan pemain Inter Milan tersebut kembali membuat ulah sesampainya di Roma.
Seperti diberitakan La Gazzetta Dello Sport, Sabtu (5/6/2010) lain hal dengan manejemen klub, Mereka malah masih ngotot hendak memakai jasa Adriano, tapi dengan mengajukan beberapa syarat.
Mereka meminta pemain asal Brasil itu menandatangani perjajian tambahan yang berisi perintah agar sang pemain menjalankan program diet ketat, berhenti mengkonsumsi alkohol dan jika dia tertangkap kamera tengah bersenang-senang di malam hari, maka pihak klub berhak memberikan hukuman.
Sialnya Inter Milan di Stadion Olimpico
March 28, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Roma Laga Bola – Diego Milito mengklaim kalau Inter Milan setidaknya layak menyudahi laga kontra AS Roma dengan hasil imbang. Soalnya dalam pertandingan tersebut tiga peluang Nerazzurri dimentahkan mistar gawang. Inter dipaksa bertekuk lutut dengan skor 1-2 saat melawat ke Stadion Olimpico menghadapi AS Roma. Meski belum tergeser dari puncak klasemen, Nerazzurri kini cuma punya keunggulan satu poin atas serigala-serigala ibukota.
Selain menyesali kekalahan, hal lain yang layak disalahkan Inter dari hasil itu adalah soal nasib baik. Di samping kesalahan yang dibuat Julio Cesar dan berbuntut lahirnya gol pertama Roma, upaya Nerazzurri mencetak gol tiga kali terhalang mistar gawang.
Yang pertama terjadi di jelang turun minum, saat tandukan Walter Samuel meneruskan umpan tendangan sudut membentur mistar gawang. Di awal babak kedua skenario serupa terulang saat tendangan Milito dari sudut sempit sempat membentur pemain belakang Roma dan mentah oleh mistar gawang. Yang paling menyakitkan terjadi di menit kelima masa injury time. Inter yang tertinggal 1-2 bisa menyamakan kedudukan andai saja upaya terakhir Milito tidak menyasar mistar.
“Sayang sekali Toni bisa mencetak gol kedua setelah kami membuat gol penyama, dan itu menjadi pukulan buat kami. Saya pikir hasil imbang cukup adil karena kami membentur tiang tiga kali . Tapi itu sama sekali tak mengubah musim kami. Semuanya masih tergantung kami sendiri,” sahut Milito di situs resmi Inter.
Gianluca Zambrotta Siap Comeback untuk Tiga Poin
March 4, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Milan Laga Bola – Gianluca Zambrotta siap melakukan comeback pasca cedera betis dengan menghadapi AS Roma akhir pekan ini. Menurut bek senior ini, timnya wajib meraih poin penuh demi mengejar Inter Milan.
Zambrotta akhirnya kembali. Mantan pemain Juventus dan Barcelona ini dilaporkan telah sembuh dari cedera betis yang didapatnya ketika membela Rossoneri melawan Palermo pada 13 Desember lalu.
Pemain berusia 33 tahun ini direncanakan turun di dalam big match melawan Roma, Sabtu (6/3/2010). Meski tergolong berat, namun Zambrotta tetap optimis timnya bakal membawa tiga poin.
Partai ini amatlah krusial buat Milan yang kini berada di posisi dua klasemen. Sebab, Roma saat ini tepat berada di belakang mereka dengan jarak tiga poin saja. Jika Diavolo Rosso lengah, Il Lupo siap mencuri poin sekaligus akan memberikan tekanan lebih besar.
“Melawan Roma akan menjadi sebuah pertandingan yang penting. Mereka berada di belakang kami dan kami ingin tetap berpacu dengan Inter,” sahut Zambrotta kepada Skysport 24 yang dilansir Yahoosports.
“Kami akan mencoba mengatasi Roma dan berharap kami dapat menampilkan permainan terbaik.”
Mengenai laga menghadapi Manchester United di Liga Champions, Zambrotta penuh percaya diri. Pria yang lahir di Como, Italia ini yakin timnya mampu menjejak perempat final. “Kami akan ke sana dengan sebuah tempat di babak perempat final,” pungkasnya.
Juan Telah Membuat As Roma Beda
February 10, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Roma Laga Bola - Berkat sejumlah penampilan apik, AS Roma berhasil melesat ke posisi dua klasemen sementara. Salah satu penyebabnya boleh jadi adalah sosok Juan si pemain bertahan.
Sempat harus bergelut dengan cedera, bek Brasil tersebut kembali ke susunan pemain saat Roma menghadapi Atalanta akhir November tahun lalu. Setelah itu, statistik performa Roma menanjak.
Dalam catatan Italia tercatat setelah Juan tampil dan bermain di lapangan, Roma hanya kebobolan lima kali di laga Seri A. Ketangguhan di lini belakang ini menjadi fondasi penting dalam mengoleksi tujuh kemenangan dan dua hasil imbang.
Dengan Juan mengawal lini belakang, gawang Roma hanya kebobolan masing-masing satu lawan Atalanta, Juventus, Siena dan sepasang lawan Cagliari. Di dua laga pertama yang disebut, Giallorossi meraih kemenangan sedangkan melawan Cagliari hanya imbang 2-2.
Ini cukup kontras dengan data pertandingan Roma sebelum Juan dapat bermain. Dari 13 laga sebelum menghadapi Atalanta, gawang ‘Serigala’ kebobolan 21 gol di Seri A.
Akan tetapi, Juan justru malah memberikan pujian besar untuk sang pelatih Claudio Ranieri atas capaian Roma sejauh ini. Bek Brasil itu menyebut sang allenatore telah berhasil memompa kepercayaan diri anak-anak tim ibukota.
“Semenjak Ranieri datang kami telah menemukan motivasi yang tepat. Pelatih datang tanpa gembar-gembor dan berhasil menanti saat yang tepat untuk membuat perubahan taktis,” ucap Juan akhir pekan lalu.
Spalletti Salahkan Fisik Pemain
August 31, 2009 by admin · Leave a Comment
Roma Lagabola – AS Roma harus menelan kekalahan keduanya secara beruntun tatkala menyerah dari Juventus 1-3. Pelatih Luciano Spalletti menilai hasil itu adalah akibat fisik pemain yang buruk. Meski bermain di kandang sendiri, Olimpico Roma, Senin (31/8/2009) dinihari WIB, Roma harus mengakui keunggulan Juve yang punya dua pemain baru nan cemerlang, Diego dan Felipe Melo.
Sebetulnya, permainan Roma tidak terlalu buruk, apalagi di babak pertama. Terbukti, Giallorossi mampu mengimbangi dan skor 1-1 jadi kesimpulan 45 menit pertama pertandingan. Tapi kondisi sebaliknya terjadi di babak kedua. Roma mulai melemah dan Juve menghukum mereka dengan dua gol tambahan yang membuat Giallorossi masih nihil kemenangan di dua laga.
“Kami harus membangun kontinuitas. Kami bermain baik tetapi kami tidak cukup bagus secara fisik di fase-fase final pertandingan,” komentar Spalletti yang dikutip Goal. Walau kalah, Spalletti memberi pujian khusus untuk Daniele De Rossi yang mencetak gol tunggal Roma. Spalletti meminta pemain Il Lupi lainnya mencontoh determinasi De Rossi. “Benar, tak semua pemain memperlihatkan rasa lapar yang sama seperti De Rossi. (Jeremy) Menez dan (Francesco) Totti contohnya, lebih kreatif dan tidak selalu tampil bersemangat seperti De Rossi,” kata Spalletti.




