Atletico Madrid, Juara Perdana
May 13, 2010 by Administrator · Leave a Comment
HAMBURG Laga Bola – Atletico Madrid keluar sebagai juara di pentas Europa League usai menumbangkan Fulham dengan skor tipis 2-1, Kamis (13/5/2010). Klub besutan Quique Sanchez Flores sekaligus mencatatkan diri sebagai pemenang di musim perdana turnamen ini. Dua gol kemenangan Los Colchoneros diciptakan oleh bomber maut Diego Forlan. Sedangkan angka The Cottagers disumbangkan Simon Davies. Pemenang pada pertandingan puncak ini sendiri baru diketahui setelah melewati dua kali waktu tambahan.
Atletico dan Fulham memulai laga dengan penuh semangat. Secara materi mereka juga siaga penuh karena menurunkan hampir seluruh pilar. Pertandingan baru berjalan 12 menit Atletico sudah mampu memberikan ancaman pertama. Sebuah tendangan spekulasi dari Forlan berhasil menyetuh tiang gawang Fulham. Kubu lawan berhasil membalas pada menit ke-20′. Davies melancarkan sebuah volley ke arah gawang lawan, namun masih bisa dikuasai penjaga gawang muda David de Gea.
Atletico berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-32′. Forlan yang berhasil menggetarkan jala gawang Mark Schwarzer melalui sebuah sepakan menyambut umpan silang Jose Antonio Reyes. Keunggulan wakil Spanyol itu hanya bertahan lima menit. Davies kali ini benar-benar sukses meceploskan bola ke gawang sekaligus menyamakan angka. Dia meneruskan umpan Zoltan Gera untu menjadikan kedudukan kembali setara 1-1.
Jelang turun minum Forlan lagi-lagi mendapatkan sebuah peluang emas di mulut gawang. Sayang, sepakan kerasnya menyapu bola liar hasil corner kick Reyes masih bisa ditepis Schwarzer. Babak pertama pun ditutup dengan skor seri 1-1. Paruh waktu kedua dibuka, kedua tim sama-sama mengambil inisiatif menyerang. Dua peluang didapatkan Atletico pada 15 menit awal, melalui Antonio Lopez dan Sergio aguero, sialnya belum ada yang bisa berbuah gol.
Baik Atletico maupun Fulham bermain hati-hati ketika waktu memasuki menit 70′. Alhasil, pertandingan berjalan monoton bahkan cenderung membosankan dan skor 1-1 sendiri masih bertahan sampai waktu normal habis. Pada babak ekstra pertama kubu Fulham bermain sedikit lebih garang dari sebelumnya. Dua peluang emas berhasil diciptakan oleh Davies dan Erik Nevland meskipun akhirnya kandas di tangan de Gea dan masih belum bisa mengubah kedudukan.
Sempat terbesit dalam pikiran sebagian publik, final perdana Europa League ini akan dituntaskan dengan drama adu penalti. Untungnya Forlan muncul sebagai pahlawan kemenangan dengan berhasil merobek jala gawang Schwarzer untuk kali kedua pada menit ke-116′. Dia meneruskan umpan terukur Aguero dari sisi kiri lapangan. 2-1 Atletico kembali memimpin.
Hingga waktu tambahan kedua berakhir, Fulham belum bisa mengejar ketertinggalan dan tentunya harus rela hanya menyandang status runner-up pada pagelaran kali ini. Sementara di kubu Atletico bersorak gembira menyambut keberhasilan menjadi juara Europa League di musim perdananya.
Susunan pemain
Atletico Madrid: De Gea, Ujfalusi, Perea, Dominguez, Antonio Lopez, Reyes, Paulo Assuncao, Raul Garcia, Simao, Forlan, Aguero.
Fulham: Schwarzer, Baird, Konchesky, Hangeland, Hughes, Davies, Duff, Etuhu, Murphy, Gera, Zamora.
Menunggu Nasib ke Dua Andalannya
May 12, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Hamburg Laga Bola – Fulham sangat mengandalkan Bobby Zamora dan Damien Duff. Klub London barat itu pun berharap-harap cemas menunggu kepulihan dari dua punggawa gacoan yang tengah cedera itu. Kehadiran keduanya dibutuhkan saat Fulham bermain menghadapi Atletico Madrid di final Europa League di HSH Nordbank Arena, Hamburg, Kamis (13/5/2010) dinihari WIB nanti.
Sampai saat ini, keduanya tanda tanya. Zamora masih dibekap cedera achilles dan Duff terbelit cedera kaki. Meski pada Senin (10/5) keduanya sudah berlatih, kekhawatiran Fulham tetap belum musnah.
“Semoga mereka akan bisa bermain lagi dan kami masih harus menunggu apakah muncul reaksi dari (latihan) itu,” ujar manajer Fulham Roy Hodgson.
“Saya sudah diberi tahu indikasi awal mereka tidak menderita apapun dari latihan kemarin jadi harapan saya adalah mereka bisa bermain,” tukas Hodgson menghadapi final Eropa pertama mereka dalam 131 tahun sejarah klub.
Namun sayangnya harapan Hodgson agak meleset dari kenyataan. Zamora dilaporkan tidak ikut latihan pada Selasa serta pada saat menjajal lapangan stadion tempat pergelaran final.
Zamora adalah andalan utama Fulham di lini depan dengan telah mencetak 19 gol buat The Cottagers di semua ajang. Sementara Duff adalah pemain sayap kiri yang kecepatan dan umpan-umpannya banyak membahayakan lawan.
Disamping Puas Forlan Juga Was-was
April 23, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Madrid Laga Bola – Sebuah gol yang dibuat Diego Forlan memastikan kemenangan Atletico Madrid atas Liverpool. Sang striker mengaku puas dengan gol tersebut, meski juga dinaungi was-was saat harus melawat ke Anfield.
Atletico berhasil memaksimalkan keuntungan bermain di kandang saat menghadapi Liverpool di leg pertama semifinal Europa League, Jumat (23/4/2010) dinihari WIB dengan memetik kemenangan 1-0. Gol tunggal kemenangan tuan rumah dilesakkan Diego Forlan di menit sembilan.
Hasil tersebut jelas tak menjamin apapun buat wakil Spanyol itu. Apalagi leg kedua yang digelar sepekan kedepan bakal dilangsungkan di Anfiel, markas The Reds yang terkenal angker. Inilah yang membuat Forlan was-was.
“Kami gembira tapi kami juga tahu masih ada 90 menit pertandingan yang menunggu dan itu akan sulit,” sahut Forlan usai laga seperti dikutip dari Reuters.
Di babak perempatfinal, Liverpool juga lebih dulu kalah 1-2 saat melawat ke Benfica. Namun di kandangnya sendiri, Steven Gerrard cs mampu membalas dengan skor telak 4-1.
“Itu akan sulit. Mereka bermain bagus di Anfield dan mereka juga klub yang kuat,” pungkas striker Uruguay itu.
Anfield pernah meninggalkan kesan manis buat Forlan saat dia masih membela Manchester United. Di musim 2002/2003 dia mencetak dua gol yang mengantar The Red Devils menang 2-1 atas The Reds di ajang Liga Inggris.
‘Bendera Putih’ Liverpool ke Liga Champions
April 12, 2010 by Administrator · 1 Comment
Laga Bola – Hasil imbang 0-0 yang diraih Liverpool dengan Fulham membuat Manajer Rafael Benitez kehilangan semangat. Bila sebelumnya Rafa optimistis bisa finis di peringkat 4 klasemen akhir, maka kini tidak lagi. Hasil imbang itu membuat The Reds berada di posisi 6 klasemen sementara Liga Inggris (Premier League) dengan koleksi 56 poin. Selisih enam poin dengan Manchester City yang berada di peringkat 4. Beban itu bertambah karena City memiliki sisa satu pertandingan di tangan.
“Pertanyaan berikut adalah soal peringkat 4 dan itu akan sangat sulit. Sekarang tidak lagi dalam kuasa kami, tapi tergantung dari tim lain,” kata Rafa.
“Perbedaan poin saat ini terlalu besar. Saya rasa akan amat sangat sulit. Jadi sekarang kami harus realistis,” ujarnya lagi.
Tersingkirnya The Reds dari posisi empat besar membuat mereka kemungkinan besar akan kembali berlaga di Europa League. Musim ini Steven Gerrard dan kawan-kawan berlaga di pentas nomor dua antarklub Eropa itu setelah tersingkir di fase penyisihan grup Liga Champions. Namun, tak percuma mereka ‘terbuang’. Sebab di Europa League, The Reds telah melaju ke babak semifinal untuk menghadapi Atletico Madrid.
Analisis Delapan Grup Liga Champions
September 14, 2009 by admin · 2 Comments
Jakarta lagabola – Liga Champions musim 2009/2010 dimulai pekan ini, dibuka dengan 16 pertandingan di hari Selasa dan Rabu malam. Berikut ini analisis singkat tentang peta kekuatan di delapan grup, seperti disarikan dari Reuters:
Grup A: Bayern Munich, Juventus, Girondins Bordeaux, Maccabi Haifa
Bayern dan Juve memiliki nasib berbeda di awal musim kompetisi domestik. Bayern baru menang dua kali dari lima pertandingan, sedangkan Juve, diinspirasi pemain baru Diego, telah memenangi tiga laga pertamanya.
Kedatangan Arjen Robben di Munich semesitnya memberi dorongan besar untuk juara Eropa 2001 itu. Namun, di bawah pelati Laurent Blanc, Bordeaux yang berstatus juara Prancis bisa menjadi ganjalan buat dua tim raksasa tersebut.
Grup B: Manchester United, CSKA Moskow, Besiktas, Wolfsburg
Rekor tak terkalahkan dalam 25 pertandingan Liga Champions milik Manchester United diakhir Barcelona di laga final musim lalu. Tapi mereka masih punya rekor tak terkalahkan di Old Trafford sejak 2007.
Akan menarik untuk mengetahui pengaruh hilangnya Cristiano Ronaldo dari skuad ‘Setan Merah’. Lawatan ke Rusia dan Turki bukanlah perjalanan yang mudah. Juara Jerman yang mengejutkan, Wolfsburg, juga tak bisa dipandang sebelah mata walaupun baru kali ini mengikuti Liga Champions.
Grup C: AC Milan, Real Madrid, Olimpique Marseille, FC Zurich
Ekspektasi sangat tinggi untuk Real Madrid gara-gara biaya 250 juta euro untuk memborong antara lain Ronaldo, Karim Benzema, dan Xabi Alonso. Plus Kaka, pertemuan Madrid versus Milan akan menjadi sebuah atraksi ekstra.
Real kalah di babak 16 besar dalam lima musim terakhir, tapi mereka punya motivasi lebih untuk menapak level lebih tinggi karena partai puncak sudah diagendakan di kandang mereka, Santiago Bernabeu, di bulan Mei 2010.
Grup D: Chelsea, FC Porto, Atletico Madrid, APOEL Nicosia
Carlo Ancelotti dari Chelsea sedang mencoba menjadi pelatih kedua setelah Ottmar Hitzfeld yang memenangi Liga Champions dengan dua klub berbeda. Ia sukses memenangkan Milan di tahun 2003 dan 2007.
Porto sudah tujuh musim beruntun masuk putaran grup, dan hyanya satu kali gagal lolos ke fase knockout. Atletico Madrid kembali berjuang di turnamen ini, setelah tahun lalu terhenti di babak 16 besar saat kalah gol tandang dari Porto.
Grup E: Liverpool, Lyon, Fiorentina, Debrecen
Liverpool, juara 2005, sepertinya butuh spirit Eropa yang kuat setelah menuai hasil naik-turun di awal performanya di Liga Inggris.
Lyon selalu lolos dari fase grup dalam enam musim terakhir, sedangkan Fiorentina mengincar level itu yang pertama sejak 1999/2000. Debrecen melakukan debutnya di babak grup dan menjadi tim Hongaria pertama yang masuk selama lebih dari satu dekade.
Grup F: Barcelona, Inter Milan, Dinamo Kiev, Rubin Kazan
Barcelona sang juara bertahan dan Inter bertukar penyerang di musim ini. Sejauh ini Zlatan Ibrahimovic dan Samuel Eto’o telah menunjukkan performa yang menjadikan di klub barunya masing-masing.
Eto’o mencetak gol pembuka dalam dua kemenangan terakhir Barca di final Liga Champions (2006 dan 2009), sementara Inter belum pernah memenangi kompetisi top Eropa ini sejak 1965. Andriy Shevchenko akan kembali bermain di Liga Champions dengan klub lamanya, Dinamo Kiev.
Rubin Kazan? Debutan yang bahkan baru satu kali menjuarai Liga Rusia (di tahun 2008).
Grup G: Sevilla, Rangers, VfB Stuttgart, Unirea Urziceni
Sevilla, Rangers, Sevilla boleh dibilang memiki kekuatan berimbang sebagai tim kelas dua di kancah Eropa. Unirea Urziceni memang anak bawang dan baru pertama kali tampil di ajang ini. Namun mereka punya pelatih yang punya pengalaman bermain di turnamen ini bersama Chelsea: Dan Petrescu.
Grup H: Arsenal, AZ Alkmaar, Olympiakos Pireus, Standard Liege
Arsenal masih gusar dengan skorsing dua pertandingan untuk Eduardo da Silva gara-gara diving di pertandingan kualifikasi melawan Celtic. Mereka akan mengawali kiprahnya dengan menghadapi juara Belgia Standard Liege, setelah dua kali kalah berturut-turut dari Manchester United dan Manchester City di Premier League.
Juara Yunani Olimpiakos untuk kali ke-11 berturut-turut masuk babak grup, sedangkan AZ Alkmaar adalah salah satu dari delapan tim debutan Liga Champions di musim ini. Mereka musim lalu memenangi Liga Belanda di bawah asuhan pelatih Louis van Gaal, yang kini sudah pindah ke Bayern Munich.
* Dua tim teratas masing-masing grup lolos ke fase sistem gugur, dan tim peringkat tiga akan masuk babak 32 besar Europa League.
Pembagian Grup Liga Champions
August 28, 2009 by admin · 2 Comments

MONACO Lagabola – Pembagian grup Liga Champions sudah selesai dilakukan. Hasilnya, cukup mengejutkan dimana beberapa klub besar tergabung dalam satu grup, seperti Barcelona dan Inter Milan. Pada Grup A, Bayern Munich harus tergabung dengan wakil Italia Juventus, Bordeaux dan Maccabi Haifa. Manchester United mendapat grup relatif ringan di Grup B, dengan CSKA Moskow, Besiktas dan Wolfsburg.
Sementara AC Milan harus tergabung dengan Real Madrid. Dua bintang Kaka dan Klaas Jan Huntelaar akan saling menghadapi mantan klubnya. Milan dan Madrid ditemani Marseille dan Zurich. Chelsea juga mendapat grup relatif ringan di Grup D, bersama Porto, Atletico Madrid dan pendatang baru APOEL. Liverpool ada di Grup E bersama Lyon, Fiorentina dan Debrecen.
Grup F menjadi saksi pertarungan Barcelona dan Inter Milan. Zlatan Ibrahimovic dan Samuel Eto’o akan saling bersua di babak penyisihan grup. Dua tim lainnya Dynamo Kyiv dan Rubin Kazan. Pada Grup G Sevilla bersua wakil Skotlandia Glasgow Rangers, Stuttgart dan Unirea Urziceni. Sedangkan Grup H, Arsenal berpeluang lolos ke babak berikut setelah hanya tergabung dengan AZ Alkmaar, Olympiakos dan Standard Liege.
Grup A: Bayern Munich, Juventus, Bordeaux, Maccabi Haifa
Grup B: Manchester United, CSKA Moscow, Besiktas, Wolfsburg
Grup C: AC Milan, Real Madrid, Marseille, Zurich
Grup D: Chelsea, Porto, Atletico Madrid, APOEL
Grup E: Liverpool, Lyon, Fiorentina, Debrecen
Grup F: Barcelona, Inter Milan, Dynamo Kyiv, Rubin Kazan
Grup G: Sevilla, Rangers, Stuttgart, Unirea Urziceni
Grup H: Arsenal, AZ Alkmaar, Olympiakos, Standard Liege
Atletico Madrid Genggam Tiket Champions
August 26, 2009 by admin · Leave a Comment

MADRID LagaBola – Atletico Madrid berhasil mengamankan satu tempat ke babak utama Liga Champions musim ini. Rojiblancos lolos, setelah menundukkan Panathinaikos 2-0 di leg kedua, Rabu (26/8/2009) dini hari. Secara keseluruhan, tim besutan Abel Resino menang dengan agregat 5-2. Beban berat dipikul Panathinaikos saat melawat ke Vicente Calderon. Kekalahan 2-3 pada leg pertama di Athena memaksa anak asuh Henk Ten Cate tampil garang untuk mengamankan kemenangan. Namun alih-alih main menyerang, The Green -julukan Panathinaikos- justru tampil gugup.
Hasilnya, gawang Mario Galinovic harus kebobolan saat pertandingan baru memasuki menit keempat. Ironisnya, gol Atletico justru dihasilkan lewat aksi bunuh diri pemain belakang Panathinaikos, Loukas Vyntra. Berawal dari tembakan Diego Forlan menyambut umpan silang, bola justru mengenai tubuh Vyntra dan berbelok arah menerobos tiang jauh yang tak kuasa dijangkau Galinovic. 1-0 Rojiblancos memimpin. Lima menit kemudian, Atletico memiliki peluang melalui bomber emasnya Sergio ?~Kun’ Aguero yang lolos dari jebakan offside. Sayang, tambakan bomber Timnas Argentina ini masih belum menemui sasaran.
Pada menit ke-14, Panathinaikos coba memberikan perlawanan sengit lewat aksi Sebastian Leto yang masuk sebagai pemain pengganti. Sayang, tembakan datar mantan gelandang Liverpool ini masih terlalu lemah sehingga mudah dipatahkan kiper Atletico, Sergio Asenjo. Begitu juga dengan peluang yang dimiliki bomber eksentrik Djibril Cisse yang masih mampu dibendung bek Rojiblancos Juanito. Di akhir babak pertama, Vyntra memiliki peluang emas membayar kesalahannya di awal pertandingan. Nahas, keberuntungan belum berpihak kepada Panathinaikos. Sundulan keras yang dilepaskan bek 28 tahun setelah memanfaatkan tendangan bebas Leto, hanya melintas tipis di atas mistar gawang Asenjo. Hingga jeda, skor 1-0 untuk keunggulan Atletico tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Panathinaikos coba meningkatkan intensitas serangan demi mengejar agregat gol yang kini melebar 1-4. Sementara di lain kubu, Atletico semakin tampil lepas dan percaya diri dengan keunggulan agregat tiga gol. Pada menit ke-71, Forlan membuka peluang tuan rumah di babak kedua setelah memanfaatkan umpan silang Antonio Lopez yang menyisir di sisi kanan pertahanan Panathinaikos. Sayang, sundulan peraih sepatu emas Eropa musim lalu itu masih mengarah ke pelukan Galinovic.
Semakin tertekan karena sulit menembus pertahanan rapat Atletico di waktu tersisa, kubu Panathinaikos mulai panik. Permainan keras menjurus kasar pun menjadi senjata andalan meladeni perlawanan Los Colchoneros. Alih-alih mencetak gol, strategi ini justru berbuah malapetaka. Pada menit ke-72, Cisse harus meninggalkan rekan-rekannya berjuang di lapangan. Bomber yang sempat bermain di Liverpool ini diganjar kartu merah setelah melakukan tekel keras terhadap Paulo Assuncao. Bermain dengan 10 pemain membuat tugas Panathinaikos mengejar defisit tiga gol kian sulit.
Namun, kalah dalam jumlah pemain tak lantas membuat semangat juang ksatria-ksatria Athena ini redup. Dengan 10 pemain, Panathinaikos justru mampu meladeni perlawanan Ateltico. Leto membuka peluang memperkecil ketertinggalan, lewat tembakan keras setelah melewati hadangan dua bek Rojiblancos. Namun, tembakan keras Leto masih mampu di blok Asenjo. Kans Panathinaikos kembali berlaga di Liga Champions musim ini musnah lewat aksi Aguero. Menantu kesayangan pelatih Timnas Argentina Diego Maradona ini berhasil menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-83. Sama seperti gol yang dicetaknya pada pertemuan pertama, Aguero kembali menerobos pertahanan lawan dan melepaskan tembakan mendatar yang tak kuasa dihentikan Galinovic. Kedudukan 2-0 untuk keunggulan Atletico pun bertahan hingga laga usai.
Susunan Pemain:
Atletico: Sergio Asenjo, J. Heitinga, T. Ujfalusi, A. Lopez, Juanito, Maxi Rodriguez, Simao/J.A. Reyes (86′), Raul Garcia/C. Santana (61′), P. Assuncao, Kun Aguero, D. Forlan/J. Jurado (82′).
Panathinaikos: M. Galinovic, J. Sarriegi, Gabriel, L. Vyntra, F. Darlas, B. Moon/D. Salpingidis (52′), Gilberto Silva, K. Katsouranis, S. Ninis/L. Christodoulopoulos (63′), S. Leto, D. Cisse (kartu merah 72′).




