Garuda Waspadai Tiga Pemain Malaysia

November 30, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Laga awal melawan Malaysia dinilai sangat menentukan bagi Indonesia untuk lolos dari fase Grup A Piala AFF. Sebab itu, meski sedang dilanda badai cedera, Malaysia tidak boleh diremehkan. Merah-Putih perlu mewaspadai tiga pemain Malaysia yang dinilai paling berbahaya, yaitu playmaker bernomor punggung 8, striker bernomor punggung 9 dan pemain bernomor punggung 20.

“Striker bernomor 9 memiliki kecepatan. Striker nomor 20 cukup tinggi 184 cm,” ujar asisten pelatih Wolfgang Pikal, tanpa merinci pemain yang dimaksud, dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (30/11/2010). Berdasarkan pengumuman AFF, pemain Malaysia bernomor 8 adalah Safiq Bin Rahim, Izzaq Faris Bin Ramlan (20), dan Norshahrul Idlan in Talaha (9).

Situasi di tubuh Garuda menjelang laga 1 Desember 2010 besok, relatif lebih baik dibanding Malaysia yang harus kehilangan enam pilar intinya. Dua pemain Garuda, Oktovianus Maniani dan Maman Abdurahman memang dikabarkan cedera, tapi mereka masih memiliki peluang bermain. “80 persen bisa tampil,” kata Wolfgang.

Wolfgang belum bersedia memaparkan line up skuad untuk laga besok, dia hanya bisa memastikan Bambang Pamungkas sebagai kapten tim, namun jika tidak diturunkan maka posisinya diganti Firman Utina.

Indonesia berada di grup A bersama Thailand Malaysia dan Laos. Di grup neraka ini, Thailand di atas kertas paling diunggulkan sebagai juara grup. Sebab itu pertandingan melawan Malaysia sangat menentukan bagi Indonesia. Merah Putih minimal menjadi runner-up grup untuk terus melaju ke babak selanjutnya.

Jelang Indonesia Vs Malaysia, “Cedera Bukan Alasan!”

November 30, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Malaysia tidak mau memusingkan banyaknya pemain inti yang absen di Piala AFF karena cedera. Harimau Malaya siap menampilkan permainan terbaik saat melawan Indonesia, Rabu besok.

“Pertandingan nanti besar dan menarik.Ada kekhawatiran karena cedera enam pemain.Tapi itu bukan alasan kita tidak perlu terlalu memikirkan cedera yang penting main bagus,” kata K Rajagopal.

Rajagopal optimistis skuadnya bisa tampil baik dalam pertandingan nanti dia pun berharap bisa membuat kejutan meski datang sebagai tim underdog dan bermain di Indonesia.

Secara teknis, Malaysia tidak menyiapkan pengawalan khusus kepada pemain Indonesia yang dianggap berbahaya.” Tak ada pemain khusus yang diwaspadai,” ujarnya.

”Tapi Bambang Pamungkas pernah main di Selangor dan mungkin tahu permainan Malaysia, kami juga sedikit tahu tentang Bambang, tapi itu tidak terlalu berpengaruh, yang penting bermain bagus,” lanjut Gopal.

Persik Berharap Kebijakan PSSI

August 5, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Pencabutan izin pertandingan ulang melawan Persebaya Surabaya Djarum Indonesia Super League (DISL) menjadi pukulan telak bagi Persik Kediri. Bagaimana tidak, ini kedua kalinya tim asal Kota Tahu tak bisa menggelar pertandingan karena alasan keamanan. Dengan lawan yang sama, Persebaya.

Pencabutan izin yang berujung batalnya pertandingan, sangat disesali klub berjuluk Macan Putih. Tak ada yang bisa dilakukan kecuali berharap kebijakan dari PSSI secepatnya. Setelah pencabutan izin pertandingan, pihak Persik langsung mengirimkan surat ke PSSI.

Tapi hingga kemarin belum ada respons dari PSSI atas pembatalan pertandingan itu. “Setelah pertandingan dibatalkan, kami langsung mengirim surat pemberitahuan ke PSSI. Tapi belum ada respons atau solusi dari pembatalan itu,” kata Humas Persik Kediri Nurmuhyar kemarin.

Padahal, seharusnya PSSI bergerak cepat dengan memberikan opsi terkait lokasi pertandingan. Sebab panitia pelaksana (Panpel) Persik hanya mempunyai waktu dua hari jika ingin memindahkan lokasi pertandingan. Lebih dari itu, bisa dinyatakan WO (walk over).

Seharusnya, lanjut Nurmuhyar, PSSI tidak lepas tangan. Otoritas sepakbola nasional itu seharusnya responsif dan memberikan solusi saat klub sudah tidak mampu. “Ya terpaksa kita pasrah dengan kondisi ini. Mau bagaimana lagi,” tandas Nurmuhyar.

Pembatalan pertandingan ini sebenarnya cukup dimaklumi sejumlah pihak, baik petinggi klub maupun supporter Persikmania. Ketua Umum persik sekaligus Walikota Kediri Samsul Ashar meminta maaf kepada Persikmania dan berjanji akan memperbaiki klub ke depannya.

“Kita sudah berupaya menggelar pertandingan dan sempat berkomunikasi dengan Liga Indonesia (PT Liga Indonesia). Tapi belum ada hasilnya. Kita masih menunggu keputusan,” kata Samsul. Persikmania juga bisa memaklumi situasi yang ada.

Ketua Forum Komunikasi Supporter Persik (FKSP) Kediri Hendri Ego mengatakan, kalau pun pertandingan digelar, peluang Persik menembus play off masih sangat berat. Haru menang dengan skor minimal 7-0, menurutnya sulit diwujudkan walau di kandang sendiri.

“Yang terpenting supporter Persikmania memahami kondisinya dan manajemen berkomitmen untuk memperbaiki tim ke depannya,” kata Hendri. Ia mengakui perjalanan tim Macan Putih musim ini kurang gereget sehingga terperangkap ke zona degradasi.

Sementara, pelatih Agus Yuwono juga menyesalkan batalnya pertandingan walau hanya bisa pasrah. Untuk berharap pertandingan tunda menurutnya sudah cukup sulit karena babak play off akan digelar 8 Agustus mendatang di Stadion Jatidiri Semarang.

“Rasanya kok sulit kalau ada pertandingan tunda, kalau play off sudah dekat. Kita akan membicarakan dulu rencana selanjutnya dengan pengurus. Semoga ada solusi dan tidak merugikan tim. Kalau soal teknis, saya yakin sudah siap,” kata Agus Yuwono.

Duo Korsel Ikut Seleksi Pemain Asing Persiba

July 28, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Latihan fisik yang dijalani satu pekan lalu oleh 18 pemain Persiba, kini agak berbeda. Sejak Senin (26/7/2010), dua pemain Korea Selatan ikut bergabung untuk mengikuti seleksi pemain asing Persiba.

Setidaknya masih dua posisi lowong asing yang belum terisi. Penantian ini ditunggu-tunggu publik Balikpapan, siapa sebenarnya pengganti Julio Lopez sang striker nyentrik yang tak dipakai lagi dan siapa pengganti M Al bicho yang kurang beruntung karena mengalami cedera otot pangkal paha.

You Young Woo (25) stopper dari Tesan FC dan Seong Choel Kim (24) gelandang serang Busan FC 2008-2010 setidaknya menjadi sorotan dalam dua hari latihan di lapangan Sudirman dan lapangan Merdeka.

Hari ini rencananya jika tidak hujan, mereka akan diuji untuk memperlihatkan permainan skil dan kerjasama tim dengan 18 pemain persiba lainnya.

“Hari ini kalau tidak hujan kita latihan di Stadion Persiba. Kita mau lihat skill dan kerjasama tim. Kalau dua hari ini kita belum bisa nilai penampilannya,” tandas pelatih Junaedi kepada pers, Selasa petang (27/7/2010).

Bang Jun -sapaan akrab Junaedi- mengaku akan tetap selektif siapapun yang ingin berkostum di Persiba apalagi pemain asing. “Kemampuan belum bisa kita nilai. Kita tetap akan selektif memilih pemain. Nanti bisa kita lihat kemampuannya,” katanya.

Sementara Manager Persiba Jamal Al Rasyid mengaku ada tiga hari bagi dua pemain korsel untuk menunjukan tajinya kepada publik Balikpapan.

”Kemungkinan Rabu hari terakhir bagi dua pemain itu, nanti diputuskan managajemen jika ada yang cocok,” katanya singkat.