Bravo AC Milan
November 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Satu gol Zlatan Ibrahimovic dari titik putih sudah cukup untuk membawa AC Milan ke puncak klasemen Serie A usai memenangkan Derby della Madonnina atas musuh bebuyutannya, Inter Milan, Senin (15/11/2010). I Rossoneri langsung unuggul 1-0 atas Nerazzurri ketika laga baru berjalan lima menit. Wasit menghadiahkan penalti kepada skuad Massimiliano Allegri setelah striker jangkung asal Swedia dijatuhkan bek Marco Materazzi.
Tanpa kesulitan, Ibra segera memberikan keunggulan bagi Milan, setelah tendangannya gagal dibendung kiper Luca Castellazzi. Tak puas dengan satu gol, Milan kembali mencari peluang untuk memastikan raihan tiga angka. Sementara itu, anak-anak asuh Rafael Benitez masih kesulitan menampilkan performa terbaik mereka pada duel penuh gengsi ini.
Ibra nyaris menjebol gawang mantan klubnya untuk kedua kalinya setelah menyambut tendangan voli di sisi kanan pada menit ke-20. Sayang, upaya Ibra masih terlalu tinggi di atas mistar gawang.
Tidak kenal menyerah, Ibra kembali menggempur lini pertahanan Inter, dua menit berselang. Kali ini, striker 29 tahun berperan sebagai kreator dan melepaskan umpan terobosan kepada Robinho. Bintang asal Brasil itu sebenarnya sukses menjebol gawang Castellazzi. Sayang, golnya harus dianulir setelah dirinya terjebak posisi offside.
Benitez menarik mundur gelandang Nigeria Joel Obi, yang mengalami cedera di menit 35. Awalnya, pelatih Spanyol meminta Esteban Cambiasso menggantikan Obi. Namun, Benitez seketika berubah pikiran dan memutuskan untuk menurunkan Coutinho.
La Beneamata baru bereaksi di menit 38 ketika permainan satu-dua Wesley Sneijder dan Samuel Eto’o berhasil menemukan Coutinho, yang langsung melesakkan bola ke arah gawang Christian Abbiati. Sayang, tendangan Coutinho masih melebar di sisi gawang. Keunggulan 1-0 untuk Milan tak berubah saat wasit mengakhiri 45 menit pertama.
Di babak kedua, Benitez kembali melakukan pergantian pemain. Dia menarik mundur Diego Milito, yang kurang efektif pada pertandingan kali ini, dan memasukkan Goran Pandev sebagai gantinya. Sementara, Allegri menurunkan Andrea Pirlo untuk mengisi posisi Gennaro Gattuso.
Sneijder lagi-lagi menjadi momok Rossoneri ketika tendangan kencangnya di menit 55 nyaris menjebol gawang Abbiati. Beruntung bagi Milan, kiper Italia berhasil menepis bola.
Memasuki menit 60, Milan harus bermain dengan 10 pemain setelah Ignazio Abate mendapat kartu kuning kedua akibat terlibat pertengkaran dengan Pandev. Sementara, Pandev pun mendapat kartu kuning akibat keterlibatannya itu.
Sayangnya, hingga laga berakhir, Nerazzurri tak mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain. Pertahanan solid Il Diavolo berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 atas Inter.
Kemenangan ini tak ayal mengantarkan Milan (26) kembali ke pucuk klasemen Serie A, setelah beberapa jam sebelumnya sempat digusur Lazio (25) yang meraih kemenangan 2-0 atas Napoli.
Sementara itu, Inter menempati posisi lima dengan raihan nilai 20. Javier Zanetti cs mengantongi nilai yang sama dengan peringkat empat, Juventus.
‘Messi Lebih Pantas Raih Golden Ball daripada Forlan’
July 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Lionel Messi gagal menampilkan performa terbaik bersama Argentina di Piala Dunia 2010. Kendati demikian, pelatih Spanyol, Vicente del Bosque, berkeras, penyerang mungil Barcelona lebih layak merengkuh penghargaan Pemain Terbaik ketimbang Diego Forlan.
Menyabet trofi Pichichi alias topskor La Liga 2009/2010, bintang kesayangan Barcelona justru tak berhasil mencetak satupun gol di Afrika Selatan. Meski beberapa kali menciptakan peluang berharga serta menyumbang assist untuk armada Albiceleste, penampilan Messi memang tidak sesuai ekspektasi.
Tak ayal, Pemain Terbaik Dunia 2009 kalah pamor dari bomber Diego Forlan yang menyabet Golden Ball alias gelar Pemain Terbaik Turnamen berkat kontribusinya yang signifikan untuk Timnas Uruguay. Forlan menorehkan lima gol untuk La Celeste dan menjadi penyelamat skuad Oscar Tabarez melaju ke semifinal.
Kendati begitu, del Bosque toh tetap berharap Messi lah yang mendapat gelar pemain terbaik di perhelatan akbar itu. Tentunya, selain anak-anak asuhnya sendiri.
“Selain para pemain Spanyol, saya lebih suka Messi (yang meraih penghargaan itu). Di setiap pertandingan, dia membuat 20 peluang mencetak gol. Dia sangat fenomenal,” cetus del Bosque kepada Sport, Kamis (15/7/2010).
“Tentu kami ingin penghargaan itu menjadi milik salah satu pemain Spanyol. (Tapi) Messi lebih layak mendapat Golden Ball ketimbang Forlan,” tandasnya.
Milito Milik Inter?
May 29, 2010 by Administrator · Leave a Comment
MILAN Laga Bola – Diego Milito menolak tawaran Real Madrid. Bomber asal Argentina itu memastikan setia bersama Inter Milan dan berkeinginan menghabiskan kontrak yang ada.
Rumor kepindahan Milito memang menjadi salah satu pembahasan media di Italia. Bomber yang digaet dari Genoa ini tengah diincar oleh dua tim besar Madrid dan Chelsea.
Hal ini diakui Milito. “Saya tidak tahu apakah saya akan bertahan dengan Inter. Sebab, saya mendapatkan tawaran yang menarik,” jelas mantan bomber Real Zaragoza itu seusai laga final Liga Champions.
Praktis, mendengar komen Milito membuat manajemen Inter panik. Namun, sang agen Fernando Hidalgo memberikan jaminan kepada I Nerazzurri. Selama klub menginginkannya, maka Milito milik Inter.
“Apakah Milito 100 persen akan bertahan? Dia masih memiliki kontrak untuk tiga tahun mendatang.
Jika Inter tidak menerima tawaran yang datang, maka Milito tetap bertahan,” tegas Hidalgo.
“Kami berbicara mengenai beberapa hal dengan Milito dan tim. Bulan lalu, saya juga ngomong dengan Inter mengenai masa depannya dan kami akan merampungkannya dalam tiga pekan mendatang,” tandasnya.
Real Madrid Harus Kerja Lebih Keras
May 28, 2010 by Administrator · Leave a Comment
MILAN Laga Bola – Jose Mourinho resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Real Madrid setelah raksasa Spanyol memecat Manuel Pellegrini, Kamis (27/5/2010). Pelatih Portugal rupanya sudah menyusun berbagai rencana untuk mengembalikan masa kejayaan Los Galacticos di ranah Spanyol.
Kepada harian AS, The Special One berbicara untuk pertama kalinya sejak presiden Madrid, Florentino Perez, mengumumkan penunjukan dirinya sebagai suksesor Pellegrini di Santiago Bernabeu.
“Real Madrid milik saya akan menjadi tim yang imbang. Klub yang ingin memenangkan gelar juara harus menyadari kekuatan maupun kelemahan mereka. Selain itu, mereka juga harus bekerja sama sebagai grup,” tegas pelatih yang mengantarkan Inter Milan merengkuh treble musim 2009/2010.
Lantas, rencana apa yang dimiliki pelatih bertangan dingin terhadap runner-up La Liga?
“Kami akan bekerja sebagai tim dengan ciri khas sendiri dan tidak meniru siapapun. Kami akan membangun identitas itu bersama: para pemain dan saya. Untuk melakukannya, kami harus bekerja keras,” imbuh Mourinho sebagaimana disitat Football Italia, Jumat (28/5/2010).
Mou disinyalir berniat memboyong sejumlah bintang Nerazzurri untuk kembali bermain untuknya dalam balutan kostum Madrid. Termasuk bomber Argentina, Diego Milito, yang menjadi pahlawan Inter dalam final Liga Champions kontra Bayern Munich lalu.
Spekulasi ini rupanya tidak dibantah mantan pelatih Chelsea. Namun, dia menyadari sulitnya mewujudkan harapan tersebut.
“Milito adalah sosok striker yang lengkap. Dia memiliki segalanya. Tapi, dia telah mencetak sejarah bersama Inter dan saya yakin dia akan bertahan di sana. Klub tidak bisa kehilangan dirinya. Milito adalah Inter,” cetusnya.
“Jelas saya ingin dia ikut dengan saya. Tapi, dia harus bertahan, memperbarui kontraknya dan menerima lebih banyak uang,” tuntas Mourinho.
Milito Sekedar Menambah Opsi Buat Maradona
May 24, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Bikin 30 gol buat Inter Milan, termasuk dua di final Liga Champions, tak lantas mengantar Diego Milito ke starting line up Argentina di Piala Dunia. Diego Maradona menyebut striker 30 tahun itu cuma tambahan opsi buatnya. Milito jadi bintang sekaligus pahlawan Inter meraih treble winner musim ini. Selain mencetak 22 gol di Seri A, yang mengantar Nerazzurri bertahta, mantan pemain Genoa itu memborong dua gol kemenangan timnya atas Bayern Muenchen di final Liga Champions.
Dengan torehan seperti itu, di tim lain Milito hampir bisa dipastikan jadi pilihan utama. Namun tidak di timnas Argentina, bertumpuknya striker hebat di negara tersebut membuat Milito cuma jadi opsi buat Maradona di Piala Dunia 2010 mendatang.
“Dia (Milito) mencetak dua gol yang hebat, yang menunjukkan alasan kenapa saya memilihnya,” seru Maradona.
Dalam beberapa kesempatan, Maradona menyebut kalau dirinya akan memasang strategi menyerang dengan menurunkan tiga striker sekaligus. Namun tiga posisi tersebut hampir bisa dipastikan menjadi milik Lionel Messi, Carlos Tevez dan Gonzalo Higuain. Keputusan tersebut berarti juga membuat Sergio Aguero dan Martin Palermo menjadi penghuni bangku cadangan.
“Apa yang Milito lakukan tidak mengejutkan saya. Dia menjalani musim yang spektakuler. Tapi hal serupa terjadi pada Lionel Messi , Tevez dan Kun,” lanjut pelatih yang sempat bermasalah dengan obat-obatan terlarang itu.
Terkait peluang ‘Tim Tango’ di Afrika Selatan nanti, Maradona masih menyiratkan optimismenya. Meski tak diunggulkan, dia yakin anak didiknya mampu mengulang sukses membuat kejutan seperti saat menjuarai Piala Dunia 2010. Makin menambah keyakinan Maradona adalah keberadaan pemain terbaik dunia di skuadnya saat ini.
“Messi yang terbaik di dunia dan jika dia memegang bola, kami punya semua kemungkinan. Saya bersyukur pada Tuhan dia pemain Argentina. Kami tahu kami bukan favorit, tapi kami akan mengejutkan. Kami lapar akan kejayaan. Saya melihat ada kesamaan dengan tim tahun 1986. Di samping itu, Messi datang dalam kondisi yang lebih baik,” tuntas pria 49 tahun itu.
Sukses Bersama Nerazzurri, Sekarang Giliran Argentina Bersama Milito
May 24, 2010 by Administrator · Leave a Comment
MILAN Laga Bola – Diego Milito telah menuntaskan tugasnya membawa I Nerazzurri mencetak sejarah dengan menyabet treble winners. Kini, satu ambisi besar yang ingin juga dituntaskannya, yakni mencetak gol dan mengantar timnas Argentina berjaya di Piala Dunia 2010, Afsel, Juni-Juli nanti. Diketahui, Milito merupakan pemain yang paling berjasa besar selain sang pelatih Jose Mourinho dalam kesuksesan Inter mencatatkan sejarah sebagai tim Italia pertama yang mampu menyabet tiga gelar sekaligus, Coppa Italia, Serie A dan Liga Champions.
Bomber 30 tahun yang diboyong La Beneamata dari Genoa pada awal musim tersebut, tampil sebagai pencetak gol kemenangan Inter 1-0 atas AS Roma di Coppa, satu gol yang membawa Inter merebut scudetto setelah menekuk Siena 1-0, dan memborong dua gol saat menghancurkan Bayern Munich 2-0, untuk menuntaskan dahaga Inter yang telah 45 tahuun puasa gelar Liga Champions. Kini, setelah menuntaskan misinya bersama inter, Milito mengalihkan bidikannya ke ajang Piala Dunia 2010 yang tinggal kurang dari sebulan ke depan. Mantan striker Real Zaragoza ini bertekad menjadi pilihan utama pelatih Diego Armando Maradona dan mencetak banyak gol untuk mengembalikan kejayaan Los Albiceleste seperti pada 1986 silam.
“Kini, impian saya adalah mencetak gol di Piala Dunia. Saya ingin mengantar timnas meraih hasil terbaik di Afrika Selatan,” tegas Milito sebagaimana dikutip Ole, Senin (24/5/2010).
“Jelas, saya ingin sekali menjadi andalan utama di timnas,” tambahnya seraya meminta Maradona menjadikannya sebagai pilihan utama.
Perjuangan Argentina di Piala Dunia 2010 ini memang cukup berat. Skuad Tango tergabung di Grup B, bersama Nigeria, Korea Selatan dan mantan juara Eropa, Yunani. Milito dkk akan melakoni laga pertama melawan Nigeria pada 12 Juni.
Milito Sang Pahlawan, Inter Juara Liga Champions
May 22, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Madrid Laga Bola – Inter Milan akhirnya berhasil mengakhiri penantiannya akan gelar tertinggi di kompetisi antarklub Eropa selama lebih dari empat dasawarsa. Diego Milito yang menjadi pahlawan bagi Nerazzuri setelah mencetak dua gol di babak pertama dan kedua yang masing-masing di menit ke-35 dan 70.
Inter menjadi juara Liga Champions usai mengalahkan Bayern Muenchen 2-0 dalam laga final yang digelar Minggu (23/5/2010) dinihari WIB.
Gelar ini memastikan Inter meraih treble winners musim ini, setelah sebelumnya menjuarai Seri A dan Coppa Italia
Gelar ini juga merupakan trofi pertama Inter di kejuaraan kasta tertinggi antarklub Eropa sejak terakhir kali meraihnya di musim 1964/65.
Susunan Pemain
Bayern Muenchen: Butt; Lahm, Van Buyten, Demichelis, Badstuber, Van Bommel, Schweinsteiger, Robben, Altintop (Klose 63′), Muller, Olic (Gomez 74′)
Inter Milan: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Chivu (Stankovic 68′), Zanetti, Cambiasso, Eto’o, Sneijder, Pandev (Muntari 78′), Milito (Materazzi 90′)
Milito Manfaatkan Kelemahan Bayern Muenchen
May 22, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Madrid Laga Bola – Babak pertama laga Bayern Muenchen kontra Inter Milan baru saja berakhir. Meski di menit awal penguasaan bola jatuh ke pemain Bayern, Namun Milito mampu membobol pertahanan timnas FC Hollywood di menit ke-41. Sehingga, untuk sementara Nerazzuri unggul 1-0.
Jalannya Pertandingan
Di lima menit awal pertanidngan, kedua tim saling melancarkan tekanan. Namun upaya yang dibangun juara Seri A atau pun jawara Bundesliga itu belum ada yang memberikan ancaman berarti ke gawang masing-masing lawan.
Bayern memiliki peluang matang di menit kesembilan. Lewat tusukan Arjen Robben dari sayap kanan yang berhasil mengelabui dua pemain Inter, selanjutnya pemain Belanda itu melepas umpan ke kotak penalti. Bola disambut oleh Ivica Olic namun sepakannya masih melenceng dari sasaran.
Menit ke-13, dalam sebuah situasi sepak pojok yang didapat Bayern, bola tandukan Daniel van Buyten sempat mengenai tangan dari Maicon. Protes yang dilancarkan Van Buyten tidak ditanggapi oleh wasit. Menit ke-17, pemain Inter bernomor punggung sepuluh itu melepas tendangan bebas. Bola yang sempat mengenai kepala Hamit Altintop kemudian mengarah ke gawang Bayern. Kiper Hans Jorg Butt dengan sigap menghalau peluang Inter tersebut.
Menit ke-25, La Beneamata kembali memperoleh peluang, lagi-lagi melalui tendangan bebas yang dieksekusi Sneijder. Kali ini sepakan pemain Belanda itu tepat di tangkapan Butt.
Thomas Mueller membuang peluang yang didapatkan di menit ke-31. Tendangan pemain muda Bayern itu dari luar kotak penalti masih melambung.
Inter membuka skor di menit ke-33 melalui Diego Milito. Gol ini diciptakan setelah kerjasama antara pemain ARgentina itu dengan Wesley Sneijder.
Gol ini berawal dari tendangan Julio Cesar dari area sendiri yang selanjutnya diterima Milito. Dengan tandukan kepala, Milito mengarahkan bole ke Sneijder. Selanjutnya pemain Belanda itu mengembalikan bola ke Milito.
Kemudian pemain Inter bernomor 22 itu berhasil lolos dari penjagaan pemain belakang Bayern, sedikit mendorong bola ke kotak penalti dan mengakhirinya dengan eksekusi yang merobek gawang Bayern.
Kombinasi Milito-Sneijder kembali menghadirkan ancaman bagi Bayern di menit ke-41. Milito yang berhasil menembus sisi kiri menyodorkan bola ke kotak penalti. Sneijder yang tak terkawal melepaskan tembakan tapi tepat mengarah ke Butt.
Peluang terakhir dalam laga ini didapatkan Bayern. Sepakan dari luar kotak penalti masih melenceng di samping kanan gawang Julio Cesar.
Susunan Pemain
Bayern Muenchen: Butt; Lahm, Van Buyten, Demichelis, Badstuber, Van Bommel, Schweinsteiger, Robben, Hamit Altintop, Muller, Olic
Inter Milan: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Chivu, Zanetti, Cambiasso, Eto’o, Sneijder, Pandev, Milito




