Aman, Chelsea pun Tersenyum
April 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment
London Laga Bola – Kekalahan yang diderita Arsenal dari Tottenham Hotspur membuat posisi Chelsea di puncak klasemen relatif “aman”. The Blues pun kini boleh tersenyum karenanya. Nasib baik Chelsea sebenarnya sudah berlangsung sejak akhir pekan lalu. Lantaran mereka berlaga di semifinal Piala FA, Manchester United pun berpeluang untuk merebut posisi puncak. Namun, alih-alih meraih tiga poin, MU malah bermain imbang 0-0 dengan Blackburn Rovers.
Posisi Chelsea aman, dan bahkan semakin mantap setelah pasukan arahan Carlo Ancelotti ini menekuk Bolton Wanderers 1-0 pada hari Rabu (14/4) lalu. Kemenangan atas The Trotters membuat Chelsea unggul empat poin atas MU. Kemudian Arsenal yang memiliki peluang untuk melewati MU, sekaligus mempertahankan jaraknya dengan Chelsea, malah takluk 1-2 di tangan Tottenham. Alhasil The Gunners pun kini tertinggal enam poin dari Chelsea. Terang saja kalau kubu ‘Si Biru’ kini senang melihat kondisi di papan klasemen.
“Kami memiliki kebersamaan di tim ini. Kami memiliki kesempatan untuk membuat sejarah dan kami berusaha untuk mencapainya,” ujar kapten Chelsea, John Terry, seperti dilansir Daily Mail.
“Sepanjang hidup saya, hanya Liverpool, Manchester United, dan Arsenal yang pernah menjadi juara. Jadi ketika kesempatan terbuka lebar, kami harus meraihnya. Jika kami meraihnya, maka kami telah menciptakan sejarah,” lanjutnya.
Ketiga tim kini sama-sama memiliki empat pertandingan tersisa menuju akhir musim. Chelsea masih harus menghadapi Tottenham dan Liverpool yang notabene berpotensi menjadi batu sandungan. Pun demikian dengan MU yang masih menghadapi Manchester City dan Tottenham. Lalu, bagaiman dengan Arsenal? Pasukan arahan Arsene Wenger ini tinggal memiliki City sebgai lawan yang relatif berat untuk dihadapi.
Keajaiban Untuk Portsmouth
April 12, 2010 by Administrator · 1 Comment
London Laga Bola – Tak punya uang, dilanda cedera pemain, dan telah dipastikan terdegrasi dari Premiership di akhir musim, Portsmouth seperti memperoleh sekaligus menciptakan keajaiban dengan lolos ke babak final Piala FA. Portsmouth adalah klub paling mengenaskan saat ini lantaran terlilit utang sekitar 70 juta poundsterling, atau lebih dari Rp 970 miliar. Krisis keuangan itu membuat mereka tak bisa membayar gaji para pemainnya.
Efek terbesar krisis itu adalah Portsmouth terkena sanksi administrasi dari otoritas Liga Inggris di bulan Februari, dan mereka dipotong angkanya di klasemen sebanyak sembilan poin. Itu membuat mereka tak mungkin beranjak dari zona degradasi sampai musim ini berakhir. Portsmouth tampil menghadapi Tottenham Hotspur di semifinal Piala FA hari Minggu (11/4/2010), dengan ketiadaan uang untuk para pemainnya, serta sederet punggawanya cedera. Tapi yang terjadi kemudian menjadi mengharukan: mereka menang 2-0 lewat extra time dan lolos ke final.
Manajer Avram Grant “ditetapkan” sebagai sosok kunci keberhasilan tersebut. Sebagai seorang pimpinan, ia dinilai mampu membangun semangat di dalam diri para pemainnya sehingga tetap tampil seperti tidak ada apa-apa di luar lapangan.
“Apa yang telah terjadi di musim ini, dan banyak pemain cedera pula dalam beberapa minggu terakhir ini … melihat anak-anak mengerahkan segalanya dan pantang menyerah, ini adalah sebuah cerita yang gila,” tutur Grant usai pertandingan, dikutip Reuters.
“Kami sekarang hidup untuk sehari-hari, dan meski demikian kami bisa mencapai final. Kami memutuskan untuk tetap berjuang, tapi ini tidaklah mudah. Datang setiap hari untuk bekerja dan tidak tahu apa selanjutnya.”
Portsmouth menjadi klub pertama yang mencapai final Piala FA di musim yang sama setelah dipastikan terdegradasi, setelah Middlesbrough seperti itu di tahun 1997. Pompey akan memainkan final keduanya dalam tiga tahun, setelah mengalahkan Cardiff City dan memenangi turnamen ini di tahun 2008.
“Musim ini meringkaskan sebuah cerita tentang emosi apa saja yang bisa anda miliki sebagai seorang pemain bola, dan hari ini sungguh luar biasa,” ujar kiper David James.
Di final 15 Mei Portsmouth akan menghadapi Chelsea, klub yang memecat Grant setelah kalah dari Manchester United di final Liga Champions 2008 lewat adu penalti.
“Kalau kami bisa menang hari ini, dengan semua masalah yang ada ini, itu berarti apapun bisa terjadi. Tak bisa dipercaya. Saya takkan melupakan ini sepanjang hidupku. Pencapaian ini untuk fans dan para pemain. Mereka pantas mendapatkannya,” pungkas Grant.
Tomas Rosicky Kembali Beraksi
September 13, 2009 by Administrator · Leave a Comment
London Lagabola – Tomas Rosicky kembali beraksi. Walaupun gagal menghadirkan kemenangan bagi Arsenal, namun ia mencetak satu gol. Meski begitu, manajer Arsene Wenger mengatakan Rosicky belum sepenuhnya fit. Dalam waktu sekurangnya 18 bulan terakhir, Rosicky tidak dapat turut serta rekan-rekannya membela Arsenal. Pasalnya, cedera memaksa pemain berjuluk Little Mozart ini menepi.
Rosicky terakhir kali tampil untuk The Gunners pada laga resmi ketika menghadapi Newcastle di Piala FA, Januari 2008. Dikutip dari situs resmi Arsenal, ia hanya tampil selama sembilan menit ketika itu. Sabtu (12/9/2009) malam WIB, Rosicky kembali dari masa istirahat panjangnya. Wenger memainkan pemain asal Ceko itu di babak kedua dalam laga melawan Manchester City di Liga Primer. Satu gol berhasil dibukukan Rosicky, meski gagal menghindarkan Meriam London dari kekalahan.
“Sungguh menggembirakan karena Rosicky telah kembali,” demikian tanggapan Wenger seperti dilansir dari situs resmi Arsenal.
Namun apa yang ditunjukkan Rosicky dalam pertandingan itu tak membuat Wenger buru-buru berencana memainkan ‘Si Mozart Kecil’ secara reguler.
“Ia belum cukup fit untuk bermain di kompetisi level tertinggi. Saya pikir, kita harus lebih bersabar untuk Rosicky,” tuntas manajer berjuluk The Professor itu.
John Terry Simbol Bagi Chelsea
September 1, 2009 by admin · Leave a Comment

London Lagabola – Setiap klub punya simbol dan bagi Chelsea John Terry adalah simbol itu. Bek internasional Inggris itu, yang memang tak pernah membela klub lain kecuali The Blues, menandatangani kontrak baru di Stamford Bridge. Situs resmi Chelsea, Senin (31/8/2009), mengumumkan kabar tersebut, bahwa Terry telah menegaskan komitmennya dengan menyetujui perpanjangan kontrak baru sampai musim panas 2014.
Jika tak diutak-atik, maka kontrak itu berlaku sampai pemain tersebut berusia 32 tahun kurang lima bulan. Dan itu berarti Terry punya masa menetap di Chelsea selama 19 tahun, sebagaimana ia sudah menimba ilmu di akademi klub London barat tersebut sejak 1995, dalam usia 14 tahun. Chelsea tentu saja memberi kontrak yang tidak sembarangan untuk membuat Terry bertahan selama itu, apalagi ia terakhir sempat dikejar-kejar Manchester City yang berani menjadikannya pemain termahal dunia. Pemilik klub Roman Abramovich kabarnya memberi gaji baru buat Terry sebesar 160 ribu poundsterling atau sekitar Rp 2,6 miliar per minggu.
“Kami dengan senang hati memberitahukan bahwa John telah menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun, yang membuat dia bertahan di klub ini sampai akhir musim 2013/2014,” demikian pernyataan Chelsea. “Ini menegaskan bahwa John dan Chelsea ingin berada di Stamford Bridge sepanjang karirnya.” Pria bertubuh tegap itu melakoni debutnya di tim senior Chelsea pada 28 Oktober 1998, dan mulai stabil menjadi pemain reguler di musim 2000/2001. Ia menjadi starter dalam 23 pertandingan liga dan di akhir musim terpilih sebagai pemain terbaik klub tersebut.
Ban kapten pertama disandangnya pada 5 Desember 2001, dan jabatan itu mulai dipercayakan penuh mulai musim 2003/2004, ketika tim dilatih Claudio Ranieri dan Marcel Desailly mulai tersingkir dari tim utama. Selama membela Chelsea Terry telah mengoleksi dua titel Premiership, tiga Piala FA, dua Piala Liga Inggris, dan dua titel Community Shied. Gelar individual yang pernah ia menangi adalah PFA Player of the Year (2005, 2006), bek terbaik UEFA (2005, 2008, 2009), UEFA Team of the Year (2005, 2007, 2008), dan Chelsea Player of the Year (2001, 2006). Di level internasional, Terry telah menjadi bagian dari skuad “Tiga Singa” sejak 2003 dan mulai Agustus 2006 menjadi kapten timnas. Sejauh ini ia telah memiliki 54 caps dan mencetak enam gol.


