Sang Pelatih Akui Kebangkitan Rooney
February 2, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola - Wayne Rooney tampil trengginas kala mengantarkan kemenangan 3-1 Manchester United atas Aston Villa. Pelatih Villa Gerard Houllier pun tak segan mengakuinya.
Pada laga lanjutan Premier League, Rabu (2/2/2011) dini hari tadi, Rooney memecah gemuruh publik Old Trafford dengan menyarangkan gol cepat di menit pertama. Bomber Inggris menambah keunggulan United jelang turun minum dan Nemanja Vidic menyempurnakan kemenangan di menit 64, lima menit setelah Darrent Bent menjebol gawang Edwin van der Sar.
Ya, laga tersebut merupakan momen kebangkitan Rooney, usai terpuruk lantaran cedera dan skandal seks yang menimpanya. Kendati timnya harus membawa pulang kekalahan, tak menyurutkan niat Houllier melempar pujian pada bomber 25 tahun tersebut.
“Dia (Rooney) menunjukkan perbedaan performa dan kedua golnya akan membantu meningkatkan kepercayaan dirinya,” ujar pelatih Villa.
“Mereka (United) memenangkan banyak laga dan tetap tidak terkalahkan tanpa dia. Dengan dia, ya dia dalam performa terbaiknya saat melawan kami. Dia punya segalanya, kontrol bola, mampu berputar balik, passing, dan bersikeras untuk bertahan,” urai Houllier.
Lebih lanjut, pelatih kelahiran Prancis, 63 tahun silam, memaklumi lambatnya perkembangan Rooney, yang dikenal sebagai bomber mematikan. Kini, Houllier berani mengklaim mantan bintang Everton segera kembali ke performa terbaiknya.
“Setelah cedera, dia kembali dan agak kesulitan karena biasanya tampil bagus, lalu performanya menurun dan harus bangkit. Saat ini, dia sedang dalam jalur menuju kebangkitan,” tutup mantan pelatih Liverpool.
Tak Bisa Bermain Cantik, Chelsea Sulit Menang
January 24, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola - Manchester United bisa tampil stabil musim ini karena mereka kerap menang meski performanya tengah buruk. Tapi Chelsea justru mengakui jika mereka harus bermain cantik demi meraih kemenangan.
Performa gemilang Chelsea di musim lalu boleh dibilang tengah menuju kegagalan untuk mereka dapat ulangi musim ini. Hingga pekan ke-23 Liga Inggris bergulir, Chelsea masih tercecer di peringkat keempat, selisih 10 poin dari MU di puncak klasemen.
MU yang sampai saat ini belum terkalahkan di liga boleh dibilang tengah menikmati penampilan terbaik mereka musim ini. Tanpa pembelian pemain bintang musim ini, Sir Alex Ferguson mampu menciptakan tim yang solid dan bermental tangguh.
Penampilan mereka pun tidak bisa dibilang bagus-bagus amat. Namun dengan bermodal keinginan kuat untuk menang, penampilan tak lagi jadi prioritas nomor satu bagi The Red Devils. Istilah mudahnya ‘biarkan bermain buruk asalkan tiga poin di tangan”.
Hal itulah yang kini tidak bisa dilakukan oleh Chelsea. Meski badai cedera yang menimpa jadi salah satu faktor menurunnya performa The Blues, namun diakui jika filosofi bermain cantik sudah jadi dasar permainan tim sejak kedatangan Carlo Ancelotti musim lalu.
“United adalah tim dan skuad yang kuat. Musim lalu Anda bisa bilang United bagus karena Wayne Rooney tampil fantastis hingga Maret. Kini Rooney tak tampil baik dan dia tidak mencetak banyak gol seperti musim lalu, namun Dimitar Berbatov siap menggantikannya. Inilah kenapa mereka selalu bersaing untuk memperebutkan titel,” tutur Ancelotti di Mirror.
“Itulah perbedaan mereka dan kami musim ini. Chelsea untuk menang harus bermain baik dan memainkan sepakbola yang indah. Kami tidak mampu menang jika kami tidak bermain baik. Musim lalu kami bermain sangat baik dan itulah tujuan kami bermina bola. Inilah cara untuk menang dan itu adalah filosofi kami,” sambungnya.
“Kami tidak ingin bertahan dan memainkan umpan-umpan panjang atau melakukan serangan balik. Ini adalah filosofi kami dan seperti itulah kami bermain. Ini adalah cara yang benar bagi klub, saya dan para pemain. Kami mempunyai skill dan kemampuan untuk memainkan sepakbola seperti ini,” pungkas pria asal Italia itu.
Pujian Nani buat Paul Scholes
January 20, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Nani mengaku bangga bisa menjadi rekan setim Paul Scholes. Menurut pemain timnas Portugal itu, Scholes adalah gelandang terbaik yang pernah dia kenal.
“Scholesy luar biasa dan merupakan sebuah kehormatan bisa berada di skuad yang sama,” ungkap Nani.
Nani menilai peran Scholes di lini tengah Manchester United benar-benar vital. Saking dominannya, bahkan peran pemain lain seakan-akan tak terlihat.
“Saya berkata kepadanya di suatu sesi latihan:’Scholesy, Anda harus tinggal di rumah karena Anda sedang bermain sendirian’,” sambung Nani.
“Yang saya maksud adalah bahwa dia memberi umpan ke salah satu sayap, memberi bantuan, dan mendapatkan bola lagi. Kemudian dia memberi umpan ke sayap lain, memberi bantuan, dan mendapatkan bola lagi. Sepanjang waktu dia mengendalikan permainan.”
“Tim lain tidak bisa mendekati bola, bahkan dalam latihan. Mereka hanya bermain melawan dia.”
Eks pemain Sporting Lisbon itu menganggap Scholes sebagai gelandang terbaik yang pernah dia kenal dengan kemampuan yang sangat komplit.
“Dia adalah gelandang terbaik yang pernah saya lihat. Dia bisa mengumpan, mencetak gol dengan kaki kiri, kanan, kepalanya. Dia bisa melakukan apa pun,” puji pemain bernama lengkap Luis Carlos Almeida da Cunha ini.
MU Ingin Lebih Banyak Pemain Muda
January 20, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Skuad Manchester United pernah ditulangpunggungi oleh pemain-pemain yang berasal dari akademi sendiri. Hal inilah yang tengah dicoba lagi oleh klub berjuluk ‘Setan Merah’ itu.
Pada pertengahan 90-an, The Red Devils yang kala itu tengah mendominasi Premier League menampilkan para pemain muda bernama David Beckham, Paul Scholes, Nicky Butt, serta Gary dan Philipp Neville. Mereka adalah produk akademi yang dikenal dengan sebutan Class of ’92.
MU memang masih konstan memasukkan beberapa pemain muda ke dalam skuad utama mereka setiap musim. Namun, jarang yang benar-benar menjadi tulang punggung seperti halnya kelima nama di atas. Darren Fletcher mungkin bisa menjadi pengecualian.
Sementara itu, skuad MU saat ini juga diperkuat banyak pemain asing. Sebut saja Nani, Dimitar Berbatov, Park Ji-Sung hingga Nemanja Vidic dan Edwin van der Sar. Tak sepenuhnya jelek, tapi ada niatan dari kubu MU untuk mulai mengangkat pemain-pemain dari akademi mereka sendiri.
“Saya tidak berpikir kami akan memainkan sebuah tim yang penuh dengan pemain asing,” ujar Chief Executive David Gill di ESPN Star.
“Ketika pemain-pemain hebat itu, yang sudah menjadi bagian tim selama 15 tahun pensiun, yang lain akan menggantikannya.”
“Saya harap, kami punya pemain-pemain yang datang dari akademi dan mampu mengerti bagaimana caranya menjadi pemain Manchester United,” tukasnya.
Sampai saat ini, Giggs, Scholes dan Neville masih bercokol di dalam skuad MU. Neville memang sudah sering dirundung cedera, tetapi Scholes dan Giggs masih kerap diandalkan oleh Sir Alex Ferguson.
Dibandingkan La Liga, Premier League Lebih Kuat
January 14, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Seolah membantah ucapan Presiden FIFA Sepp Blatter bahwa kompetisi La Liga lebih baik ketimbang Premier League, bintang Tottenham Hotspur Rafael van der Vaart menilai sebaliknya.
Pemain asal Belanda ini pernah menjajal hampir seluruh kompetisi di Eropa. Van Der Vaart memulai karir profesionalnya di Ajax sejak 2005, kemudian dia pindah ke klub Jerman dan bergabung dengan Hamburg selama tiga musim.
Setelah menghabiskan tiga tahun di Jerman, dia memutuskan hijrah ke Spanyol dan bergabung dengan Real Madrid dengan transfer 13 juta euro. Namun bersama Los Blancos Van der Vaart kurang mendapat kesempatan, sehingga dia memutuskan untuk bergabung dengan Spurs musim panas lalu.
Dari keempat kompetisi di Eropa yang telah dia cicipi, menurutnya, Premiere League adalah kompetisi yang memiliki standar lebih tinggi dibanding yang lain.
“Eredivisie adalah liga yang terbaik untuk pemain belajar sepakbola. Kompetisi di sana bagus, tapi bukanlah yang terkuat di Eropa seperti dilansir Tribalfootball, Jumat, (14/1/2011).
“Kecepatan permainan sangat tinggi di sini, sehingga perlu waktu untuk bisa beradaptasi. Tapi saya bisa lebih baik sekarang,” imbuhnya.
Van der Vaart juga menambahkan, bahwa setiap klub di Premiere League mempunyai kualitas yang hampir sama.“Liga Premiere lebih kuat. Di Spanyol, anda hanya memiliki Barcelona dan Real Madrid, sedangkan di sini anda harus berjuang untuk mendapatkan poin di setiap pertandingan,” tutupnya.
Klaim, Premier League Harusnya Belajar dari La Liga
January 13, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Klaim Premier League sebagai kompetisi terpanas di dunia dimentahkan Presiden FIFA Sepp Blatter. Orang nomor satu di ranah sepakbola bahkan meminta Inggris belajar dari La Liga.
Permainan cepat yang diperagakan para aktor lapangan hijau Premier League memang kerap mengundang decak kagum. Terlebih kompetisi di tanah Ratu Elizabeth II kerap menyuguhkan persaingan ketat dalam perebutan gelar. Tak heran jika Premier League kemudian disebut sebagai kompetisi terbaik.
Toh, Blatter tak sependapat dengan opini tersebut. Kompetisi La Liga, yang dianggap hanya dikuasai Barcelona dan Real Madrid, justru dinilai lebih baik. Alasannya sederhana, enam pemain Spanyol masuk dalam FIFA World XI.
“Seharusnya La Liga menjadi kompetisi terbaik di dunia. Jika Anda melihat starting XI di Timnas Spanyol, hampir semuanya main di liga domestik. La Liga juga memiliki pemain lokal terbaik,” beber Blatter.
“Sementara Premier League merupakan liga ‘pasar’ terbaik di dunia. Mereka memiliki liga yang bagus, dengan pemain bagus di dalamnya,” lanjut Blatter.
“Tapi, ketika Anda tak melihat salah satu pemainnya tak masuk dalam jajaran terbaik, mungkin Anda perlu berpikir ada sesuatu yang harus diadaptasi,” tandasnya.
Blatter juga mengomentari kemenangan Lionel Messi dalam perebutan Ballon d’Or yang mampu menyingkirkan dua rekan setimnya, Andres Iniesta dan Xavi Hernandez.
“Messi adalah pesepakbola hebat dan individu yang baik. Dia sangat rendah hati,” tutup pria asal Swiss.
Drogba Mendambakan Gelar Liga Champions
December 1, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Chelsea masih belum mendapatkan gelar Liga Champions. Didier Drogba berharap trofi Eropa mampir ke Stamford Bridge musim ini. Ya, sejak memutuskan untuk merapat ke The Blues pada 2004 silam, Drogba memang sudah mengumpulkan tiga gelar Premier League, tiga trofi FA Cup dan dua Piala Liga. Namun ada satu yang belum didapatnya.
Drogba dan Chelsea belum pernah merasakan manisnya gelar Liga Champions. Prestasi terbaik The Blues adalah dengan mencapai final 2008. Sayang, ketika itu John Terry dkk ditumbangkan Manchester United lewat drama adu penalti.
Tahun ini, Inggris mendapatkan kesempatan menggelar final Liga Champions di Stadion Wembley. Skuad Chelsea tentu berharap dapat menembus partai puncak tahun ini. Syaratnya John Terry dan Frank Lampard segera sembuh dari cedera.
“Pertama, saya ingin semua pemain sembuh dari cedera. Sebab, dengan kenyataan itu, anda bisa berusaha mendapatkan semua gelar yang anda dambakan,” tegas Drogba, yang merupakan manta penyerang Marseille.
“Setelah itu, saya ingin melihat semua pemain Chelsea merayakan gelar Liga Champions di Stadion Wembley,” tandasnya.
Masih Berburu, The Blues Incar Gelandang Benfica
July 22, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Chelsea belum menghentikan perburuan di bursa transfer awal musim 2010/2011. Satu lagi nama pemain yang masuk daftar incaran.
Sepanjang pra-musim, tak sedikit pemain bintang yang dikaitkan dengan juara bertahan Premier League. Seperti dilaporkan Tribalfootball, Kamis (22/7/2010), bidikan kini mengarah pada gelandang milik jawara Portugal Benfica, Ramires.
Sebelumnya, gelandang internasional Brasil sempat dikabarkan menjadi target belanja klub kaya raya Manchester City. Namun sang agen membantah dan menegaskan belum ada pembicaraan dengan kubu Eastlands.
Tak ayal, rumor beralih pada The Blues. Demi memboyong Ramires ke Stamford Bridge, klub milik Roman Abramovich kabarnya sudah menyiapkan sejumlah dana cukup menggiurkan.
Ya, nominal 20 juta poundsterling masuk dalam proposal penawaran Ramires. Diharapkan, Benfica lebih memilih Chelsea ketimbang Bayern Munich dan Barcelona, yang juga tertarik meminang gelandang 23 tahun tersebut.




