Fergie Simpan Rooney ‘demi’ Laga Melawan Spurs

January 10, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Striker Manchester United Wayne Rooney tak diturunkan dalam laga melawan Liverpool karena belum siap tampil. Untuk laga melawan Tottenham Hotspur akhir pekan ini, Sir Alex Ferguson berharap sudah bisa memainkannya.

Minus Rooney, MU masih bisa menang 1-0 atas Liverpool dalam pertandingan babak ketiga Piala FA, Minggu (9/1/2011). Gol penalti Ryan Giggs di menit kedua meloloskan The Red Devils ke babak keempat untuk selanjutnya meladeni tantangan Southampton.

Rooney mengalami cedera engkel saat MU menang atas West Bromwich, 1 Januari lalu. Akibatnya, selain absen dalam laga MU kontra Liverpool, penyerang timnas Inggris itu juga tak bisa tampil saat rekan-rekannya menghadapi Stoke City pada 5 Januari silam.

Pemain 25 tahun ini sebenarnya bisa saja dipaksakan tampil dalam laga semalam. Tapi kondisinya yang belum pulih benar membuat Fergie tak mau mengambil risiko.

“Saya bisa saja menempatkannya di bangku cadangan, tapi tak ada gunanya,” tegas Fergie, seperti dikutip Sportinglife.

“Dia merasakan (sakit) lagi di hari Jumat dan di Sabtu pagi Anda bisa melihat reaksinya. Pada saat itu, kami bilang tidak (menurunkannya),” tambahnya.

Rooney pun akan menjalani perawatan lebih lanjut pada pekan ini untuk memulihkan cederanya. Dia diharapkan sudah fit untuk laga melawan Spurs di White Hart Lane, Minggu (16/1/2011).

Selain Rooney, Fergie juga berharap Nemanja Vidic sudah fit untuk laga tersebut. Sementara Edwin van der Sar kemungkinan masih akan absen karena terserang flu. Posisinya akan diisi oleh Tomasz Kuszczak.

Seumur Hidup Rooney untuk MU

January 1, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Wayne Rooney tak pernah menyesalkan keputusannya bertahan di Manchester United. Bahkan, striker internasional Inggris bertekad membela Setan Merah sepanjang umur kariernya.

Polemik di kubu United beberapa waktu lalu, terkait terungkapnya skandal seks yang diiringi penurunan performa Rooney, nyaris harus merelakan kepergian bomber 24 tahun tersebut.

Berkat tangan dingin pelatih Sir Alex Ferguson, Rooney memutuskan bertahan di Old Trafford setelah sepakat menandatangani kontrak dengan nilai baru. Dirinya sangat ingin mengembalikan ketajaman di depan gawang lawan, mengingat baru satu gol yang ditorehkan sepanjang 10 laga di musim ini.

“Saya melakukan semuanya dengan baik sejak kembali dan saya yakin akan mencetak gol lagi,” cetus Rooney.

Saat ditanya kelanjutan kiprahnya bersama United, Rooney pun berharap bisa membuktikan loyalitasnya seperti duo pemain veteran, Paul Scholes dan Ryan Giggs, yang berniat mengakhiri karier di Theatre of Dreams.

“Akankah saya di sini seumur hidup? Saya berharap demikian karena perpanjangan kontrak baru hingga saya memasuki 30 tahun nanti. Jadi, saya berharap bisa bertahan,” jelasnya.

“Tapi, saya ragu bisa melakukan apa yang sudah dipersembahkan Scholesy dan Giggs, di mana saya tidak berpikir memiliki tubuh yang layak bermain hingga usia seperti mereka.

“Sejak awal musim, berat melaluinya dengan semua yang terjadi. Tapi, saya merasa seperti akan pulih kembali dan memiliki ketajaman lagi. Saya baik-baik saja dan hanya butuh mencetak gol,” tandas mantan bintang Everton.

Liga Inggris, Berbatov Pertahankan Superioritas United

December 27, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Dua gol Dimitar Berbatov ke gawang Sunderland, Minggu (26/12/2010) malam sukses mempertahankan posisi Manchester United sebagai pemuncak klasemen Premier League. Bomber Bulgaria memang tengah on fire musim ini. Setelah mencetak lima gol pada kemenangan 7-1 atas Blackburn Rovers (27/11/2010), Berbatov kembali menjadi pahlawan Red Devils kala menjamu Sunderland.

Gol pertama Berbatov lahir di menit kelima, setelah memaksimalkan kerja sama Ryan Giggs dan Wayne Rooney. Diawali pergerakan Giggs menggiring bola sejauh 30 yard, Rooney menyambut operan gelandang veteran Wales dan melepaskan umpan silang terukur kepada Berbatov.

Berbatov, yang sudah menunggu di depan gawang, segera menanduk bola ke dalam gawang Craig Gordon dan membawa tuan rumah unggul 1-0. Lima menit berselang, giliran Rooney membuka peluang Red Devils. Sayang, tendangan striker Inggris masih melenceng beberapa senti dari mistar gawang. Peluang Berbatov, satu menit kemudian, pun belum berhasil menambah skor untuk kubu United, setelah bola membentur tiang gawang.

Pasukan Setan Merah terus berupaya menggempur pertahanan Sunderland sepanjang babak pertama. Meski demikian, United akhirnya hanya mampu ‘menutup’ 45 menit pertama dengan keunggulan 1-0.

Pada menit 57, mantan bintang Tottenham Hotspur kembali membubuhkan namanya di papan skor, usai menerima umpan matang Anderson. Ini merupakan gol ke-13 Berba sepanjang paruh pertama musim 2010/2011, menjadikan striker 29 tahun sebagai topskor sementara.

Meski begitu, terdapat sedikit kebingungan dalam proses gol kedua ini. Sejumlah pihak menyebut, bobolnya gawang Gordon untuk kedua kalinya diakibatkan ‘aksi’ gol bunuh diri Anton Ferdinand, yang salah mengantisipasi umpan Anderson.

Hingga wasit membunyikan peluit panjang terakhir, keunggulan 2-0 United tidak juga berubah.

Raihan tiga poin malam ini sukses mempertahankan Red Devils di puncak klasemen sementara. United saat ini memimpin Premier League dengan torehan skor 37 dari 18 pertandingan. Bukan hanya itu, United pun semakin berpeluang menyamai rekor Arsenal dengan melewati satu musim tanpa terkalahkan (2003/2004).

Di Piala Dunia Nanti, Rooney Siap Tampil Habis-habisan

May 25, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Manchester Laga Bola – Musim ini Wayne Rooney telah beberapa kali  ditimpa cedera yang membuat penampilannya terganggu. Meski demikian,  Wazza siap untuk tampil habis-habisan bagi Inggris di Piala Dunia nanti. Musim ini Rooney bisa dibilang sebagai pemain Manchester United yang paling bersinar. Selain sukses berperan sebagai mesin gol, eks Everton ini juga menjadi pemain kunci bagi The Red Devils.

Namun di balik penampilan apiknya itu, Rooney musim ini juga sering dihantam cedera yang membuat banyak pihak khawatir. Cedera ketika menghadapi Bayern Muenchen di Liga Champions dan juga ketika melawan Stoke City di partai terakhir Liga Primer adalah contohnya.

Baru-baru ini, Rooney kembali mengalami cedera, yakni dalam peratndingan persahabatan menghadapi Meksiko, Selasa (25/5/2010) dinihari WIB. Pelatih Fabio Capello memutuskan tidak menarik keluar pemain bernomor punggung sepuluh itu, karena jatah pergantian pemain sudah habis. Selepas laga Don Fabio mengatakan bahwa cedera Rooney tidak parah. Meski begitu dengan seringnya pemain kelahiran 24 Oktober 1985 itu cedera pada musim ini, tentunya hal tersebut harus menjadi perhatian.

Rooney sendiri mengaku tidak ingin memusingkan soal cedera yang dialaminya. “Pemain dituntut untuk tampil bagus di setiap laga dan bermain seperti biasanya. Jika ada hal seperti ini terjadi, yah itu ketidakberuntungan. Tapi kita harus berhadapan dengan hal-hal seperti ini,” ujar pemegang 58 caps untuk Inggris itu.

Di Afrika Selatan bulan depan, Rooney merupakan andalan utama bagi Inggris.

“Bagi saya, tuntutan untuk tampil bagus itu bukanlah tekanan. Saya hanya berusaha semaksimal mungkin setiap saya diberi kesempatan bermain.”

“Saya memang sedikit mengalami masalah dengan leher, tapi itu bakal sembuh dalam beberapa hari. Yang jelas saya merasa kondisi saya amat baik,” tuntas Wazza.

Rooney Tolak Menyerah Meski Mengunggulkan Chelsea

May 5, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Manchester Laga Bola – Wayne Rooney tak ragu-ragu menyebut Chelsea kini diunggulkan untuk meraih gelar juara Liga Inggris musim ini. Namun, kalau urusan menyerah, Rooney menolak untuk melakukannya. Liga Inggris tinggal menyisakan satu pekan lagi dan Chelsea saat ini masih memimpin klasemen dengan keunggulan satu angka atas Manchester United. The Blues tinggal butuh kemenangan atas Wigan Athletic di pekan terakhir supaya trofi juara akan menjadi milik mereka.

Sementara Chelsea bertanding melawan Wigan, MU akan menjamu Stoke City. The Red Devils juga tak boleh gagal memenangi laga ini jika ingin harapan menjuarai liga tetap ada.

“Kami tahu jika Chelsea adalah favorit juara dan trofi tersebut sudah hampir mereka genggam. Tetapi, saya harap kami bisa memenangi pertandingan kami dan memberi mereka tekanan,” ujarnya.

Rooney kemudian memberikan contoh ketika MU menjadi juara pada musim 2007/08. Kala itu, sama seperti musim ini, persaingan antara MU dan Chelsea harus ditentukan sampai pekan terakhir.

‘Setan Merah’ akhirnya keluar sebagai juara setelah meraih kemenangan 2-0 atas Wigan. Sementara ‘Si Biru’ malah ditahan imbang 1-1 oleh Bolton Wanderers.

“Kami ingat dua tahun lalu di mana kami harus menang dan Chelsea berada di dalam tekanan. Mereka harus memenangi laga terakhir mereka dan mereka malah gagal. Saya harap, hal itu terjadi lagi kali ini,” tutup Rooney.

Cedera, Rooney Tidak Dipaksa Untuk Bisa Segera Main

April 9, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Manchester Laga Bola – Wayne Rooney yang belum sembuh benar dari cedera tetap diturunkan saat Manchester United menghadapi Bayern Munich. Sir Alex Ferguson membantah telah menekan tim medis untuk menyatakan kesembuhan penyerangnya itu. Rooney secara mengejutkan masuk dalam starting line-up MU setelah sebelumnya ditegaskan bahwa dia tidak mungkin dapat tampil karena masih cedera. Hebatnya lagi, striker 24 tahun ini dipasang sebagai striker tunggal di laga yang dihelat di Old Trafford, Kamis (8/4/2010) dinihari WIB itu.

Roo terlihat terpincang-pincang di engkel yang sama yang terkena cedera di babak pertama. Ia akhirnya ditarik di awal babak kedua dan digantikan John O’Shea untuk menambal lubang yang ditinggalkan Rafael akibat kena kartu merah.

“Saya tidak pernah memaksa staf medis terhadap sesuatu apapun,” tegas Ferguson.

“Pekerjaan mereka sudah cukup sulit. Ini penting bahwa mereka membuat keputusan-keputusan tepat terkait kebugaran para pemain. Mereka membuat keputusan tepat. Tim medis tidak melihat ada masalah (terkait Rooney).”

Fergie mengaku bahwa Rooney-lah yang ngebet ingin main. Meskipun pada akhirnya dia kembali mengalami cedera namun diturunkanya Rooney dinilai lebih mengangkat kepercayaan diri tim.

“Wayne sangat ingin untuk bisa bermain dan itu berdampak pada semua orang. Ini mengangkat mereka semua,” lugas Fergie.

Meskipun Rooney kembali mengalami cedera, tapi dipastikan top skorer sementara Liga Inggris itu tetap akan dapat turun di derby Manchester menghadapi Manchester City, 17 April.

Tiga Perjudian Di Manchester United

April 8, 2010 by Administrator · 1 Comment 

Manchester Laga Bola – Ada tiga perjudian yang digelar oleh manajer Manchester United Sir Alex Ferguson kala menghadapi Bayern Munich di leg 2 perempatfinal Liga Champions. Apa saja dan apa hasilnya? Perjudian pertama yang dilakukan oleh Fergie adalah menerjunkan Wayne Rooney sebagai starter dalam pertandingan yang dipanggungkan di Stadion Old Trafford, Kamis (8/4/2010) dinihari WIB itu.

Padahal, Rooney masih dalam proses penyembuhan cedera engkel yang menderanya dari laga pertama kontra Bayern. Meski cukup membuat pertahanan Bayern fokus padanya, peran Rooney di lapangan pun tidak terlalu signifikan karena kendala fisik. Rooney lantas ditarik di awal babak kedua untuk digantikan John O’Shea. Selain karena nyaris tidak dapat bergerak, MU juga butuh bek untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Rafael akibat kartu merahnya.

Seusai pertandingan, Fergie menyatakan kalau cedera Rooney tak serius dan para fans MU serta Inggris pun bernapas lega. Untuk perjudian yang pertama ini, Fergie tidak bisa dibilang gagal, meski juga tak layak dikatakan sukses. Perjudian lain Fergie adalah keberaniannya menerjunkan dua pemain muda dalam formasi starting XI, yakni Darron Gibson dan Rafael. Rapor dari dua perjudian ini dapat disebut berimbang, satu sukses dan satu gagal.

Untuk pilihannya kepada Gibson, Fergie melakukan hal yang tepat. Gelandang muda berbakat dengan tendangan keras itu sukses membuka keunggulan MU saat laga baru berusia tiga menit.

Sepanjang pertandingan, penampilan Gibson juga tak buruk. Meski kemampuannya dalam menggalang serangan masih harus diasah, pemuda 22 tahun itu cukup mampu menjalani peran yang selama ini diemban Paul Scholes.

Beda dengan Gibson yang cukup apik, perjudian Fergie dengan Rafael layak disebut gagal. Bek asal Brasil itu tampil agresif, tapi beberapa kali membuat kesalahan atau pelanggaran tak perlu, terutama saat bertahan. Rafael memang cukup berperan dalam set-up gol pertama MU yang dicetak Gibson, tapi kartu merahnya di menit 50 jelas membuat ‘Setan Merah’ terpuruk lebih dalam.

Bayern yang tengah mengejar gol kedua dalam posisi tertinggal 1-3, sejak saat itu pun mulai menekan dan mengurung Rio Ferdinand cs. Akhirnya, bencana buat MU tak terelakkan kala Arjen Robben menjadikan skor 2-3 lewat golnya di menit 74. Rafael tampaknya belum cukup kuat menanggung beban mental dari pertandingan sekrusial itu. Dengan usia masih 19 tahun, ‘hijau’-nya Rafael tak bisa disembunyikan dan itu justru menjadi salah satu titik lemah MU.

‘Ketajaman’ OG di MU Kalah dari Rooney

February 8, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Jakarta Laga Bola – Dilihat dari kontribusi golnya, Wayne Rooney adalah andalan yang paling diutamakan Manchester United di Liga Primer musim ini. Keunikanya, tepat di belakang Rooney ada “sosok” lain yang bahkan lebih tajam dari Dimitar Berbatov. Total sudah 21 kali Rooney menjebol gawang klub-klub Premiership musim ini. Jumlah itu bukan hanya yang terbanyak di Liga Primer, tapi juga di MU.

Gol terbaru penyerang Inggris tersebut dibuat ketika MU menghantam Portsmouth 5-0 akhir pekan lalu. Rooney membuka pesta gol itu sebelum empat gol lain lahir.

Meski ‘Setan Merah’ menang lima gol tanpa balas atas Pompey, di atas kertas hanya dua orang pemain MU saja yang bikin gol: Rooney dan Dimitar Berbatov. Tiga lainnya tercatat sebagai gol bunuh diri pemain Pompey.

Jumlah tiga gol bunuh diri dalam sebuah laga Liga Primer tersebut dicatat The Sun sebagai sebuah hal yang kali pertama terjadi semenjak tujuh tahun terakhir.

Hal serupa sebelumnya hadir pada Februari 2003 ketika pemain Sunderland tiga kali menyarangkan bola ke gawang sendiri, dalam kemenangan 3-1 untuk Charlton.

Untuk MU, tambahan tiga “gol bunuh diri” dari para pemain Pompey itu membuat mereka musim ini sudah sembilan kali diuntungkan dengan kekeliruan lawan mengirim si kulit bundar ke gawang sendiri. Jumlah tadi sekaligus menjadi yang terbanyak di antara tim-tim Liga Primer lainnya.

Jumlah sembilan “gol bunuh diri” alias Own Goals (OG) untuk MU itu sendiri adalah topskorer kedua Red Devils, di bawah Rooney dan di atas Berbatov (delapan gol).