Kurangnya Winter Break Pengaruhi Inggris

July 21, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson menilai kegagalan Inggris di kompetisi internasional terjadi karena kurangnya winter break di kompetisi domestik. Untuk itu ia berharap kompetisi memberikan libur musim dingin yang cukup. Kompetisi domestik Inggris dikenal sangat padat. Ada tiga kejuaraan yang harus diikuti oleh para kontestan yakni liga, Piala FA, dan Piala Liga. Beberapa klub juga masih punya kewajiban untuk melakoni kompetisi Eropa.

Hal ini berimbas pada penampilan tim nasional Inggris di turnamen internasional. Para pilar The Three Lions sudah tidak dalam kondisi bugar. Akibatnya prestasi St. George Cross juga tidak maksimal. Bahkan Inggris pun sempat absen di Euro 2008 akibat gagal lolos kualifikasi.

Jadwal yang sangat padat merupakan salah satu “kambing hitam” dari buruknya penampilan “Tiga Singa”.

“Musim di Inggris sungguh melelahkan. Di bulan Desember kami harus bermain delapan hingga sembilan kali di periode terburuk di setiap tahun. Lapangan lebih berat, cuaca lebih buruk, dan memasuki paruh kedua musim klub akan mendapati para pemainnya menderita cedera. Namun karena (di paruh kedua) setiap laga sangat penting, maka mereka terpaksa tetap tampil,” ujar Ferguson seperti dikutip dari Guardian.

“Dan ketika mereka mengakhiri musim dan menghadapi turnamen besar seperti Piala Dunia atau Piala Eropa, kondisi mereka sudah tidak 100 persen lagi. Mereka membutuhkan istirahat yang bisa memulihkan energi mereka,” tandas manajer MU itu.

Pria Skotlandia tersebut memberi contoh kompetisi di Jerman yang memiliki periode libur musim dingin yang cukup. “Jerman selalu libur selama sebulan di Januari dan mereka selalu bisa berprestasi di Piala Dunia melebihi ekspektasi,” imbuh Fergie.

Ferguson pun berharap kompetisi di Inggris bisa menerapkan jadwal yang lebih baik dan kompetisi tidak hanya tunduk pada selera pasar semata.

“Karena akar dari kompetisi ini dan juga tuntutan dari televisi untuk adanya tayangan (pertandingan) di setiap pekan, maka wacana soal libur musim dingin yang pertama kali saya katakan 30 tahun silam di Skotlandia dan sudah mereka lakukan sejak saya bekerja di Inggris, ternyata tidak ada realisasinya di sini.”

“FA harus memberikan yang terbaik untuk mendukung Inggris mendapatkan hasil maksimal di Piala Dunia. Mereka harus sadar bahwa kondisi seperti ini justru merugikan Inggris sendiri kala harus tampil di Piala Dunia,” tuntas manajer kelahiran 31 Desember 1941 itu.

MU Kalah, Sir Alex Salahkan Wasit

July 21, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Kekalahan dari Chelsea dianggap menjadi faktor besar kegagalan Manchester United mempertahankan gelar juara. Sir Alex Ferguson mengklaim timnya telah dirugikan atas kinerja wasit yang buruk. Impian MU untuk meraih titel juara keempatnya secara beruntung terpaksa buyar. Chelsea memenangi laga terakhir melawan Wigan sukses merebut gelar dengan keunggulan hanya satu angka saja dari tim ‘Setan Merah’ yang di partai lainnya juga memenangi pertandingan.

Akan tetapi Ferguson menilai kegagalan timnya itu akibat dua kekalahan yang diderita atas sang juara yang disebabkan oleh keputusan wasit yang salah. Di laga pertama yg digelar 9 November 2009, MU takluk 1-0 lewat tandukan John Terry yang meneruskan tendangan bebas Frank Lampard. Padahal menurut Fergie gol itu tidak sepatutnya terjadi karena proses Chelsea mendapatkan tendangan bebas diragukan keabsahannya. Tendangan bebas itu diberikan wasit Mark Atkinson karena Darren Fletcher dinilai sudah melanggar Ashley Cole.

“Dewi Fortuna” juga tampak tidak memihak MU di laga kedua yang berlangsung 3 April silam. Di laga tersebut Wayne Rooney dkk. kalah 1-2 di depan publiknya sendiri.

“Sang Pengadil”, Mike Dean membuat keputusan yang kurang tepat dengan tidak memberikan penalti ketika dua pemain MU dua kali dijatuhkan tim lawan di kotak terlarang. Plus mengesahkan satu-satunya gol MU yang dicetak Frederico Macheda yang dalam prosesnya sempat terkena tangan dia.

Memang sang wasit dan asistennya yang memimpin pertemuan terakhir kedua kubu lantas “dibuang” ke divisi Championship. Namun, hal itu tidak mengubah hasil pertandingan dan membuat Chelsea memimpin kompetisi dan akhirnya keluar sebagai pemenang.

“Saya pikir ada dua atau tiga keputusan yang melawan kami, keputusan wasit yang membunuh kami di kedua laga tersebut,” klaim Ferguson di Guardian.

“Kami hanya butuh satu poin saja, jika kami berhasil menang di salah satu saja kami pasti bisa juara,” pungkas dia.

Bukan Uang Yang Dicari Mourinho, Tapi Tantangan

May 24, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Milan Laga Bola – Real Madrid diyakini akan memberi Jose Mourinho bayaran lebih besar dibanding saat di Inter Milan. Namun itu tak berarti sang pelatih pergi karena uang, soalnya Mourinho hengkang karena mencari tantangan. Usai mengantar Inter Milan memenangi Liga Champions, yang sekaligus menggenapi treble winners, Mourinho memberi indikasi kuat kalau dia akan angkat kaki dari Giuseppe Meazza. Seperti sudah ramai diberitakan sebelumnya, klub yang akan dia tuju adalah Real Madrid.

Marca menyebut kalau Los Merengues sudah menyiapkan kontrak berdurasi empat tahun untuk pelatih asal Portugal itu, termasuk bayaran 10 juta euro setiap musimnya. Terkait santernya kabar Mourinho bakal pergi ke Madrid, bos besar Nerazzurri, Massimo Moratti, mengindikasikan kalau dirinya tak bisa berbuat apa-apa soal hal tersebut. Satu hal yang dia yakini adalah kalau kepergian pelatih yang sudah memberinya lima gelar dalam kurun dua tahun itu bukan karena alasan finansial.

“Mungkin ada cara lain untuk mempertahankan Mourinho. Tapi saya pikir dia tertarik dengan tantangan yang ada, petualangan baru. Tahu sedikit, tak terlalu banyak, saya pikir inilah yang membuat menarik, bukan uangnya,” ucap Moratti di AS.

Mourinho memang punya ambisi besar untuk ‘menaklukkan’ Eropa. Beberapa waktu lalu dia bertekat untuk merebut gelar juara di kompetisi liga terbaik Eropa, kondisi di mana dia kini sudah setengah jalan usai memberi titel juara buat Chelsea dan Inter Milan.

“Mourinho punya opsi di kontraknya, jadi dia bisa saja pergi,” tutup taipan minyak berusia 65 tahun itu.

Sir Alex Ferguson : “Mourinho Bukan Lawan Tangguh”

May 24, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

MANCHESTER Laga Bola – Kesuksesan yang diraih Jose Mourinho bersama Inter Milan musim ini ternyata tidak mambuat Sir Alex Ferguson terlalu salut. Kenapa?

Terkenang pada ‘masa perang’ dengan The Special One di kancah Premier League beberapa lalu, Fergie-panggilan Ferguson-mengaku tidak terlalu memperhitung kemampuan pria asal Portugal itu. Menurutnya masih ada lawan yang lebih tangguh.

“Mourinho bukan lawan paling tangguh yang pernah saya temui selama melatih United. Dia hanya berada di posisi ketiga,” ujar Ferguson.

Lantas, siapakah yang dianggap paling tangguh oleh pelatih asal Skotlandia itu?

“Arsene Wenger, dia akan selalu seperti itu. Lalu George Graham,” pungkasnya.

Wenger diketahui berhasil menaklukan panji kekuasaan The Red Devils di tanah Britania pada 1998 dan 2004. Jauh sebelum itu Graham juga berhasil mempecundangi United dengan menyabet gelar juara Premier League pada 1989 dan 1991.

Tapi bukankah Mourinho juga berhasil meruntuhkan dominasi Gary Neville dkk dengan meraih gelar pada 2005 dan 2006.

Jenuh Jadi Cadangan, Ben Foster Siap Hengkang

May 6, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Manchester Laga Bola – Kiper nomor tiga Manchester United, Ben Foster, rupanya sudah jengah terus-terusan di bangkucadangkan. Ia mengisyaratkan akan hengkang jika ada klub lain yang meminatinya. Foster menampilkan penampilan fluktuatif dalam dua musim terakhir. Pada musim lalu, kiper internasional Inggris ini banyak mendapat pujian lantaran menjadi pemain kunci MU dalam memenangi final Piala Carling 2009 melawan Tottenham Hotspur.

Tak ayal, Foster pun banjir pujian. Sir Alex Ferguson bahkan tak ragu menyebutnya kelak akan menjadi pengganti Edwin van der Sar, plus kiper utama timnas Inggris di Piala Dunia 2010. Namun musim ini tampak tidak terlalu baik buat Foster. Kiper berusia 27 tahun itu justru gagal membalas seluruh pujian yang diberikan kepadanya. Ia tampil buruk bahkan membuat kesalahan di beberapa pertandingan dan itu membawanya kembali ke bench.

Sejak November Foster baru tampil sekali buat skuad utama ‘Setan Merah’. Belakangan ia malah bermain di skuad reserve MU ketika memenangi titel tim reserve melawan Aston Villa. Situasi yang demikian jelas tidak membuat Foster yang ingin bermain rutin tidak puas. Maka dari itu, ia menegaskan siap hengkang jika klub berniat menjualnya.

“Anda tidak pernah ingin keluar dari Old Trafford. Jika Anda meninggalkan klub ini, Anda hanya akan hancur,” ungkap Foster kepada The Sun.

“Tapi saya hanya ingin bermain sepakbola. Saya tidak tertarik untuk duduk saja (di bangku cadangan) dan saya akan pergi jika klub ingin menjual saya,” tegas dia.

“Jika mereka senang memperoleh tawaran maka Anda harus membaca kalimat-kalimatnya dan menyadari bahwa ternata Anda tidak terlalu dibutuhkan. Itu tidak akan menjadi akhir dunia buat saya,” demikian Foster.

MU ‘Hidup’ di Sepuluh Menit Terakhir

April 29, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Manchester Laga Bola – Bagi tim yang berhasil menahan atau unggul lebih dulu dari Manchester United, sebaiknya jangan cepat puas. Sebab, “Setan Merah” bakal hidup di sepuluh menit terakhir.

Seperti dikutip dari situs resmi MU, musim ini tim asuhan Sir Alex Ferguson itu mencetak 27 gol di sepuluh menit terakhir laga. Beberapa contoh di antaranya adalah ketika gol Paul Scholes di masa injury time mengkandaskan Manchester City 1-0, atau ketika MU mengatasi Tottenham Hotspur 3-1.

Bila dibuat perincian, MU bakal mengerikan di seperempat jam terakhir di setiap babak. Di kurun waktu menit ke-30 hingga 45 atau 75 hingga 90 merupakan saat “favorit” bagi pasukan Old Trafford untuk mencetak gol.

Di menit ke-30 hingga 45, MU mencetak 19 gol. Bandingkan dengan 11 gol yang terjadi di menit ke-0 hingga 15 atau sembilan gol di menit ke-15 hingga 30.

Di sepertiga akhir babak kedua gol yang ditorehkan Setan Merah meningkat hampir dua kali lipat, yakni 34 gol. Sementara itu menit ke 45 hingga 60 adalah 23 gol dan menit ke-60 hingga 75 adalah 20 gol.

“Faktor pengalaman telah membantu kami melakukan semua ini. Kami selalu berusaha mencetak gol cepat. Namun kami juga paham bahwa gol itu juga bisa baru tiba di menit terakhir, seperti ketika melawan Tottenham dan City,” demikian tukas pemain senior Ryan Giggs.

“Kami harus bermain dengan gaya kami sendiri dan percaya dengan kemampuan kami,” tuntas pemain sayap kiri itu.

Sir Alex Tetap Percaya Berbatov

April 10, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Manchester Laga Bola – Meski belakangan penampilannya kurang bersinar, Dimitar Berbatov tetap dipercaya oleh Sir Alex Ferguson. Striker Bulgaria itu akan didapuk sebagai ujung tombak utama Manchester United untuk menghadapi Blackburn Rovers. Sebuah kesempatan buat Berbatov untuk membuktikan diri kembali datang ketika MU melawat ke Ewood Park, Minggu (11/4/2010) guna melawan Rovers.

Rooney yang masih dibebat cedera engke,l dipastikan tidak akan memperkuat The Red Devils. Posisinya akan dipercayakan kepada Berbatov walau performanya dinilai kurang memuaskan.

Selama menggantikan peran Rooney, performa Berba tergolong tak bagus-bagus
amat. Dalam dua laga terakhir misalnya, Berba gagal tampil cemerlang saat melawan Chelsea, akhir pekan lalu dan tampil kurang maksimal ketika MU disingkirkan Bayern Munich, midweek ini.

Meski demikian, Fergie masih meyakini kualitas Berba. Striker 29 tahun ini sebenarnya bagus namun karena desakan taktik striker tunggal di MU maka mau tidak mau Berba harus rela dipinggirkan.

“Ya, saya masih percaya dia. Dia adalah pemain yang bagus dan jelas tak ada alasan mengapa kita meragukan itu,” seru Ferguson yang dikutip Soccernet.

“Dimitar, dia telah bermain dengan baik di banyak pertandingan tapi kami memilih untuk bermain dengan satu striker.”

Sejak diboyong ke Old Trafford, Berbatov telah mencetak 21 gol dari 59 kali penampilannya di Liga Premier. Dua belas gol diantaranya dicetak Berba musim ini.

Cedera, Rooney Tidak Dipaksa Untuk Bisa Segera Main

April 9, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Manchester Laga Bola – Wayne Rooney yang belum sembuh benar dari cedera tetap diturunkan saat Manchester United menghadapi Bayern Munich. Sir Alex Ferguson membantah telah menekan tim medis untuk menyatakan kesembuhan penyerangnya itu. Rooney secara mengejutkan masuk dalam starting line-up MU setelah sebelumnya ditegaskan bahwa dia tidak mungkin dapat tampil karena masih cedera. Hebatnya lagi, striker 24 tahun ini dipasang sebagai striker tunggal di laga yang dihelat di Old Trafford, Kamis (8/4/2010) dinihari WIB itu.

Roo terlihat terpincang-pincang di engkel yang sama yang terkena cedera di babak pertama. Ia akhirnya ditarik di awal babak kedua dan digantikan John O’Shea untuk menambal lubang yang ditinggalkan Rafael akibat kena kartu merah.

“Saya tidak pernah memaksa staf medis terhadap sesuatu apapun,” tegas Ferguson.

“Pekerjaan mereka sudah cukup sulit. Ini penting bahwa mereka membuat keputusan-keputusan tepat terkait kebugaran para pemain. Mereka membuat keputusan tepat. Tim medis tidak melihat ada masalah (terkait Rooney).”

Fergie mengaku bahwa Rooney-lah yang ngebet ingin main. Meskipun pada akhirnya dia kembali mengalami cedera namun diturunkanya Rooney dinilai lebih mengangkat kepercayaan diri tim.

“Wayne sangat ingin untuk bisa bermain dan itu berdampak pada semua orang. Ini mengangkat mereka semua,” lugas Fergie.

Meskipun Rooney kembali mengalami cedera, tapi dipastikan top skorer sementara Liga Inggris itu tetap akan dapat turun di derby Manchester menghadapi Manchester City, 17 April.