Misi Balas Dendam Portugal!

November 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Selain duel Inggris kontra Prancis, laga seru juga bakal terhampar di laga ujicoba antara Portugal versus juara Eropa & dunia, Spanyol, Kamis (18/11/2010) dini hari WIB. Misi balas dendam Portugal menjadi daya tarik utama di laga kali ini.

Duel melawan Spanyol memang menyisakan luka bagi Portugal. Betapa tidak, La Furia Roja adalah tim yang menyingkirkan Selecao das Quinas di babak 16 besar Piala Dunia 2010 lalu, lewat gol tunggal David Villa.

Kini, Ronaldo dkk berpeluang menuntaskan dendam tersebut saat menjamu Spanyol di Lisbon. Meski menolak menyebut laga ini sebagai ajang pembalasan dendam, namun pemain termahal dunia ini tak ingin kejadian menyakitkan seperti kemarin kembali terjadi di hadapan pendukung sendiri.

“Spanyol adalah juara dunia dan kami sangat antusias menghadapi laga ini. Kami akan bermain di depan pendukung kami dan saya yakin stadion akan penuh sesak yang membuat atmosfer pertandingan menjadi indah,” ujar Ronaldo.

“Saya tak berpikir kekalahan kami di Afsel menjadi duri dalam tim. Di sepak bola, anda bisa menang dan juga kalah. Kami akan tampil dan menikmati duel menghadapi tim terbaik dunia,” lanjut bintang Real Madrid ini.

Spanyol Tanpa Mata, Portugal Tanpa Coentrao

November 16, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola - Portugal dan Spanyol sama-sama kehilangan beberapa pemain jelang laga antara kedua tim tengah pekan ini. Portugal tak bisa memainkan Fabio Coentrao, sementara Spanyol bakal tanpa Juan Mata.

Seperti diberitakan Reuters, Coentrao dan pemain sayap Silvestre Varela dicoret dari skuad untuk laga ujicoba Rabu (17/11/2010) nanti akibat cedera. Coentrao yang tampil bagus bersama Benfica di liga domestik dan Liga Champions mengalami cedera lutut hari Minggu lalu.

Sementara Varela, yang sudah menyumbang enam gol untuk FC Porto musim ini, mengalami cedera otot paha. Pelatih Paulo Bento pun memutuskan untuk memanggil Miguel Veloso dan Paulo Machado untuk menggantikan keduanya.

Sementara itu dari kubu Spanyol, Juan Mata tak bisa disertakan ke dalam skuad karena dibekap cedera lutut. Ada memar di lutut kanannya, demikian dikatakan Valencia di dalam situs resminya.

Mata pun tak hanya tak bisa dimainkan dalam laga melawan Portugal, tapi juga diragukan untuk bisa dimainkan Valencia akhir pekan ini, di mana El Che bakal bermain melawan Villarreal.

Setelah Spanyol, Sekarang Giliran Arsenal

July 31, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Arsene Wenger terus menahan Cesc Fabregas. Sang manajer Arsenal memberi sang kapten sebuah tantangan. Cesc sudah berhasil membawa Spanyol juara dunia. Kini saatnya ia membawa The Gunners juara. Rumor soal kepindahan Fabregas ke Barcelona memang tidak terdengar se-intens beberapa pekan silam. Meski begitu, bila mengingat bursa transfer musim panas yang baru berakhir sekitar sebulan lagi, maka segalanya masih bisa terjadi.

Arsenal terus berusaha untuk menahan Fabregas. Kini salah satu hal yang menjadi ‘modal’ untuk mengikat pemain kelahiran 4 Mei 1987 itu adalah sebuah tantangan. Arsenal sudah puasa gelar sejak lima musim terakhir. Wenger mengharapkan agar Cesc bisa menularkan kisah sukses juara dunia kepada tim London Utara.

“Ia sekarang masih berusia 23 tahun dan baru saja memenangi Piala Dunia. Kini pencapaian terbesar baginya adalah bila dia berhasil membantu klub ini untuk meraih gelar juara,” tukas Wenger.

“Bagi kami sangat penting untuk fokus pada target yang kita miliki bersama. Sikap dan semangat yang ada dalam skuad saat ini sungguh luar biasa dan Cesc Fabregas bisa membantu kami untuk mencapai target itu.”

Meski terus diguncang rumor, Wenger tetap percaya sepenuhnya bahwa Fabregas memiliki komitmen terhadap tim Gudang Peluru. Salah satu bentuk kepercayaan itu adalah tetap memberikan jabatan kapten tim kepada pemain yang bergabung sejak tahun 2003 itu.

“Saya selalu mengatakan bahwa Cesc Fabregas merupakan kapten kami untuk musim depan dan kami ingin dia tetap di sini. Meski banyak spekulasi beredar di sepanjang musim lalu dan musim panas ini, tidak ada yang berubah,” tukas manajer asal Prancis itu.

Tim ‘Gudang Peluru’ telah beberpa kali berpisah dengan pemain bintang yang memiliki pengaruh besar pada tim, Thierry Henry dan Patrick Vieira misalnya. Khusus untuk Fabregas, Wenger benar-benar tidak ingin kehilangan pemain binaan akademi Barcelona itu.

“Lihatlah durasi kontraknya di mana baru berakhir sekitar lima-enam tahun lagi. Ketika kontrak ditandatangani, itu berarti kami berkomitmen untuk pemain tersebut, memberikan gaji yang sepadan dengan kualitasnya, dan terus menjaganya agar tetap di sini apa pun yang terjadi,” kata manajer berjuluk The Professor itu.

Wenger pun memperingatkan kepada para klub peminat Fabregas agar mengurungkan niatnya. “Kami tidak dalam proses negosiasi. Jika Anda akan membeli rumah saya dan saya tak menjualnya, apakah Anda tetap akan bernegosiasi dengan saya?” tutup dia.

Selain Madrid, Spanyol Juga Kehilangan Raul

July 27, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Raul Gonzalez tak cuma jadi legenda Real Madrid karena dia juga merupakan salah satu pemain terbesar Spanyol. Kepergiannya dari Los Merengues bahkan sampai mengundang komentar dari Raja Spanyol.

Setelah 16 tahun menetap di Santiago Bernabeu, Raul Gonzalez Blanco akhirnya mengucap kata perpisahan buat Real Madrid. Dengan usia yang sudah 33 tahun dan posisi yang makin tersingkirkan oleh banyak pemain muda, sang striker memutuskan tak lagi memperpanjang kontrak.

Keputusan hengkang Raul dari Madrid jadi pemberitaan besar di Spanyol. Meski dalam beberapa tahun ke belakang dirinya tak lagi jadi langganan timnas, pesepakbola yang sempat membela Atletico Madrid itu jadi striker yang sangat disegani kawan dan lawannya.

Maka saat kemarin dia resmi menanggalkan seragam putih bernomor punggung tujuh, banyak pemain, mantan pemain dan bahkan petinggi klub menyanjung tinggi pemilik 102 caps untuk La Furia Roja itu. Seakan tak mau ketinggalan, Raja Spanyol, Juan Carlos I, juga ikut mengucap salam perpisahan buat Raul.

Dikutip dari Marca, Raja Juan Carlos secara pribadi menelepon Raul sesaat setelah melakukan pesta perpisahan di Santiago Bernabeu. Dalam kesempatan tersebut, Juan Carlos I mengungkapkan kekagumannya pada sosok Raul sekaligus mendoakan keberuntungan di klub barunya.

Sang Raja juga mengucap terimakasih pada Raul atas kontribusi besar yang sudah dia berikan pada Madrid dan timnas Spanyol.

Hingga saat ini belum dipastikan kemana Raul bakal melanjutkan karir sepakbolanya, meski santer beredar kabar kalau dia lebih memprioritaskan Liga Jerman dan Liga Inggris.

“Paul Bukan Jaminan”

July 12, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Kontroversi ramalan Paul sang gurita peramal, tidak sepenuhnya diyakini suporter setia Spanyol. Kendati Paul sudah mengatakan Spanyol pemenangnya, tapi fans Matador belum meyakini itu.

Sekelompok fans Spanyol yang ditemui saat berkumpul di depan Hotel Da Vinci, Johannesburg, mengaku cukup gembira dengan ramalan yang menyebutkan Iker Casillas dkk akan keluar sebagai juara. Tapi, mereka belum sepenuhnya yakin karena Belanda adalah tim yang kuat.

“Paul tidak boleh membuat kami senang sebelum bertanding. Belanda adalah tim kuat yang bisa saja mengalahkan Spanyol. Tapi, saya cukup optimistis Spanyol akan menjadi juara,” tegas Angelique yang datang jauh dari Barcelona untuk mendukung Spanyol.

Mandulnya Fernando Torres di Piala Dunia 2010 ini, juga diyakini mereka akan terbayar di final. Bagi para fans Spanyol, Torres tetaplah yang terbaik dan El Nino akan membuktikannya dengan mencetak gol kemenangan ke gawang Belanda.

“Torres memang belum maksimal sejak babak kualifikasi. Dia seharusnya bisa mencetak gol ketika lawan Jerman, tapi Pedro urung memberinya umpan. Torres punya tradisi mencetak gol di laga final, saya yakin itu,” lanjutnya sambil berteriak nama Fernando Torres bersama rekan-rekannya.

Warga Afsel Lebih Condong ke Spanyol

July 12, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Pernah memiliki sejarah suram dengan Belanda, membuat warga Johannesburg lebih mendukung Spanyol sebagai pemenang laga final Piala Dunia 2010.

Warga pribumi Afrika Selatan memang cukup lama merasakan penderitaan di bawah politik Apartheid yang dicetuskan oleh pemerintahan Belanda ketika itu. Hingga baru pada tahun 1994, Afsel bisa melepaskan diri menjadi negara demokratis yang bebas.

Perjalanan sejarah suram itu membuat rakyat Afsel memberikan dukungannya kepada Tim Matador. Namun, kebanyakan dari mereka juga menyebut jika kans Spanyol lebih besar ketimbang Belanda.

“Spanyol jelas lebih baik daripada Belanda. Kami tidak menyebut karena hubungan sejarah, tapi fakta di lapangan mengatakan demikian. Ya, memang Belanda pernah menguasai Afsel, dan itu sedikit membuat kami tidak terlalu respek dengan Belanda,” jelas seorang warga Wisedom.

Sementara berdasarkan pantauan, jumlah pendukung kedua tim yang berada di Johannesburg relatif berimbang. Belum ada konsentrasi massa pendukung yang terpusat. Mereka cenderung membentuk grup kecil dengan berjalan kaki atau menggunakan mobil.

Spanyol Samai Catatan Jerman 1974

July 12, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Keberhasilan Spanyol menjadi juara dunia tahun 2010 membuat mereka menyamai catatan Jerman (Barat) kala mengawinkan gelar Eropa dengan gelar dunia tahun 1974.

Spanyol berhasil menahbiskan diri sebagai tim terbaik sejagat usai menundukkan Belanda 1-0 berkat gol Andres Iniesta dalam laga final di Soccer City Stadium, Senin (12/7/2010) dinihari WIB.

Hasil ini melebihi pencapaian Spanyol dua tahun lalu ketika mereka sukses meraja di Piala Eropa 2008 di Swiss dan Austria. Saat itu, El Matador mengempaskan Jerman 1-0 di laga puncak.

Keberhasilan Spanyol mengawinkan gelar Eropa dan dunia membuat mereka menjadi tim kedua usai Jerman (Barat) melakukannya tahun 1974. Setelah menjuarai Piala Eropa 1972, Der Panzer sukses menjuarai Piala Dunia 1974 di depan publik sendiri.

Untuk negara yang berhasil mengawinkan gelar Eropa dan dunia dalam jeda dua tahun, Spanyol bergabung dengan Jerman Barat dan Prancis. Yang terakhir ini melakukannya pada tahun 2000.

Namun untuk Prancis, urutannya terbalik dari yang dilakukan Jerman Barat dan Spanyol. Les Bleus juara dunia dulu, yakni tahun 1998, baru juara Eropa tahun 2000.

“Seluruh Warga Belanda Harus Bangga”

July 12, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Betapa kecewanya Wesley Sneijder kala Belanda takluk atas Spanyol di final Piala Dunia 2010. Si pemain pun gagal menutup musimnya dengan sempurna.

Bersama Inter Milan, Sneijder sudah mendapatkan segalanya. Musim 2009-10, eks Real Madrid itu sukses menyabet tiga gelar bergengsi; Scudetto, Coppa Italia dan Liga Champions.

Namun sederet sukses itu menjadi semacam motivasi buat Sneijder yang lantas membidik trofi Piala Dunia untuk yang pertama buat De Oranje. Apalagi Belanda memiliki semua syarat untuk menjadi juara: pemain berkualitas dan jejak rekam bagus di kualifikasi.

Belanda sontak menjadi unggulan di Afrika Selatan. Ekspektasi itu berhasil dibayar ‘Singa Oranye’ yang berhasil melaju hingga final–dua lainnya pada 1974, 1978.

Akan tetapi, keberuntungan belum berada di pihak Belanda terjadi justru terjadi di laga pamungkas. Pasukan Bert van Marwijk itu tidak kuasa menghadapi kedigdayaan Tim Matador.

Sebuah gol Andres Iniesta yang bersarang di gawang Maarten Stakelenberg di babak extra time gagal dibalas Belanda hingga akhir laga. Momen ini menandai pupusnya harapan Sneijder untuk mendapat quadruple gelar.

“Saya sudah memenangi tiga titel (musim ini) dan sekarang saya kehilangan titel saya yang keempat,” sesal peraih Silver Ball itu di Associated Press.

“Ini memang sebuah kemalangan. Tapi saya pikir kami tetap harus bangga, seluruh warga Belanda harus bangga,” tutup Sneijder.