sriwijaya fc

Tundukkan TSV Pegasus 3-2, Sriwijaya Berhasil Tembus 16 Besar AFC Cup

Laga Bola – Kegembiraan sedang melanda bumi Palembang terkait hasil yang ditorehkan Sriwijaya FC. Tim racikan Ivan Kolev ini berhasil menundukkan TSV Pegasus 3-2, dan memastikan diri menemani Persipura lolos ke babak 16 besar AFC Cup. Semenjak kick off, kedua tim sudah saling melancarkan serangan ke dalam kotak penalti lawan. Setelah berulang kali bertukar serangan, Pegasus berhasil mengungguli Sriwijaya di menit ke 29 lewat sontekan Yiu Cheong Lai.

Tertinggal satu kosong membuat anak-anak asuhan Ivan Kolev menjadi terlecut. Akhirnya, tim kebanggaan kota Palembang ini berhasil membalas lewat gol cantik Keith Kayamba Gumbs di menit ke 35.

Memasuki babak kedua, tim yang dulu bernama Persijatim ini tidak menurunkan tempo. Setelah berulang kali menyerang, Supardi berhasil menyontek bola hasil kemelut di kotak penalti Pegasus, membuat Sriwijaya memimpin 2-1.

Walaupun Pegasus bermain dengan sepuluh pemain karena seorang pemain mendapat kartu merah, mereka tetap bermain bagus. Bahkan di menit ke 77, Lee Hong Min berhasil menyamakan kedudukan lewat skema serangan balik cepat.

Setelah menunggu dengan tegang, akhirnya semua suporter Sriwijaya FC bersorak gembira. Dirga Lasut berhasil memaksimalkan bola liar hasil sundulan Keith Kayamba Gumps di menit ke 87 dan membawa timnya lolos ke babak 16 besar AFC Cup.

Sriwijaya Dirangsang Bonus

Laga Bola – Sriwijaya FC ingin menebus kekalahan 0-4 mereka dari Song Lam Nghe An dengan menundukkan VB Sport di lanjutan pertandingan Piala AFC. Untuk itu, bonus pun disiapkan.

Kekalahan dari Song Lam membuat SFC kehilangan posisi puncak klasemen Grup F. Kemenangan atas VB Sport di kandang lawan, Rabu (4/5/2011), akan membuka peluang mereka ke posisi teratas lagi.

Bonus pun disiapkan oleh manajemen Sriwijaya FC buat anak-anak ‘Laskar Wong Kito’ bila mereka berhasil memetik angka penuh atas lawan.

“Bonus akan kita berikan, jika Keith Kayamba Gumbs dan kawan-kawan meraih kemenangan atas VB Sport,” kata Presiden Sriwijaya FC Dodi Reza.

Mengenai besarnya bonus, Direktur Teknik Sriwjaya FC Hendri Zainuddin menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan Rp 100 juta bagi pemain jika meraih kemenangan di laga tersebut.

“Sesuai aturan bonus untuk AFC kita akan siapkan Rp 100 juta jika memenangi pertandingan,” jelas Hendri.

Pada pertandingan lain di Grup F, TSW Pegasus akan menjamu Song Lam. Bila menang, posisi puncak masih dipegang Pegasus yang di pertandingan terakhir akan melawat ke Palembang guna menghadapi SFC.

Bila SFC bisa menang atas VB Sport serta mengalahkan Pegasus di kandang, maka posisi puncak klasemen bisa mereka kuasai. Bila SFC gagal mengalahkan VB Sport dan Pegasus menang atas Song Lam, maka Pegasus dipastikan tampil sebagai juara grup.

Sriwijaya Krisis Pemain Belakang

Laga Bola - Akumulasi kartu kuning yang menghukum poros halang Thierry Gathuessi membuat Sriwijaya FC kelimpungan. Bek berpaspor Prancis itu duet alot yang sepadan mutunya dibandingkan Claudiano Alves mengawal jantung pertahanan Sriwijaya FC.

Thierry harus absen satu pertandingan dalam kualifikasi Grup F AFC Cup 2011. Saat klub berlogo Rajawali Ampera tersebut dijadwalkan mendatangi kandang VB Sport di Male (Maladewa) dalam laga serial kelima pada 4 Mei nanti, Gathuessi kemungkinan besar tidak dapat dimainkan.

Sanksi versi Asian Football Confederation (AFC) sebagaimana biasanya berlaku efektif, yakni dikenakan untuk satu partai ke depan setelah laga di mana pemain yang bersangkutan terhukum. Thierry menerima dua kartu kuning saat bermain melawan Song Lam Nghe An, baik di Jakabaring dan di Vinh. Kendati menurut kebiasaan AFC baru merilis nama pemain yang dilarang tampil satu hari jelang laga.

Di sisi lain, Sriwijaya FC telah lebih dulu kehilangan Bobby Satria, bek tengah yang diganjar kartu merah saat menjamu Song Lam di Jakabaring.

Tinggal kini, pelatih Ivan Kolev hanya punya dua alternatif di antara Achmad Jufriyanto atau Gunawan Dwi Cahyo. “Kalau Bobby tak dapat kita mainkan harus ada alternatif pengganti dia,” jelas Kolev kepada okezone, Sabtu (30/4/2011).

Gunawan, bek bekas Timnas U-23 Praolimpiade 2012, seperti diketahui merupakan titik lemah pertahanan Sriwijaya saat digilas Song Lam di Vinh, dengan telak, 0-4. Dua gol terakhir lawan mutlak berawal dari kesalahannya.

Di sisi lain, faktor kelimpungan Sriwijaya FC kini ada pada fakta bahwa Diano yang diandalkan belum fit dari cedera punggung. Bek asal Brasil itu menderitanya saat meladeni Song Lam di Jakabaring, pada 16 April lalu.

Tundukkan Muang Thong, SFC Tantang Al Ain

Laga Bola – Sriwijaya FC memastikan diri menembus partai final playoff Liga Champions Asia (LCA) 2010/2011 dan menantang Al-Ain. Tiket diraih setelah menyisihkan Muangthong United lewat drama adu penalti.

Bertanding di Stadion Jakabaring, Palembang, Sabtu (12/2/2011), SFC yang bertindak sebagai tuan rumah tampil menekan sejak babak pertama dimulai. Namun, skor tanpa gol tetap bertahan hingga turun minum.

Tim tuan rumah baru meraih hasil setelah tiga menit babak kedua berjalan. Tendangan bebas pemain pengganti Keith Kayamba Gumbs yang mengenai salah satu pemain Muangthong, tak mampu dibendung kiper Kawin Thamsatchanan. 1-0 SFC memimpin.

Sayang, kemenangan SFC sirna sembilan menit menjelang pertandingan berakhir. Tendangan bebas Datsakorn Thonglao dengan deras menghujam gawang Feri Rotinsulu. Praktis, skor berubah menjadi 1-1.

Muangthong harus bermain dengan 10 pemain di masa injury time, setelah setelah Panupon Wangsa mendapat kartu kuning kedua. Tapi, SFC tidak mampu memanfaatkan keunggulan pemain dan skor 1-1 bertahan hingga 90 menit.

Di masa perpanjangan waktu, giliran Muangthong yang unggul lebih dahulu. Tim asal Thailand Premier League tersebut berhasil unggul 2-1, setelah penyerang Teerasil Dangda menjebol gawang Feri.

Beruntung, SFC berhasil selamat dari kekalahan. Pasalnya, tandukan pemain belakang Thierry Gathussi mampu menjebol gawang Muangthong untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pertandingan harus diselesaikan lewat drama adu penalti.

Pada babak drama adu penalti ini, dua pemain SFC gagal menceploskan bola. Mereka adalah dua Claudiano Alves dan. Sementara itu, tiga pemain Muangthong Dagno Siaka, Christian Kouakou dan Weerawut Kayem juga gagal mengeksekusi bola.

Akhirnya, SFC melenggang ke babak final playoff LCA setelah tendangan Achmad Jufrianto tidak mampu dihentikan kiper Thamsatchanan. Laskar Wong Kito lolos dengan keunggulan 5-4 dan akan menantang Al-Ain.

Susunan Pemain:
Sriwijaya FC: Feri Rotinsulu; Supardi, Claudiano Alves, Thierry Gathussi, Achmad Jufrianto; Mahyadi Panggabean, Mahardiga Lasut, Arif Suyono (Budi Sudarsono, 75), Ponaryo Astaman; Rendi Siregar (Ardiles Rumbiak, 83), Rudi Widodo (Keith Kayamba, 38).

Muangthong United: Kawin Thamsatchanan; Toni Kallio (Weerawut Kayem, 56), Panupong Wongsa, Zesh Rehman (Naruphol Ar-Romsawa, 68), Nattaporn Phanrit.

AFC Champions League 2011, Lawan Sriwijaya FC dari Thailand

Laga Bola – Sriwijaya FC harus mengikuti ajang AFC Champions League 2011 dari babak playoff. Lawan yang dihadapi adalah klub Thailand, Muangthong United.

Memenangi Piala Indonesia 2010, Laskar Wong Kito ketiban untung berkiprah di ajang ACL 2011 atau yang dikenal Liga Champions Asia. Tapi lantaran mekanisme kuota yang ditentukan otoritas sepakbola Asia, SFC tidak dapat langsung bertanding di babak utama.

Fakta itu tak lepas dari kurang baiknya prestasi Indonesia sebagai negara sepakbola di Asia. Terakhir, seperti diinformasikan Ketua Komisi Disiplin PSSI Hinca Panjaitan beberapa waktu lalu, Liga Super Indonesia hanya menempati peringkat ketujuh menurut klasifikasi liga yang dinilai AFC.

Dari tersedianya dua tempat di ACL untuk klub asal Indonesia, hanya juara ISL saja yang berhak langsung lolos ke fase grup di babak utama. Sedangkan kampiun Piala Indonesia harus melalui play-off lebih dulu.

Nah, lawan SFC dalam fase pertama play-off wilayah timur ACL 2011 kali ini bukan klub sembarangan. Berikut profil ringkasnya.

Muangthong United merupakan klub sepakbola Thailand yang berdiri pada 1989 berasal dari Provinsi Nonthaburi. Pemilik klub adalah Siam Sport Syndicate dan beberapa investor pribadi.

Saat ini Muangthong United bermain di Liga Primer Thailand yang baru dikiprahi mereka sejak 2009 setelah menjuarai Liga Divisi 1 pada 2008. Muangthong United, salah satu dari klub-klub terkaya di Thailand, dijuluki Qilins Kembar.

Berikut skuad Muangthong United:
Penjaga gawang: Kawin Thamsatchanan, Witsanusak Kaewruang, Theerawat Pinpradub, Weera Koedpudsa.

Bek: Prakasit Sansook, Toni Kallio (Finlandia), Panupong Wongsa, Zesh Rehman (Pakistan), Nattaporn Phanrit.

Gelandang: Datsakorn Thonglao, Kittipol Paphunga, Issoufou Boubacar Garba (Nigeria), Kabfah Boonmatoon, Ali Diarra (Pantai Gading), Jakkraphan Pornsai, Santi Chaiyaphurk, Pichitphong Choeichiu, Amorn Thammanarm, Dagno Siaka (Pantai Gading), Naruphol Ar-Romsawa, Piyapol Bantao, Paitoon Tiepma, Weerawut Kayem, Woranat Thongkruea.

Penyerang: Miroslav Tóth (Slowakia), Teerasil Dangda, Christian Kouakou (Pantai Gading), Anon Sangsanoi.

Firman Menangkan Persija Dengan Skor 1-0

Jakarta Laga Bola – Gelora Bung Karno, Jumat (19/2/2010) sore WIB, memanggungkan duel Persija Jakarta kontra Sriwijaya FC. Duel tersebut di menangkan ‘Macan Kemayoran’ dengan skor 1-0 lewat gol Firman Utina.

Persija membuka peluang lebih dulu lewat kaki Firman Utina pada menit ke-5. Sayang, tendangan first timenya masih melebar.

Tuan rumah kembali mengancam gawang SFC yang dijaga Hendro Kartiko pada menit ke-13. Kali ini lewat Bambang Pamungkas yang menerima bola di depan kotak penalti. Sambil memutarkan badan, Bepe melepaskan sepakan kaki kiri yang masih melenceng tipis.

Persija yang menekan SFC sepanjang babak pertama akhirnya mampu unggul di menit ke-33. Diawali crossing Aliyudin dari sisi kiri dan bola menuju kotak penalti berhasil dibuang bek SFC. Namun, bola yang belum jatuh ke tanah langsung dihajar Firman dengan tendangan voli yang menghujam pojok kiri atas gawang Hendro.

Sembilan menit berselang, Aliyudin yang lolos dari perangkap offiside gagal memanfaatkanya jadi gol setelah Hendro dengan cepat menyapu bola tersebut. Skor  1-0 membawa kedua tim masuk ke ruang ganti.

Sepuluh menit setelah restart, umpan daerah Firman menuju ke Bambang yang berlari diagonal ke arah kotak penalti dan melepaskan tembakan yang masih dapat digagalkan oleh Hendro.

SFC yang lebih banyak ditekan mencuri peluang di menit ke-58. Diawali free kick Zah Rahan yang disambut sundulan Precious Emuejeraye namun bola masih dapat ditepis oleh M Yasir. Obiora yang meneruskan bola rebound gagal memaksimalkan jadi gol setelah sundulannya melayang di atas mistar.

Permainan kedua tim di babak kedua lebih banyak memainkan bola di lapangan tengah. Dan Persija yang bermain bertahan membuat Sriwijaya kesulitan membuat peluang.

Maka anak-anak Palembang pun lebih banyak melepaskan tendangan dari luar kotak penalti di mana salah satunya pada menit ke-81 lewat M Nasuha yang masih dapat ditepis oleh Yasir.  Hingga 90 menit laga usai, kedudukan tak berubah untuk kemenangan Persija.

Raihan tiga poin ini membawa Persija naik dua peringkat ke posisi kelima dengan 32 poin dari 20 laga berlalu. Sementara ‘Laskar Wong Kito’ bergeming di posisi ke-4 dengan 34 angka dari 21 laga yang dimainkannya.

Susunan pemain

Persija: M Yasir, Leo Soputan (Erik Setiawan 60′), Abanda Herman, Leo Tupamahu, Ismed Sofyan, Baihakki Kaizan, Mustafic Fachrudin (Ruly Soputan 80′), Musafry (M Ilham 45′), Firman Utina, Aliyudin, Bambang Pamungkas.

Sriwijaya FC: Hendro Kartiko, Ambrizal (Christian Worobay 65′), Precious Emuejeraye, M Nasuha , Toni Sucipto, Ponaryo Astaman, Arif Suyono (Rahmat Rivai 54′), Zah Rahan, Keith Kayamba, Richard Obiora (Alamsyah 78′)

PSSI Tetap Tolak PK Jeremiah

Jakarta Laga Bola – Ternyata ambisi klub-klub Indonesia Super League (ISL) untuk mengontrak Ernest Jeremiah tampaknya harus dikubur dalam-dalam setelah PSSI menolak peninjauan kembali (PK) terhadap pemain yang tengah mendapat hukuman itu.

Jeremiah saat  ini menjadi incara Persija Jakarta dan Persebaya. Persija malah beberapa saat lalu sudah siap meminang mantan striker Persipura Jayapura itu untuk mendampingi trio Bambang Pamungkas, Aliyudin dan Musafry di lini depan.

Masalahnya, Jeremiah sedang dalam larangan tiga tahun bermain di Indonesia sebagai buntut aksi tandukannya kepada wasit purwanto saat final Copa Indonesia musim lalu melawan Sriwijaya FC.

Dan kini harapan Persija, Persebaya atau klub lainnya harus ditutup rapat-rapat karena PSSI tak ingin pemain asal Nigeria itu bermain lagi di Tanah Air.

“Jeremiah sudah mengajukan peninjauan kembali kepada putusan Komdis lalu, namun melalui rapat EXCO (Executive Committe) Selasa (16/2) kemarin, kami tolak PK dia,” tegas juru bicara EXCO, Mafirion.

“Kami mendatangkan para pemain asing untuk meningkatkan gairah kompetisi dan transfer skill. Namun karena Jeremiah membawa pengaruh buruk, maka hal itu tidak bisa diterima dan tidak akan kami ampuni,” lanjutnya.

Tak hanya Jeremiah, mantan striker Arema Indonesia Emile Betrand Mbamba yang terkena skorsing lima tahun akibat memukul wasit pada babak 8 besar Divisi Utama 2007 pun ditolak PK-nya dengan alasan sama.

Sriwijaya FC Berhasil Taklukkan Persebaya 2-0

Surabaya Laga Bola – Akhirnya Sriwijaya FC mampu menaklukkan tuan rumah Persebaya Surabaya dengan skor 2-0. Gol bagi Sriwijaya tersebut diciptakan oleh Ambrizal dan Zah Rahan Karangar.

Pada laga tanpa penonton yang digelar di Gelora 10 November, Rabu (10/2/2010), kedua tim mencoba bermain menyerang. Pada menit ke-12 serangan Andi Odang berhasil diselamatkan oleh kiper Sriwijaya Ferry Rotinsulu.

Serangan Sriwijaya lewat Anoure Obiora Richad masih melambung tinggi di atas gawang Persebaya. Pada menit ke-27 tendangan Arif Suyono yang sudah masih mampu digagalkan kiper Endra Prasetya.

Sementara Keith Jerome Kayamba gagal memanfaatkan sebuah peluang setelah dia terlambat menyambut bola hasil tendangan bebas di menit ke-29.

Akhirnya gawang Persebaya jebol juga di menit ke-37. Ambrizal berhasil membawa Sriwijaya FC unggul lewat sundulannya setelah memanfaatkan bola sepak pojok Sulaiman.

Tertinggal 0-1 Persebaya mencoba menekan namun tendangan Anderson da Silva namun masih dapat ditip Ferry. Hasil 1-0 bagi keunggulan Sriwijaya bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua Pelatih Persebaya Danurwindo mencoba mempertajam lini depan skuadnya dengan memasukkan Korinus Finkrew. Namun peluang pertama di babak kedua ini dimiliki oleh Sriwijaya lewat sundulan Obiora di menit ke-46. Meski demikian kiper Persebaya Endra berhasil mentip bola tersebut ke atas gawangnya.

Pada menit ke-66 Kieth berhasil membawa bola ke kotak penalti namun Anderson da Silva dapat menghalaunya. Sedangkan serangan Persebaya lahir dari kaki Korinus tapi masih dapat diblok Ferry.

Persebaya menggempur pertahanan Sriwijaya di sisa 20 menit lagi pertandingan berlangsung. Tendangan Andik Firmansyah dan Taufik ke gawang Sriwijaya masih belum menghasilkan gol bagi tuan rumah Persebaya.

Pada menit ke-75, Christian Warobay gagal memanfaatkan umpan Obiora ke depan gawang karena tendangannya melenceng. Sementara Ferry kembali melakukan penyelamatan dengan menggagalkan tendangan bebas Ngon A Jam.

Menjelang akhir pertandingan Sriwijaya semakin unggul 2-0. Gol tersebut dicetak oleh Zar Rahan lewat tendangan keras kaki kanannya setelah mendapatkan bola dari Obiora dan bertahan hingga laga usai.

Pages:12Next »
Sogobet.com
Asiabola | Taruhan Bola | Judi Bola | Bandar Bola
Taruhan Bola | Agen Bola | Judi Bola
Agen Bola | Agen SBOBET | Agen IBCBET | Istanabola.com
Master99