Permainan Barca Lebih ‘Dalam’ dari Arsenal

March 9, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Boal – Ini masih soal statistik antara Barcelona dan Arsenal. Dari sudut pandang lain, terlihat jelas jika Barca memang bermain lebih dalam daripada Arsenal. Pada laga di Camp Nou, Rabu (9/3/2011) dinihari WIB, Barca sukses membungkam Arsenal 3-1 sehingga berhak melaju ke babak perempatfinal dengan agregat 4-3. Tak terlihat ketangguhan The Gunners seperti beberapa pekan sebelumnya ketika menang 2-1 di Emirates Stadium.

Barca benar-benar tak memberikan kesempatan terhadap skuad arahan Arsene Wenger itu untuk mengembangkan permainan. Ini terlihat dari jumlah tembakan Arsenal sepanjang laga yang menunjukkan angka 0.

Tak hanya dari jumlah tembakan. Dari sisi lain yang lebih detil juga terlihat jika Barca memang bermain lebih dalam ketimbang Arsenal.

Barca membuat 310 sentuhan di separuh daerah lawan lawan sepanjang pertandingan. Bandingkan jumlah tersebut dengan milik Arsenal yang hanya 41, demikian dilansir oleh Opta.

Atau catat juga jika Barca melakukan 47 sentuhan di daerah kotak penalti lawan, sedangkan Arsenal hanya 2. Barca benar-benar mengurung pertahanan sang lawan.

Terlepas dari fakta bahwa Arsenal bermain dengan 10 orang–setelah Robin van Persie dikartu merah–, catatan di atas memang menunjukkan jika tim asal London Utara itu memang kalah dari segi permainan dinihari tadi.

Matikan Messi Jika Arsenal Mau Lolos

March 8, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Barcelona punya banyak individu dengan skil luar biasa yang bisa jadi penentu kemenangan. Namun tetap saja Lionel Messi jadi ancaman terbesar Arsenal dan harus diberi perhatian lebih jika The Gunners mau mempertahankan keunggulan.

Mudah saja untuk mencari alasan kenapa Messi harus ‘dimatikan’ saat Arsenal melawat ke Camp Nou di leg kedua babak 16 besar. Sepanjang musim ini pesepakbola asal Argentina itu sudah menyumbang 43 gol dari 39 pertandingan di semua kompetisi.

‘Gudang Peluru’ pastinya juga masih ingat bagaimana tahun lalu mereka dipecundangi pemain terbaik dunia 2009 dan 2010 itu. Setelah bermain imbang 2-2 di Emirates Stadium, empat gol Messi mengantar The Catalans masuk ke babak semifinal dalam laga yang berkesudahan 4-1.

“Well, kita tahu Anda tak bisa memberi Lionel Messi ruang gerak, dia mencetak empat gol tahun lalu,” sahut Fabregas di situs resmi UEFA.

“Saya pikir ada momen kunci tahun lalu, seperti saat mereka mencetak gol cepat setelah kami. Jika tidak mereka akan gugup. Leo Messi membuat perbedaan. Kami harus siap dengan segalanya. Kami tak terbiasa membiarkan lawan menguasai bola, tapi kami harus cerdas dan cukup matang apa yang bisa mereka lakukan dan bertahan dengan permainan kami,” papar sang kapten.

Bekal kemenangan 2-1 di pertemuan pertama tiga pekan lalu jelas belum memberi jaminan apa-apa buat anak didik Arsene Wenger. Namun kemampuan membalikkan keadaan setelah lebih dulu tertinggal dan penguasaan bola di babak kedua dianggap sebagai bukti kalau Arsenal bisa mengulang hasil tersebut di Camp Nou.

“Kami sudah menunjukkan apa yang harus kami lakukan di leg pertama, tapi kami tak boleh lupa untuk memainkan permainan kami sendiri. Kami Arsenal dan kami harus membuat mereka menghormati kami,” tuntas dia.

Babak 16 Besar Liga Champions, Arsenal Andalkan Counter-Attack

March 5, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Gelandang serang Arsenal Samir Nasri sudah tak sabar melakoni laga leg kedua babak 16 besar melawan Barcelona. Bahkan, pemain internasional Prancis tak segan memprediksi kemenangan The Gunners di Camp Nou. Ya, Nasri seakan melupakan Sunderland, tamu Emirates Stadium dalam laga lanjutan Premier League, Sabtu (5/3/2011) malam. Gelandang 23 tahun sudah membidik laga penentuan menuju perempatfinal Liga Champions, 9 Maret mendatang.

Ingatan Nasri tentu kembali pada kegagalan Arsenal menembus semifinal musim lalu, lantaran disingkirkan Barcelona. Kini, pasukan Meriam Muda London akan menyambangi Camp Nou dengan membawa bekal kemenangan 2-1 hasil leg pertama.

“Tahun lalu bahkan kami tidak menyentuh bola,” kenang Nasri. “Mereka ada dimana-mana dan seperti bermain 16 melawan 11. Saat itu seperti mimpi buruk.

“Mungkin kami takut karena mereka tampil fantastis. Tapi tahun ini, kami tidak ada alasan untuk kalah. Kami hanya menyuguhkan permainan kami dan kami bisa mengalahkan mereka,” paparnya.

Tak heran jika Nasri kembali mengincar poin penuh di Camp Nou, demi mengamankan satu tiket perempatfinal. Menurutnya, The Gunners harus pandai memanfaatkan serangan balik untuk menjebol gawang Blaugrana.

“Di Camp Nou, mereka harus menyerang dan mereka akan meninggalkan ruang bagi kami untuk mencetak gol melalui serangan balik. Ya, kami akan melakukan itu!” tegas gelandang yang didatangkan dari Olimpique Marseille, pada 2008 lalu.

Pertahankan Semangat Emirates di Camp Nou!

February 19, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Bek Arsenal Johan Djourou yakin The Gunners berada dalam posisi bagus untuk meraih kesuksesan di musim ini. Keyakinannya tersebut mengacu pada hasil positif yang diraih Arsenal saat mengkandaskan Barcelona di 16 besar Liga Champion.

Djourou mengisyaratkan kepada rekan-rekannya untuk terus menunjukan performa seperti saat mereka membungkam El Barca. Djorou beralasan, dengan menampilkan permainan seperti itu, bukan tidak mungkin bagi The Gunners akan memenangi semua kompetisi yang mereka jalani.

“Saya pikir The Gunners memiliki banyak potensi untuk mencapai sesuatu yang besar di akhir musim,” kata Djourou seperti dilansir Tribalfootball, Jumat (18/2/2011).

“Kami memiliki banyak pertandingan besar di liga dan final Carling Cup, sebelum menjalani leg-kedua di Nou Camp,” tandasnya.

Diketahui, Arsenal saat ini memang tengah menjalani beberapa kompetisi seperti, Liga Champions, Premier League, final Carling Cup dan babak ke-lima FA Cup. Situasi ini mau tidak mau menuntut setiap pemain untuk bisa tampil baik di setiap pertandingan.

Wilshere: “Lawan Barca, The Gunners Sedikit Perlu Bermain Kotor”

February 14, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola - Jack Wilshere punya saran untuk rekan-rekannya saat Arsenal jumpa Barcelona. Menurut gelandang 19 tahun itu, untuk mengalahkan Barca, The Gunners perlu sedikit bermain kotor.

Arsenal berjumpa Barcelona di babak 16 besar Liga Champions. Leg pertama akan digelar di Emirates Stadium, Rabu (16/2/2011) waktu setempat.

Menurut Wilshere, Arsenal tak bisa mengandalkan gaya permainan yang biasa mereka pakai untuk meladeni Azulgrana. Selain mengandalkan skill, dia menyebut The Gunners perlu melakukan pendekatan fisik, bahkan kalau perlu sedikit main kotor.

“Saya ada di Emirates Stadium dalam laga pertama melawan Barcelona musim lalu dan mereka brilian, khususnya di babak pertama,” ujar Wilshere, seperti dikutip Guardian.

“Saya (dipinjamkan) di Bolton di pertemuan kedua dan hanya menyaksikan lewat televisi, tapi saya ingat saat itu kami pada dasarnya memainkan gaya kami, yakni terus mengumpan,” lanjut pemain timnas Inggris ini.

“Tahun ini, kami harus mengganggu mereka dan menunjukkan siapa kami. Ketika menguasai bola, kami harus menjaganya sebaik mungkin, seperti yang mereka bisa lakukan.”

“Kami perlu sedikit mengubah permainan kami saat menghadapi Barcelona. Kami akan belajar dari tahun lalu. Tapi kami perlu mengganggu mereka, dan jika Anda suka, agak sedikit kotor, dalam arti sepakbola, untuk mendapatkan bola kembali,” lugasnya.

“Kami harus menekan mereka sebagai tim. Tak ada gunanya kalau cuma salah satu dari kami yang mengejar mereka. Jadi kami harus menutup mereka sebagai tim dan mendapatkan bola kembali dari mereka,” tutup Wilshere.

Wenger: “Setiap Tim Merupakan Ancaman yang Nyata Bagi Siapapun”

February 12, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengklaim, timnya akan fokus menghadapi tim papan bawah Wolves, Sabtu, (12/2/2011) nanti malam WIB.

Meski saat ini Wolves menempati posisi dua terbawah, bukan jaminan bagi The Gunners dapat menang dengan mudah. Lihat saja bagaimana Wolves secara mengejutkan membungkam Setan Merah dengan skor 2-1 pekan kemarin.

“Pertandingan derby Manchester tidak akan mempengaruhi kami. Kami berada dalam periode dimana pertandingan kandang sangat penting dan kami ingin menjadi kuat sampai akhir musim,” papar Wenger.

“Kami punya contoh bagus bagaimana Wolves mampu mengalahkan Manchester United, yang merupakan tim kuat di Premier Lague. Setiap tim merupakan ancaman yang nyata bagi siapa pun,” imbuhnya seperti dilansir Goal, Sabtu (12/2/2011).

Wenger menambahkan, ada kemungkinan bagi Jack Wilshere untuk tampil dalam laga ini, usai melakoni debutnya bagi Timnas Inggris. Menurut pelatih 61 tahun ini, Wilshere adalah pemain yang bagus, oleh karenanya dia dapat bermain di berbagai posisi.

Semangat Arsenal Sesuai Harapan Wenger

February 2, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Pelatih Arsenal, Arsene Wenger memuji semangat para pemainnya usai berhasil membungkam tamunya, Everton 2-1, Rabu, (2/2/2011). Dengan kemenangan ini, The Gunners terus menempel ketat seteru mereka, Manchester United.

Sempat tertinggal di babak pertama oleh Louis Saha di menit ke-24, The Gunners akhirnya mampu membalikan keadaan lewat gol dari Arshavin dan Laurent Koscielny di sisa pertandingan tinggal 20 menit.

“Malam ini adalah kemenangan bagi tim yang telah bermain dengan semangat tinggi, dan tidak pernah menyerah. Tapi inilah yang sebenarnya dibutuhkan di kompetisi ini,” paparnya.

“Saya sangat senang dengan semangat para pemain. Ini terbukti dengan hasil yang kami capai saat menghadapi Leeds, Ipswich dan Huddersfield,” imbuhnya.

Laga kontra Everton menjadi pertandingan ke-10 bagi The Gunners dalam satu bulan. Wenger mengaku timnya saat ini tengah mengalami penurunan performa. Namun begitu, pelatih 63 tahun ini senang dengan karakter pemain yang dimilikinya.

Perfoma Liverpool Sudah Mulai Menggeliat

January 27, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Tampil di kandang sendiri, Liverpool harus bekerja ekstra kala menghadapi Fulham. Gol bunuh diri pemain Fulham sudah cukup membawa Steven Gerrard dkk meraih kemenangan di Anfield, Kamis (27/1/2011).

Kenny Dalglish yang membidik poin penuh untuk memperbaiki posisi di dalam klasemen menerjunkan pemain terbaiknya. Di line-up The Reds, caretaker Liverpool itu memasang Steven Gerrard, Dirk Kuyt, dan tidak ketinggalan Fernando Torres. Diharapkan bisa memimpin lebih dulu, Liverpool yang tampil dengan dukungan penuh ribuan supporternya harus berjibaku dengan Fulham di babak pertama.

Sejumlah peluang emas yang mereka dapat sejauh ini belum bisa dikonversikan menjadi gol. Torres yang dituntut memberi kontribusi besar buat The Anfield Gank, membuat sesisi Anfield sempat bersorak melihat gol cepat yang dilesakknya. Sayang, wasit menganulir gol tersebut karena Torres berada dalam posisi off-side. Seisi Anfield pun harus lebih bersabar menunggu gol yang dinanti.

Penantian The Kop nampakanya berjalan lebih lama. Pressing ketat dari Fulham plus penampilan gemilang kiper Fulham, David Stockdale menjadi rintangan utama Liverpool untuk memimpin pertandingan.

Untuk mensiasatinya, tendangan spekulasi dari luar kotak penalti menjadi solusi terdepan Liverpool untuk mencuri gol dari tangan Fulham. Glenn Johnson yang berinisiatif membantu serangan, belum bisa memecah kebuntuan Liverpool. Sepakan diagonalnya masih melambung tinggi di atas mistar Stockdale.

Tidak mau kalah, Fulham coba memberikan penetrasi ke jantung pertahanan Liverpool. Andrew Johnson dan Moussa Dambele yang dipercaya Mark Hughes untuk menggedor jantung pertahanan Liverpool pun belum bisa menggetarkan jala Pepe Reina. Meski sejumlah peluang berbahaya acapkali mereka hadirkan di kotak 16. Hingga turun minum, skor 0-0 masih terpampang di papan skor.

Lanjut di babak kedua, Liverpool mendapat keberuntungan. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, bek Fulham, John Pantsil yang hendak menyapu bola malah tidak kuasa mengontrol laju bola yang justru bergerak bebas masuk ke gawang. Gol bunuh diri Pantsil membuat Liverpool unggul 1-0.

Selepas gol tersebut, kedua tim berinisitif untuk tampil terbuka. Fulham yang mengarahkan segala daya upaya untuk menyamakan kedudukan selalu terbentur dengan kesigapan Reina menghalau bola. Kans The Cottagers mencetak angka datang dari Clint Dempsey. Sayang, gelandang serang asal Amerika Serikat itu harus gigit jari melihat respon cepat Reina menangkap bola sepakannya.

Pun demikian dengan Liverpool yang tidak henti-hentinya ingin menambah gol. Torres yang tampil di atas performa coba mengkreasikan serangan bersama Raul Meireles. Apa daya, Stockdale yang sulit ditembus membuat Torres harus bekerja ekstra. Tidak mau ketinggalan, Gerrard juga berusaha sekuat tenaga untuk memperbesar keunggulan Liverpool.

Usaha mati-matian kedua tim akhirnya terhenti di tangan wasit. Skor 1-0 untuk Liverpool bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Tambahan tiga angka yang diperoleh, Liverpool berhasil menyodok ke peringkat 7. Sementara Fulham harus puas turun ke peringkat 15.

Susunan Pemain:
LIVERPOOL: 25-Pepe Reina, 2-G. Johnson, 5-D. Agger, 37-M. Skrtel, 34-M. Kelly, 17-M. Rodríguez, 8-S. Gerrard, 28-C. Poulsen (6-Fábio Aurélio’80), 4-Raul Meireles, 18-D. Kuyt (33-J. Shelvey’66), 9-Fernando Torres

FULHAM: 12-D. Stockdale, 4-J. Pantsil, 18-A. Hughes, 5-B. Hangeland, 6-C. Baird, 23-C. Dempsey, 7-S. Sidwell, 16-D. Duff (11-Z. Gera’63),13-D. Murphy, 30-M. Dembélé, 8-A. Johnson