Lampard Tak Mengaharapkan ‘Bantuan’ The Reds
April 27, 2010 by Administrator · Leave a Comment
London Laga Bola – Liverpool bisa saja mengalah pada Chelsea demi menghindarkan Manchester United melampaui jumlah gelar juara mereka. Tapi karena Merasa bisa menang dengan usaha sendiri, Frank Lampard tak mengharapkan bantuan The Reds. Tinggal dua pertandingan tersisa di Liga Inggris musim ini. Dengan hanya satu poin menjadi pemisah antara Chelsea dan MU, siapa yang nantinya berhak jadi juara akan ditentukan dalam satu atau dua pekan ke depan.
Tantangan yang harus dihadapi ‘Si Biru’ lebih berat dibanding ‘Setan Merah’. Soalnya Chelsea harus menjalani laga sengit saat harus melawat ke Liverpool, sebelum menutup kompetisi dengan menghadapi Wigan Athletic. Sementara MU cuma harus menantang Sunderland dan Stoke City. Partai kontra Liverpool jelas jadi sangat krusial buat Chelsea. Andaikan mereka terpeleset, MU yang di atas kertas jauh diunggulkan daripada lawannya itu siap menyalip dan melapangkan jalan untuk meraih trofi Liga Inggris ke-19.
Nah, persaingan antara Liverpool dan MU jadi faktor penentu lain dalam persaingan juara tersebut. The Reds pastinya tak mau jumlah tropi mereka yang sudah 18 dilangkahi The Red Devils. Kondisi ini yang kemudian memunculkan teori kalau The Kop akan membantu The Blues. Meski demikian, Lampard berkeras timnya tidak mengharapkan bantuan Liverpool. Ia menyakini pertandingan tersebut akan tetap berjalan sengit.
“Tidak mungkin 11 pemain Liverpool akan menyerah dan memikirkan bahwa Manchester United akan memenangkan kompetisi di laga itu. Mereka tetap akan memenangkan game ini,” bantah Lampard yang dikutip Sporting Life.
“Anda tidak mungkin tidak profesional tapi mereka semua profesional. Manajernya juga profesional dan para pemain juga demikian. Mereka tetap berpikir untuk memenangkan pertandingan ini tanpa memperhatikan apakah ini akan memberikan tempat di Liga Champions musim depan atau tidak.”
Kendati ‘Si Merah’ kini terlempar dari empat besar, namun laga ini tetap berpotensi besar menyulitkan Chelsea. Akan tetapi, Lampard tidak cemas dan yakin timnya akan menang.
“Ini adalah partai berat tapi tidak akan membuat kami khawatir. Semua orang waspada bahwa ketika mereka pergi ke Liverpool, itu akan sulit di level kompetisi manapun,” sambung pemain internasional Inggris itu.
“Hanya ada satu formula sederhana buat kami. Menangi dua sisa laga dan kami juara. Jika tidak, kami mungkin akan mengandalkan pada selisih gol – tergantung hasil yang diperoleh Manchester United.” tuntas Lampard.
Liverpool Gagal di Kandang Atletico
April 23, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Madrid Laga Bola – Liverpool gagal meraih hasil sempurna kala berlaga di leg I semifinal Europa League. Menghadapi tuan rumah Atletico Madrid, Liverpool kalah 0-1. Pada laga yang dihelat di Stadion Vicente Calderon, Jumat (24/4/2010) dinihari WIB, Liverpool, yang harus menempuh jalur darat untuk bisa sampai ke Madrid, dibuat terkejut oleh gol Diego Forlan di menit kesembilan.
Gol tersebut kemudian menjadi satu-satunya gol dalam laga ini. Penentuan siapa yang bakal lolos ke babak final akan dipastikan di leg kedua yang akan berlangsung di Anfield 29 April mendatang. Tampil di hadapan pendukung sendiri, Atletico langsung menggebrak pertahanan Liverpool. Hasilnya mereka sudah bisa membobol jala Jose Reina kala pertandingan baru berjalan sembilan menit.
Gol yang dibuat oleh Forlan itu tercipta setelah umpan lambung yang diarahkan ke pertahanan Liverpool gagal dihalau oleh para bek. Forlan pun dengan leluasa menyambutnya dan membobol jala Jose Reina. Liverpool sempat memiliki peluang di menit 20 lewat Steven Gerrard. Tetapi, tembakan sang kapten dari sisi kiri masih belum membuahkan hasil. Sepakannya melebar dan hanya mengenai sisi net gawang.
Di babak kedua, tepatnya menit 54, Reina memperlihatkan kebolehannya dalam menjaga gawang. Ia berhasil memblok sepakan keras Simao Sabrosa–yang menerima umpan dari Tomas Ujfalusi–dari jarak dekat. Dua puluh menit kemudian, Reina kembali mengulangi hal yang sama. Penjaga gawang asal Spanyol ini sukses memblok tendangan keras yang dilepaskan Ujfalusi sedikit di luar kotak penalti.
Tertinggal dan terus mendapatkan tekanan, Liverpool mencoba untuk menciptakan gol. Sial bagi mereka, gol tersebut akhirnya tak kunjung muncul sampai peluit panjang dibunyikan.
Susunan Pemain
Atletico Madrid: 43-David de Gea; 17-Tomas Ujfalusi, 21-Luis Perea, 18-Alvaro Dominguez, 3-Antonio Lopez; 12-Paulo Assuncao; 20-Simao Sabrosa (2-Juan Valera 78), 8-Raul Garcia, 19-Jose Antonio Reyes (6-Ignacio Camacho 90+2); 9-Jose Manuel Jurado, 7-Diego Forlan (14-Eduardo Salvio 85).
Liverpool: 25-Pepe Reina; 2-Glen Johnson, 23-Jamie Carragher, 16-Sotiris Kyrgiakos, 5-Daniel Agger; 18-Dirk Kuyt, 21-Lucas, 20-Javier Mascherano, 15-Yossi Benayoun (31-Nabil El Zhar 84); 8-Steven Gerrard; 24-David Ngog (19-Ryan Babel 64).
Rafa: Liverpool Tak Seharusnya Kalah
April 23, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Madrid Laga Bola – Kekalahan 0-1 atas Atletico Madrid meninggalkan kekecewaan besar buat Rafael Benitez. Soalnya Liverpool berpeluang membawa hasil yang lebih bagus jika gol mereka tak dianulir. The Reds, seperti diklaim Rafael Benitez usai laga, berpeluang menyudahi leg pertama semifinal Europa League dengan lebih baik. Kekalahan 0-1 dalam laga di Vincente Calderon tak harus dialami jika wasit tidak menganulir gol yang dilesakkan Yossi Benayoun.
Tepat 10 menit setelah Diego Forlan menjebol gawang Pepe Reina, Liverpool berhasil menyamakan kedudukan. Menyambut umpan terobosan Steven Gerrard, Benayoun menjebol gawang tuan rumah untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun kondisi tersebut tak berlangsung lama karena gelandang Israel itu dianggap berdiri dalam posisi offside. Skor batal berubah dan bertahan di angka 1-0 buat tuan rumah.
“Kami memiliki dua atau tiga kesempatan mencetak gol, dua di babak pertama saat, saya pikir, wasit membatalkan gol yang seharusnya tidak dibatalkan,” seru Rafa seperti dikutip dari Reuters.
“Kondisinya bisa lebih baik, bisa lebih buruk – dan segalanya tetap akan ditentukan di Anfield, di mana kami akan memiliki banyak suporter mendukung kami,” sambung pria asal Spanyol itu.
The Reds layak optimistis memandang peluangnya lolos ke final edisi pertama kompetisi yang sebelumnya bernama Piala UEFA itu. Di babak perempatfinal lalu, Steven Gerrard cs berhasil membalikkan kekalahan 1-2 di kandang Benfica menjadi 4-1 di Anfield.
Goodbye, Torres
April 19, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Liverpool Laga Bola – Hal yang ditakutkan Liverpool pun terjadi kala Fernando Torres harus melakukan operasi pada lutut kanannya. Konsekuensinya El Nino harus absen hingga berakhirnya musim ini.
“Fernando akan bertemu spesialis di Spanyol kira-kira hari ini dan telah diputuskan kalau lutut kanannya yang mengalami cedera harus dioperasi,” bunyi pernyataan di situs resmi klub.
“Ini akan segera dilakukan selambatnya malam ini. Kami belum bisa berkomentar soal operasi itu. Tapi sebagai gambaran, masa penyembuhan untuk cedera seperti ini sekitar enam minggu,” sambungnya.
Dengan begitu bisa diartikan Torres harus melewatkan sisa pertandingan The Reds musim ini, di mana masih ada tiga laga Liga Inggris serta dua laga semifinal Europa League kontra Atletico. Jika Liverpool melaju hingga final pada 12 Mei pun, Torres masih dalam tahap penyembuhan. Cedera Torres ini adalah kambuhan dari yang telah dialaminya sebelumnya pada Januari. Saat itu Torres harus masuk ruang bedah dan beristirahat selama sebulan. Berita ini pun serta merta menghapus harapan Dokter yang merawatnya, Ramon Cugat, yang bilang Torres hanya butuh menepi seminggu saja.
Hilangnya Torres tak hanya jadi pukulan bagi Liverpool yang masih mengincar asa merebut tiket ke Liga Champions serta trofi Europa League. Namun timnas Spanyol sekarang pasti tengah harap-harap cemas menanti kesembuhan striker yang bakal diandalkan di Piala Dunia.
Jadi selamat tinggal untuk musim ini, Torres!
Kebanggaan Kuyt Mencetak Gol ke-50 bagi The Reds
February 8, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Liverpool Laga Bola – Sepertinya Dirk Kuyt tidak hanya senang menjadi penentu kemenangan Liverpool atas Everton. Striker internasional Belanda ini juga merasa bangga karena bisa mencetak gol ke-50 bagi Liverpool.
Bisa dikatakan Liverpool sangat beruntung memiliki Kuyt. Saat manajer Rafael Benitez kehilangan Fernando Torres di lini depan, Kuyt bisa menjadi jawaban untuk menjadi mesin gol bagi The Reds.
Pada saat derby Meryseyside, Kuyt mencetak gol tunggal kemenangan bagi The Kop. Gol itu juga sangat penting bagi pemain berusia 29 tahun sebagai pembuktian ketajaman bagi Liverpool.
“Ini perasaan yang luar biasa dan saya sangat senang bisa mencetak 50 gol bagi klub, khusus di laga seperti itu. Tapi saya tidak memikirkan golnya, yang penting kami menang,” ungkap Kuyt seperti dilansir Sky Sports.
Meski demikian, Kuyt lebih berharap skuadnya bisa bangkit memenangi setiap pertandingan ke depan. “Kami harus memiliki keyakinan bahwa kami masih dapat memenangi pertandingan dan kami melakukannya,” ujarnya.
Kuyt di musim ini telah menyumbangkan 9 gol dan beberapa golnya menjadi penentu kemenangan Liverpool. Tak heran, manajer Benitez pun memberikan pujian khusus kepada Kuyt atas kontribusinya tersebut.
“Saya pikir setiap orang tahu sekarang apa yang yang bisa Kuyt lakukan untuk kami. Dia punya kualitas dan fantastis di setiap pertandingan, bekerja keras. Dia jgua bisa melakukan banyak pekerjaan berbeda,” uji Benitez.
Start Perfect, The Reds?
August 14, 2009 by admin · Leave a Comment
Liverpool langsung menjalani laga yang berpotensi menyulitkan di pekan pertama Premier League saat bertandang ke Tottenham Hotspur. Tapi karena punya catatan bagus di laga perdana, langkah The Reds di White Hart Lane bisa jadi mulus. Dibanding Manchester United yang cuma menjamu Birmingham City dan Chelsea yang didatangi Hull FC, Liverpool bisa dibilang kurang beruntung karena langsung menuju White Hart Lane untuk menyambangi Spurs.
Meski musim lalu The Lily Whites cuma duduk di posisi delapan, anak asuh Rafael Benitez diwanti-wanti untuk tidak memandang sebelah mata lawannya. Fakta bahwa Steven Gerrard cs kalah di tempat yang sama musim lalu harusnya jadi pertimbangan untuk lebih berhati-hati. Apalagi Liverpool terancam akan kehilangan Steven Gerrard yang dibebat cedera.
Satu hal yang membuat Liverpudlian boleh percaya diri jelang laga tersebut adalah rekor awal musim mereka yang terbilang sangat baik. Sejak era Premier League dimulai tahun 1992 silam, The Reds baru kalah dua kali dalam laga pembuka musim. Sementara Spurs justru cuma bisa menang dua kali dari 12 laga pembuka musim yang mereka lalui.
Berikut data Liverpool dan Spurs terkait laga perdana mereka di awal musim dan pertemuan keduanya di Liga Inggris:
* Spurs cuma bisa sekali menang dalam 10 pertemuan terakhir dengan Liverpool. Satu-satunya kemenangan tersebut terjadi musim lalu di White Hart Lane.
* Rafael Benitez memulai karirnya di Inggris dengan menjalani laga pembuka musim di White Hart Lane, lima tahun lalu.
* Dari empat lawatan terakhirnya ke Spurs, tiga di antaranya dilewati Liverpool tanpa gawang mereka kebobolan alias clean sheet.
* Liverpool cuma kalah dua kali di pekan pertama Premier League, yakni tahun 1992 (vs Nottingham Forest) dan tahun 2003 (vs Chelsea).
* Sejak tahun 2003, Liverpool tak pernah memulai kompetisi di kandangnya sendiri.
* Liverpool sudah 12 kali menjalani laga pekan pertama sebagai tim tamu. Satu-satunya klub yang punya lebih banyak menjalani laga perdananya di luar kandang sendiri adalah Tottenham (13 kali).
* Spurs cuma bisa menang dua kali dari 12 laga pertama mereka.
* Cuma 31 gol yang dibuat Spurs di White Hart Lane musim lalu (rata-rata 1,63 gol setiap pertandingan). Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding klub papan atas saat berlaga di kandang sendiri.
* The Reds selalu memenangi lima pertandingan tandang terakhir mereka.
* Fernando Torres selalu mencetak gol ke gawang Spurs dalam tiga pertandingan di mana dia dimainkan.




