Sementara Lupakan Rooney
April 8, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Manchester United tak bisa diperkuat Wayne Rooney untuk laga melawan Fulham. Wazza musim ini memang menjadi aktor utama MU, namun akhir pekan ini “Setan Merah” harus melupakan dia untuk sementara.
Laga MU kontra Fulham digelar di Old Trafford, Sabtu (9/4/2011) besok. Setan Merah tidak boleh menganggap enteng sang tamu meski tengah terpaku di papan tengah.
Pasalnya Fulham membuktikan diri sebagai tim yang mampu menyulitkan MU. Dalam lima perjumpaan terakhir mereka di laga resmi, The Cottagers bahkan mampu dua kali menang dan sekali menahan imbang tim asuhan Sir Alex Ferguson.
Ceritanya memang bakal berbeda bila laga dipanggungkan di Old Trafford di mana Fulham terakhir kali menang 3-1 pada Oktober 2003. Ketika itu gol-gol Lee Clarke, Steed Malbranque, dan Junichi Inamoto hanya mampu dibalas satu gol oleh Diego Forlan.
Namun akhir pekan nanti MU akan tampil minus pemain utama mereka, Wayne Rooney. Pemain yang biasa dipanggil Wazza ini menunjukkan perannya sebagai penentu kemenangan The Red Devils. Hal itu bisa dilihat setidaknya dalam dua pertandingan terakhir yang dilakoni MU yakni ketika mengalahkan West Ham di Liga Primer dan Chelsea di leg I perempatfinal Liga Champions.
Memang, untuk urusan mencetak gol Sir Alex Ferguson bisa mengandalkan Javier Hernandez yang tengah on fire. Namun Rooney tak sekadar mesin gol semata. Ia juga rajin mencari dan merebut bola. Bahkan tidak jarang pemain timnas Inggris itu turun membantu pertahanan.
Sanksi untuk Rooney memang mendapat komplain baik dari pemain yang bersangkutan atau pun klub. Namun untuk akhir pekan ini, MU harus melupakan Wazza untuk sementara waktu.
“Apakah ini hanya karena sosok Wayne Rooney, lalu dia mendapatkan skorsing dua laga? Ya, saya terkejut. Ini belum ernah terjadi sebelumnya. Kita memang bisa mengeluh tentang itu, namun kami juga dinanti banyak pertandingan penting,” ujar pemain senior MU Ryan Giggs di Telegraph.
“Kini saatnya pengalaman yang dimiliki pemain senior, staf, dan juga manajer tentu saja, berbicara. Kami hanya ingin konsentrasi di sepakbola,” tuntas pemain asal Wales itu.
Ancelotti Mengaku Terkejut Atas Tuntutan untuk Rooney
April 6, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Sejumlah kalangan menilai ancaman sanksi dari FA untuk Wayne Rooney kurang tepat. Salah satunya adalah manajer Chelsea Carlo Ancelotti yang mengaku terkejut dengan ancaman tersebut.
Rooney terancam skorsing dua pertandingan usai striker Manchester United itu mengucapkan kata-kata kasar di depan kamera saat merayakan gol ke gawang West Ham akhir pekan kemarin. Pemain yang biasa dipanggil Wazza tersebut mengaku menerima dakwaan FA namun tetap mengajukan banding terhadap ancaman larangan tanding sebanyak dua partai.
Sejumlah kalangan menilai ancaman hukuman itu tidak tepat. Ketua asosiasi pemain Gordon Taylor mengakui penggunaan ucapan kasar itu merupakan hal tidak baik. Namun begitu umpatan merupakan hal biasa di lapangan. Umpatan jadi masalah bila ditujukan kepada wasit, namun Taylor menilai tidak ada problem bila itu terjadi dalam momen perayaan gol.
Manajer Chelsea Carlo Ancelotti, yang dinihari nanti akan menghadapi MU di leg I perempatfinal Liga Champions, juga mengaku heran dengan ancaman sanksi tersebut.
“Memang perilaku seperti itu tidak baik, namun ketika Anda mencetak gol… Di Italia tidak ada apa-apa yang terjadi ketika pemain berteriak ke kamera. Di sini terancam skorsing dua laga. Aturan sangat kuat di sini. Saya terkejut dengan ancaman sanksi itu,” ujar Don Carlo dilansir dari Telegraph.
Target 10 Gol untuk Wayne Rooney
February 2, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola - Wayne Rooney sudah kembali menemukan sentuhannya dalam mencetak gol, tapi Sir Alex Ferguson enggan membebani Roo dengan target tinggi. Ia cuma menargetkan 10 gol saja buat bombernya itu.
Kemenangan 3-1 yang diraup Manchester United atas Aston Villa menandai “kebangkitan” Rooney. Dua golnya ke gawang tim lawan menambah koleksi golnya secara keseluruhan menjadi lima.
Atas penampilan cemerlang itu, Rooney turut mendapat pujian dari Sir Alex. Perasaan gembira juga dirasakan oleh sang pemain sendiri dan bertekad untuk terus berupaya mencetak lebih banyak gol.
Ferguson mengaku lebih mementingkan kerja sama lini depannya ketimbang perolehan gol dari masing-masing strikernya. Saat ini tidak dapat dipungkiri kalau Dimitar Berbatov jauh meninggalkan Rooney dengan mengemas 19 gol.
Dengan sisa musim yang ada, Rooney berpeluang untuk menambah pundi-pundi golnya. Tetapi cukup 10 gol saja yang diminta Sir Alex dari pemain Inggris itu.
“Beberapa kritk membuat santapan dari fakta bahwa Wayne Rooney tertinggal dari tujuannya mencetak gol dan dia dibandingkan dengan pencapaiannya di musim lalu tapi saya tidak risau,” ujar pelatih MU itu di Mirror. “Yang penting adalah kerjasama dalam mencetak gol.
“Musim lalu Wayne beruntung akibat kerja Dimitar Berbatov tapi musim ini Berbatov lah yang lebih bagus.
“Jika kami dapat mengkahiri musim dengan Berbatov mengemas 30 gol dan Rooney 10 gol dan itu adalah target yang ada di benak saya, saya akan lebih senang,” tuntas Fergie.
Sang Pelatih Akui Kebangkitan Rooney
February 2, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola - Wayne Rooney tampil trengginas kala mengantarkan kemenangan 3-1 Manchester United atas Aston Villa. Pelatih Villa Gerard Houllier pun tak segan mengakuinya.
Pada laga lanjutan Premier League, Rabu (2/2/2011) dini hari tadi, Rooney memecah gemuruh publik Old Trafford dengan menyarangkan gol cepat di menit pertama. Bomber Inggris menambah keunggulan United jelang turun minum dan Nemanja Vidic menyempurnakan kemenangan di menit 64, lima menit setelah Darrent Bent menjebol gawang Edwin van der Sar.
Ya, laga tersebut merupakan momen kebangkitan Rooney, usai terpuruk lantaran cedera dan skandal seks yang menimpanya. Kendati timnya harus membawa pulang kekalahan, tak menyurutkan niat Houllier melempar pujian pada bomber 25 tahun tersebut.
“Dia (Rooney) menunjukkan perbedaan performa dan kedua golnya akan membantu meningkatkan kepercayaan dirinya,” ujar pelatih Villa.
“Mereka (United) memenangkan banyak laga dan tetap tidak terkalahkan tanpa dia. Dengan dia, ya dia dalam performa terbaiknya saat melawan kami. Dia punya segalanya, kontrol bola, mampu berputar balik, passing, dan bersikeras untuk bertahan,” urai Houllier.
Lebih lanjut, pelatih kelahiran Prancis, 63 tahun silam, memaklumi lambatnya perkembangan Rooney, yang dikenal sebagai bomber mematikan. Kini, Houllier berani mengklaim mantan bintang Everton segera kembali ke performa terbaiknya.
“Setelah cedera, dia kembali dan agak kesulitan karena biasanya tampil bagus, lalu performanya menurun dan harus bangkit. Saat ini, dia sedang dalam jalur menuju kebangkitan,” tutup mantan pelatih Liverpool.
Liga Inggris, Berbatov Pertahankan Superioritas United
December 27, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Dua gol Dimitar Berbatov ke gawang Sunderland, Minggu (26/12/2010) malam sukses mempertahankan posisi Manchester United sebagai pemuncak klasemen Premier League. Bomber Bulgaria memang tengah on fire musim ini. Setelah mencetak lima gol pada kemenangan 7-1 atas Blackburn Rovers (27/11/2010), Berbatov kembali menjadi pahlawan Red Devils kala menjamu Sunderland.
Gol pertama Berbatov lahir di menit kelima, setelah memaksimalkan kerja sama Ryan Giggs dan Wayne Rooney. Diawali pergerakan Giggs menggiring bola sejauh 30 yard, Rooney menyambut operan gelandang veteran Wales dan melepaskan umpan silang terukur kepada Berbatov.
Berbatov, yang sudah menunggu di depan gawang, segera menanduk bola ke dalam gawang Craig Gordon dan membawa tuan rumah unggul 1-0. Lima menit berselang, giliran Rooney membuka peluang Red Devils. Sayang, tendangan striker Inggris masih melenceng beberapa senti dari mistar gawang. Peluang Berbatov, satu menit kemudian, pun belum berhasil menambah skor untuk kubu United, setelah bola membentur tiang gawang.
Pasukan Setan Merah terus berupaya menggempur pertahanan Sunderland sepanjang babak pertama. Meski demikian, United akhirnya hanya mampu ‘menutup’ 45 menit pertama dengan keunggulan 1-0.
Pada menit 57, mantan bintang Tottenham Hotspur kembali membubuhkan namanya di papan skor, usai menerima umpan matang Anderson. Ini merupakan gol ke-13 Berba sepanjang paruh pertama musim 2010/2011, menjadikan striker 29 tahun sebagai topskor sementara.
Meski begitu, terdapat sedikit kebingungan dalam proses gol kedua ini. Sejumlah pihak menyebut, bobolnya gawang Gordon untuk kedua kalinya diakibatkan ‘aksi’ gol bunuh diri Anton Ferdinand, yang salah mengantisipasi umpan Anderson.
Hingga wasit membunyikan peluit panjang terakhir, keunggulan 2-0 United tidak juga berubah.
Raihan tiga poin malam ini sukses mempertahankan Red Devils di puncak klasemen sementara. United saat ini memimpin Premier League dengan torehan skor 37 dari 18 pertandingan. Bukan hanya itu, United pun semakin berpeluang menyamai rekor Arsenal dengan melewati satu musim tanpa terkalahkan (2003/2004).
Dapat Suntikan Mental, United Hantam All-Star 7-1
August 5, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Manchester United mendapatkan suntikan mental menjelang melawan Chelsea di ajang Community Shield. Skuad Sir Alex Ferguson menghantam Irlandia All-Star 7-1.
Ferguson memenuhi janji untuk tampil dengan kekuatan penuh. Di Ariva Stadium, Kamis (5/8/2010) dini hari WIB, pelatih asal Skotlandia menurunkan Wayne Rooney dan Nemanja Vidic.
Park Ji Sung membuka keunggulan Setan Merah 1-0 menit 13. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang Peers, gelandang asal Korea Selatan dengan tenang menggetarkan gawang Irlandia All-Star.
Gol itu seperti membakar semangat John O’Shea dkk. Terbukti, 11 menit kemudian, United menambah keunggulan menjadi 2-0. Kali ini, gol dilesatkan Michael Owen yang baru sembuh dari cedera. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Ferguson mencoba menambah daya gedor dengan memainkan Dimitar Berbatov dan Javier ‘Chicharito’ Hernandez menggantikan Wayne Rooney dan Owen. Taktik ini cukup jitu.
Hadirnya Chicharito menambah warna serangan Setan Merah. Pemain asal Meksiko itu berhasil memberikan umpan matang kepada Antonio Valencia untuk menjebol gawang Irlandia All-Star menit 59. 3-0 United unggul.
Menit 62, Park kembali menjebol gawang tim tuan rumah untuk kedua kalinya. Mantan bintang PSV Eindhoven tersebut dengan cerdik memanfaatkan kesalahan pemain belakang Irlandia All-Star.
Pesta gol United tidak berhenti sampai disitu. Menit 69, Jonny Evans mencetak gol keenam buat tim asal Premier League. Bek muda ini memanfaatkan umpan matang tendangan penjuru Darron Gibson.
Meski Mulcahy sempat memperkecil ketinggalan tuan rumah, namun Luis Nani berhasil melengkapi pesta gol Setan Merah. Pemain pengganti Park ini berhasil menjebol gawang Irlandia All-Star menit 81. Skor 7-1 bertahan hingga usai.
Susunan Pemain:
Irlandia All-Star: Rogers (Doherty 70); Shelley, Powell, Peers (Conor Kenna 53), Oman, Guy, Keegan, Williams (Ryan 63), Ndo (O’Brien 70), Brennan, Madden (Sheppard 63).
Man-United: Kuszczak (Ben Amos 64), O’Shea (c), J Evans, Smalling, Vidic, Valencia, Carrick, Gibson, Park (Nani 64), Owen (Berbatov 45), Rooney (Hernandez 45).
Beckham Dan Seedorf “Berseberangan”
February 14, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Milan Laga Bola – Menjelang laga melawan Manchester United, timbul beberapa perbedaan pendapat di kubu AC Milan. Perbedaan itu terjadi antara David Beckham dan Clarence Seedorf. Tentang apa?
Menjelang laga pertama 16 besar Liga Champions antara Milan kontra Manchester United tengah pekan nanti, Beckham dan Seedorf “berseberangan” soal Wayne Rooney. Seedorf mengaku tidak takut pada ujung tombak MU itu.
Sedangkan Becks mengatakan bahwa Wazza adalah seorang pemain yang wajib diwaspadai timnya jika ingin meraih hasil maksimal.
“Saya selalu berpikir bahwa Wayne adalah salah satu pencetak gol terbaik di sepakbola manapun. Dia telah membuktikan hal itu,” ujar pemain yang kerap disapa Becks ini kepada Sunday Times yang dilansir ESPN Star.
“Dia berada di klub yang hebat dan melakukan yang terbaik, yaitu mencetak (banyak) gol. United juga bermain baik untuk dia,” pungkas Beckham.
Sepak terjang Rooney tak pelak selalu menimbulkan kekhawatiran dari kubu lawan-lawannya. Pasalnya, striker internasional Inggris itu tengah menemukan ketajamannya kembali dengan mencetak 21 gol dari 25 penampilannya bersama ‘Setan Merah’ di kancah Liga Primer sejauh ini.
Memang, di Liga Champions Rooney belum menunjukkan ketajamannya. Namun “menganggap sepi” pemain kelahiran 24 Oktober 1985 itu merupakan hal yang berisiko tinggi.
Terbaik Antara Rooney dan Drogba
February 8, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Jakarta Laga Bola - Andalan lini depan Chelsea adalah Didier Drogba, sedangkan Wayne Rooney merupakan tumpuan gol Manchester United. Saat ini Chelsea dan MU tengah bertarung sengit di pucuk klasemen Liga Primer. Dengan jumlah 25 laga yang telah dilakoni, keduanya hanya terpaut dua angka saja.
Bicara rivalitas dua klub itu tentu tak lengkap rasanya jika tidak mengikutsertakan Drogba dan Rooney yang sama-sama jadi pilar di masing-masing klub.
Rooney sejauh ini adalah topskorer di Liga Primer. Soccernet mencatat si pemain Inggris telah berhasil mencetak 21 gol dalam 24 penampilannya. Alhasil, rata-rata gol Rooney adalah 0,875 gol per pertandingan. Nyaris satu gol di setiap laga. Drogba tak kalah tajam. Jumlah 15 gol buatannya sejauh ini sudah membuat penyerang asal Pantai Gading itu ada di posisi kedua topskorer Liga Primer bersama Jermain Defoe.
Perolehan rata-rata gol yang dibuat Drogba dalam 19 penampilannya adalah 0,789 gol per partai, tak jauh berselisih dari Rooney dan yang pasti lebih unggul dari Defoe yang punya rata-rata 0,652 gol per laga (15 gol dari 23 partai).
Dengan signifikansi dua bomber itu sejauh ini, gol-gol dari mereka jelas jadi mesin pendorong bagi klubnya masing-masing. Lantas jika dibandingkan, siapa yang terbaik?
Perdebatan mengenai hal ini bisa berpanjang-panjang jika mengulas segala aspek. Jika ditilik dari jumlah gol, Rooney memang kini sedikit lebih baik dari Drogba. Tapi di atas lapangan, keduanya punya gaya berbeda sehingga sulit ditentukan siapa yang lebih oke.
Thomas Vermaelen juga punya analisanya sendiri. Ini didasarkan kepada pengalaman bek Arsenal tersebut ketika membantu timnya menghadapi MU yang diperkuat Rooney dan Chelsea dengan Drogba-nya.
“Semua penyerang di Inggris sangat bermain dengan fisik. Saya pikir Drogba adalah yang paling mengandalkan fisik, tapi kehebatannya lebih dari itu. Dia salah satu yang terbaik di dunia.”
“Dia sangat kuat sehingga Anda harus hati-hati. Jika Anda menempelnya terlalu ketat, dia akan mencengkeram Anda dan hilanglah dia,” urai Vermaelen kepada Daily Mail.
Sembari menyinggung Nicolas Anelka yang jadi rekan Drogba di Chelsea, Vermaelen lantas menyebut karakteristik Rooney yang berbeda dengan Drogba.
“Anelka dan Rooney adalah tipikal pelari, tapi Drogba hanya berdiri saja di sana dan mendapatkan bola umpan panjang, menjinakkan bolanya dan melanjutkan permainan. Lalu dia merangsek masuk ke area penalti, tapi dia bukan sosok pelari besar,” kata Vermaelen.
Lantas jika harus memilih di antara Rooney dan Drogba, yang mana yang terbaik dan paling bikin Vermaelen ketar-ketir kala menghadapinya? “Saya tak bisa memilih antara Rooney dan Drogba. Merekalah pemain terbaik yang pernah saya hadapi.”
Kalau Anda, pilih siapa?




