Wilshere: “Lawan Barca, The Gunners Sedikit Perlu Bermain Kotor”

February 14, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola - Jack Wilshere punya saran untuk rekan-rekannya saat Arsenal jumpa Barcelona. Menurut gelandang 19 tahun itu, untuk mengalahkan Barca, The Gunners perlu sedikit bermain kotor.

Arsenal berjumpa Barcelona di babak 16 besar Liga Champions. Leg pertama akan digelar di Emirates Stadium, Rabu (16/2/2011) waktu setempat.

Menurut Wilshere, Arsenal tak bisa mengandalkan gaya permainan yang biasa mereka pakai untuk meladeni Azulgrana. Selain mengandalkan skill, dia menyebut The Gunners perlu melakukan pendekatan fisik, bahkan kalau perlu sedikit main kotor.

“Saya ada di Emirates Stadium dalam laga pertama melawan Barcelona musim lalu dan mereka brilian, khususnya di babak pertama,” ujar Wilshere, seperti dikutip Guardian.

“Saya (dipinjamkan) di Bolton di pertemuan kedua dan hanya menyaksikan lewat televisi, tapi saya ingat saat itu kami pada dasarnya memainkan gaya kami, yakni terus mengumpan,” lanjut pemain timnas Inggris ini.

“Tahun ini, kami harus mengganggu mereka dan menunjukkan siapa kami. Ketika menguasai bola, kami harus menjaganya sebaik mungkin, seperti yang mereka bisa lakukan.”

“Kami perlu sedikit mengubah permainan kami saat menghadapi Barcelona. Kami akan belajar dari tahun lalu. Tapi kami perlu mengganggu mereka, dan jika Anda suka, agak sedikit kotor, dalam arti sepakbola, untuk mendapatkan bola kembali,” lugasnya.

“Kami harus menekan mereka sebagai tim. Tak ada gunanya kalau cuma salah satu dari kami yang mengejar mereka. Jadi kami harus menutup mereka sebagai tim dan mendapatkan bola kembali dari mereka,” tutup Wilshere.

Xavi Penampil Terbanyak untuk Barca

January 6, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Xavi Hernandez kembali mencatatkan namanya dalam buku sejarah Barcelona. Gelandang internasional Spanyol itu kini resmi menjadi sebagai pemain yang paling banyak tampil buat Azulgrana. Barca berhasil maju ke perempatfinal usai mengimbangi Athletic Bilbao 1-1 di leg II babak 16 Besar, Kamis (6/1/2011) dinihari WIB.

Sukses itu kian manis karena Xavi berhasil membuat pencapaian luar biasa. Setelah menyamai rekor penampilan terbanyak yang dipegang oleh Miguel dengan 549 kali tampil, Xavi kembali mencatatkan namanya dalam tinta emas.

Penampilannya dalam pertandingan kontra Bilbao tadi menggenapkan jumlah lipenampilannya menjadi 550 kali. Dengan ini Xavi resmi menjadi pemain yang paling banyak memperkuat Blaugrana.

Dengan usianya yang masih 30 tahun, Xavi masih berpeluang besar untuk mempertajam rekornya itu. Bahkan bisa saja ia kelak menjadi penampil terbanyak Barca sepanjang masa.

Tak hanya Xavi, Barcelona sendiri juga tengah menuju sejarah. Hasil seri yang didapat hari ini sukses memperpanjang rekor tak terkalahkan El Barca yang kini mencapai angka 25.

Jika berhasil tidak kalah dalam dua laga ke depan maka itu akan menyamai rekor terpanjang tampil tanpa kalah pada musim 1973-74 yang mencapai 27 partai.

“Xavi” Sejajar Legenda Barca

January 3, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Xavi Hernandez mencatatkan dirinya di lembar sejarah Barcelona dalam laga melawan Levante. Gelandang timnas Spanyol itu menyamai rekor penampilan terbanyak untuk Azulgrana. Laga melawan Levante di Camp Nou, Senin (3/1/2011) dinihari WIB, jadi penampilan ke ke-549 Xavi dalam seragam Barca. Dia pun menyamai rekor milik Migueli yang telah bertahan dalam 21 tahun terakhir.

Xavi tak bisa menutupi kebahagiaannya atas pencapaian tersebut. Ia mengaku bangga bisa menyamai catatan salah satu legenda Barca.

“Saya sangat bangga bisa mengenakan seragam ini dan menyamai legenda Barcelona seperti Migueli,” ucapnya.

“Ini merupakan kehormatan dan saya ingin berterima kasih atas dukungan yang saya terima dari semua orang,” sambung pemain yang bulan ini akan berusia 31 tahun tersebut.

“Saya ingin terus mempertahankan warna ini dengan seluruh hati dan jiwa saya, dan untuk memenangkan lebih banyak titel. Saya sangat senang,” girangnya.

Pelatih Pep Guardiola pun ikut senang atas prestasi Xavi. Dengan usia yang baru 30 tahun, ia yakin Xavi masih bisa berbuat lebih banyak.

“Apa yang ia capai merupakan proporsi yang luar biasa besar. Saya bermain dalam 300 partai dan saya pikir sudah cukup banyak, tapi yang dia lakukan sungguh luar biasa,” ucap Guardiola.

“Migueli bermain 549 kali dan pensiun di usia 38. Dia baru 30 tahun dan dia telah bermain 549 kali. Jika tendonnya baik-baik saja, saya tak akan terkejut jika dia bisa mencapai 700 partai untuk Barca,” yakinnya.

Selama 12 tahun membela Barca, Xavi telah mempersembahkan lima gelar Liga Spanyol, satu gelar Copa del Rey, dua gelar Liga Champions, empat gelar Piala Super Spanyol, satu gelar Piala Super Eropa, dan satu gelar Piala Dunia Antarklub.

Mourinho Masuk Daftar Pengkhianat Barca

November 29, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Pertarungan El Clasico antara Barcelona melawan Real Madrid selalu tersaji dalam tensi panas. Persaingan bukan hanya soal nama besar kedua tim, tapi sudah menyentuh ranah harga diri dan kebanggaan masing-masing daerah. Kondisi ini membuat laga El Clasico selalu menarik dinantikan. Luis Figo pernah menjadi sosok yang paling dinantikan publik Camp Nou ketika El Clasico berlangsung. Figo dianggap sebagai pengkhianat besar Barcelona, saat memutuskan bergabung dengan Madrid ketika masih berstatus pemain.

Kini Jose Mourinho juga masuk dalam daftar tunggu cemoohan publik Camp Nou. Fans fanatik Barca sudah mengecap Mourinho sebagai pengkhianat Barca selanjutnya, seperti halnya Figo. The Special One pernah mengabdi di klub Catalan, kendati hanya bertugas itu sebagai penerjemah pelatih Sir Bobby Robson. Namun bukan kali inilah Mourinho datang ke Camp Nou sebagai lawan.

Pendukung Barcelona sudah membencinya sejak Mourinho melatih Chelsea. Dilanjutkan kesuksesan Mou membawa Inter Milan mengalahkan Barca dan mencapai tangga juara di musim lalu. Komentar pedas mengarah kepada Barca kerap dikeluarkan Mourinho. Inilah yang membuat publik Catalan membencinya.

“Sangat menyenangkan melawan Barcelona ketika bersama Chelsea, Inter, maupun Madrid. Saya mengalahkan mereka bersama Chelsea dan Inter. Kini saya juga mengincar hal sama. Saya tidak peduli apakah sambutan yang diterima ramah atau tidak,” jelas Mourinho kepada Marca.

Jelang El Clasico, “Madrid Bertahan, Barca Tetap Menyerang!”

November 29, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Pep Guardiola tak berniat mengubah gaya permainan Barcelona ketika menghadapi Real Madrid dalam El Clasico, dini hari nanti. Biarpun Madrid mengandalkan pola bertahan, Azulgrana bakal tetap memainkan sepakbola indah. Guardiola tentu masih ingat betul ketika Jose Mourinho (ketika melatih Inter Milan) memainkan taktik bertahan saat menghadapi Barca di semifinal Liga Champions musim lalu.

Lionel Messi dkk dibuat tak berdaya dengan permainan defensif ala The Special One. Bukan tidak mungkin, Mourinho kembali menerapkan gaya serupa ketika mengomandoi anak-anak asuhnya di Camp Nou. Lalu, apakah Guardiola kapok? Tidak. Pelatih kelahiran 39 tahun silam sama sekali tak berniat mengubah permainan menyerang yang selama ini menjadi ciri khas klub Catalan.

“Madrid tak hanya spektakuler, mereka juga memiliki fisik kuat, efektif, cepat, terorganisir dan sangat kuat. Mourinho tahu betul kami akan keluar menyerang dan mereka akan melakukan itu jika bisa. Jika kami kalah, saya ingin mengatakan ‘inilah Barca’,” cetus Guardiola.

“Mereka tim hebat dan akan selalu seperti itu. Saya mengantisipasi bagaimana permainan Madrid dan mereka tahu bagaimana permainan kami. Tak akan ada kejutan di laga ini,” imbuh mantan pelatih junior Barca.

“Madrid adalah tim dengan serangan balik terbaik di dunia. Mereka melakukan ini sejak lama. Melawan tim yang mengandalkan serangan balik, maka tim lain harus selalu menyerang dan itulah kami,” kata Guardiola lagi, sebagaimana dilansir Goal, Senin (29/11/2010).

“Pertandingan akan menarik. Kami tak akan mengubah apa pun, kami ingin mengamankan tim, tapi bukan berarti bermain terlalu ke dalam (bertahan). Saya tak ingin melakukan itu karena bertahan berarti menunjukkan saya takut,” seloroh pria yang pernah bermain untuk AS Roma dan Brescia.

“Kami akan selalu melakukan hal yang sama (menyerang). Kami akan mencoba menang dan melakukannya dengan cara yang paling indah,” imbuhnya.

Kendati demikian, Guardiola tampaknya sadar betul kekuatan Madrid bersama Mourinho di bench. “Bagi saya Madrid tim kuat. Saya pernah mengalahkan mereka empat kali, tapi saya tahu cepat atau lambat kami akan kalah melawan mereka,” pungkasnya.

Semakin Mantap, Pedro Rodriguez Panen Pujian

April 15, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Barcelona Laga Bola – Talenta Pedro Rodriguez Ledesma semakin terasah. Penampilan pemain muda Barcelona ini semakin mantap. Tak ayal, pujian pun mengalir kepada pria yang akrab disapa Pedrito ini. Lionel Messi memang menjadi pemain yang paling bersinar di Barcelona dalam beberapa waktu terakhir ini. Namun begitu, performa Pedrito siap untuk mencuri perhatian.

Sejak partai melawan Malaga (27/2/2010), oleh pelatih Josep Guardiola winger 22 tahun itu selalu dipasang sebagai starter di seluruh ajang yang diikuti Azulgrana. Pedro menjawab kepercayaan itu dengan torehan empat gol dan tiga assist. Pedro mencetak masing-masing satu gol dalam dua partai terakhir. Satu gol dibukukan di megaduel kontra Barcelona (10/4/2010), dan yang teraktual dia sarangkan ke gawang Deportivo La Coruna, Kamis (15/4/2010) dinihari WIB.

“Pedro melakukan segalanya dengan sangat baik. Dia menunjukkan semangat juang tinggi, yang sesuai dengan karakter dari tim. Saya memuji seluruh tim dan kini giliran Pedro yang mendapatkannya,” kata Joan Laporta seperti dilansir dari AS.

Pelatih Super Depor Miguel Angel Lotina mengatakan bahwa Pedro merupakan aktor utama dari kekalahan timnya.

“Setelah kebobolan gol pertama, penampilan kami membaik. Namun gol yang dibukukan Pedro benar-benar meruntuhkan kami. Di babak kedua kami bisa tampil lebih santai, namun kesempatan yang kami miliki untuk menyulitkan Barcelona sirna karena gol luar biasa dari Pedro,” tuturnya di ESPN Star.

Melesatnya performa dan ketajaman pemain yang masuk tim senior Barca tahun 2007 itu datang di saat yang tepat, ketika striker utama Zlatan Ibrahimovic harus menepi akibat cedera. Tahun lalu, Pedro sudah mencuri perhatian sebagai pemain yang sukses mencetak gol di seluruh ajang yang diikuti oleh Barcelona. Tahun ini, perhatian pun tidak boleh dialihkan dari pemain kelahiran Tenerife itu. Pasalnya winger bernomor 17 itu, dengan aksi dan gol-golnya, siap untuk melesat.