Inter Milan Diminta Membantu Persepak Bolaan Mongolia
October 21, 2011 by blake · Leave a Comment
Tsakhia Elbegdorj, presiden Mongolia, mengunjungi markas Inter Milan, dan meminta
agar Inter memberi dukungan pada dunia persepakbolaan Mongolia. Meskipun Elbeddorj
membicarakan tentang Genghis Khan dan kuda-kuda yang terkenal dari Mongolia, namun
pelatih Inter, Claudio Ranieri, nampaknya sedang memikirkan hal lain, khususnya
menjelang pertandingan melawan Chievo Verona yang akan dilangsungkan hari Minggu
23/10/11. Dengan koleksi empat poin dari enam pertandingan di Serie A, Inter yang
diundang ke Mongolia oleh sang presiden, nampaknya harus melakukan perenungan di
tempat yang kurang eksotis seperti Padova, Bari, atau Brescia andai mereka masih
kesulitan mendulang poin.
Dukungan Ranieri untuk Vicenzo Montella
February 22, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola - Meski harus melepas kursi kepelatihan Roma, Claudio Ranieri mengaku akan mendukung sepenuhnya Vicenzo Montella sebagai suksesornya.
Diketahui, Ranieri memutuskan mundur sebagai pelatih Roma setelah skuadnya dibungkam Genoa 4-3, Minggu, (20/2/2011). Kekalahan atas Genoa menambah rangkaian hasil buruk di tiga laga terakhir Giallorossi pada kancah Serie A.
“Saya berharap Vicenzo Montella dapat terus terbang tinggi. Banyak orang mengirimkan pesan singkat berisi dukungan kepercayaan kepada saya. Baik dari kalangan sepakbola maupun yang bukan,” papar Ranieri.
“Saya berterima kasih kepada semua orang, terutama kepada Presiden Roma, Rosella Sensi atas kesempatan yang diberikannya kepada saya untuk melatih disini,” imbuhnya, seperti dilansir Football-Italia, Selasa, (22/2/2011).
Sebelum memutuskan Montella sebagai allenatore anyar Giallorossi, nama Carlo Mazzone juga masuk dalam kandidat terkuat. Namun sayang, pengalaman yang dimiliki Mazzone sebagai pelatih terbentur oleh faktor usia yang kini menginjak 74 tahun.
The Tinkerman menambahkan, dirinya juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada para fans yang selama ini sudah memberikan dukungan dan perhatian kepadanya selama menjabat sebagai pelatih I Lupi.
As Roma Butuh Amunisi Baru
February 4, 2011 by Administrator · Leave a Comment
Laga Bola – Pelatih AS Roma Claudio Ranieri mengakui kurangnya amunisi baru hingga menyulitkan Giallorossi dalam persaingan merengkuh trofi Sudetto.
Praktis, akibat krisis finansial yang menimpa Roma, tim besutan Ranieri ini tidak melakukan belanja pemain pada Januari lalu. Malahan Giallorossi harus kehilangan beberapa pemainnya. Sebut saja seperti Julio Baptista (Malaga), Okaka (Bari), Cicinho (Villarreal), Antunes (Livorno).
Beda halnya dengan Roma, pesaing mereka AC Milan dan Inter Milan justru banyak mendatangkan pemain baru. Terkait ada pernyataaan yang mengatakan Giallorossi tidak membutuhkan pemain baru, The Tinkerman menyangkalnya.
“Direktur olahraga Roma, Daniele Prade mengatakan Milan dan Inter memang sedang membutuhkan pemain baru, tapi kami tidak? Saya tidak setuju dengannya,” ujar Ranieri.
“Mereka (Milan dan Inter) tetap lebih kuat dari kami. Mereka memiliki uang lebih banyak untuk membeli pemain, dan mampu menekan pasar,” jelasnya.
Juan Telah Membuat As Roma Beda
February 10, 2010 by Administrator · Leave a Comment
Roma Laga Bola - Berkat sejumlah penampilan apik, AS Roma berhasil melesat ke posisi dua klasemen sementara. Salah satu penyebabnya boleh jadi adalah sosok Juan si pemain bertahan.
Sempat harus bergelut dengan cedera, bek Brasil tersebut kembali ke susunan pemain saat Roma menghadapi Atalanta akhir November tahun lalu. Setelah itu, statistik performa Roma menanjak.
Dalam catatan Italia tercatat setelah Juan tampil dan bermain di lapangan, Roma hanya kebobolan lima kali di laga Seri A. Ketangguhan di lini belakang ini menjadi fondasi penting dalam mengoleksi tujuh kemenangan dan dua hasil imbang.
Dengan Juan mengawal lini belakang, gawang Roma hanya kebobolan masing-masing satu lawan Atalanta, Juventus, Siena dan sepasang lawan Cagliari. Di dua laga pertama yang disebut, Giallorossi meraih kemenangan sedangkan melawan Cagliari hanya imbang 2-2.
Ini cukup kontras dengan data pertandingan Roma sebelum Juan dapat bermain. Dari 13 laga sebelum menghadapi Atalanta, gawang ‘Serigala’ kebobolan 21 gol di Seri A.
Akan tetapi, Juan justru malah memberikan pujian besar untuk sang pelatih Claudio Ranieri atas capaian Roma sejauh ini. Bek Brasil itu menyebut sang allenatore telah berhasil memompa kepercayaan diri anak-anak tim ibukota.
“Semenjak Ranieri datang kami telah menemukan motivasi yang tepat. Pelatih datang tanpa gembar-gembor dan berhasil menanti saat yang tepat untuk membuat perubahan taktis,” ucap Juan akhir pekan lalu.
John Terry Simbol Bagi Chelsea
September 1, 2009 by admin · Leave a Comment

London Lagabola – Setiap klub punya simbol dan bagi Chelsea John Terry adalah simbol itu. Bek internasional Inggris itu, yang memang tak pernah membela klub lain kecuali The Blues, menandatangani kontrak baru di Stamford Bridge. Situs resmi Chelsea, Senin (31/8/2009), mengumumkan kabar tersebut, bahwa Terry telah menegaskan komitmennya dengan menyetujui perpanjangan kontrak baru sampai musim panas 2014.
Jika tak diutak-atik, maka kontrak itu berlaku sampai pemain tersebut berusia 32 tahun kurang lima bulan. Dan itu berarti Terry punya masa menetap di Chelsea selama 19 tahun, sebagaimana ia sudah menimba ilmu di akademi klub London barat tersebut sejak 1995, dalam usia 14 tahun. Chelsea tentu saja memberi kontrak yang tidak sembarangan untuk membuat Terry bertahan selama itu, apalagi ia terakhir sempat dikejar-kejar Manchester City yang berani menjadikannya pemain termahal dunia. Pemilik klub Roman Abramovich kabarnya memberi gaji baru buat Terry sebesar 160 ribu poundsterling atau sekitar Rp 2,6 miliar per minggu.
“Kami dengan senang hati memberitahukan bahwa John telah menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun, yang membuat dia bertahan di klub ini sampai akhir musim 2013/2014,” demikian pernyataan Chelsea. “Ini menegaskan bahwa John dan Chelsea ingin berada di Stamford Bridge sepanjang karirnya.” Pria bertubuh tegap itu melakoni debutnya di tim senior Chelsea pada 28 Oktober 1998, dan mulai stabil menjadi pemain reguler di musim 2000/2001. Ia menjadi starter dalam 23 pertandingan liga dan di akhir musim terpilih sebagai pemain terbaik klub tersebut.
Ban kapten pertama disandangnya pada 5 Desember 2001, dan jabatan itu mulai dipercayakan penuh mulai musim 2003/2004, ketika tim dilatih Claudio Ranieri dan Marcel Desailly mulai tersingkir dari tim utama. Selama membela Chelsea Terry telah mengoleksi dua titel Premiership, tiga Piala FA, dua Piala Liga Inggris, dan dua titel Community Shied. Gelar individual yang pernah ia menangi adalah PFA Player of the Year (2005, 2006), bek terbaik UEFA (2005, 2008, 2009), UEFA Team of the Year (2005, 2007, 2008), dan Chelsea Player of the Year (2001, 2006). Di level internasional, Terry telah menjadi bagian dari skuad “Tiga Singa” sejak 2003 dan mulai Agustus 2006 menjadi kapten timnas. Sejauh ini ia telah memiliki 54 caps dan mencetak enam gol.




