Roma Laga Bola – Berkat sejumlah penampilan apik, AS Roma berhasil melesat ke posisi dua klasemen sementara. Salah satu penyebabnya boleh jadi adalah sosok Juan si pemain bertahan.

Sempat harus bergelut dengan cedera, bek Brasil tersebut kembali ke susunan pemain saat Roma menghadapi Atalanta akhir November tahun lalu. Setelah itu, statistik performa Roma menanjak.

Dalam catatan Italia tercatat setelah Juan tampil dan bermain di lapangan, Roma hanya kebobolan lima kali di laga Seri A. Ketangguhan di lini belakang ini menjadi fondasi penting dalam mengoleksi tujuh kemenangan dan dua hasil imbang.

Dengan Juan mengawal lini belakang, gawang Roma hanya kebobolan masing-masing satu lawan Atalanta, Juventus, Siena dan sepasang lawan Cagliari. Di dua laga pertama yang disebut, Giallorossi meraih kemenangan sedangkan melawan Cagliari hanya imbang 2-2.

Ini cukup kontras dengan data pertandingan Roma sebelum Juan dapat bermain. Dari 13 laga sebelum menghadapi Atalanta, gawang ‘Serigala’ kebobolan 21 gol di Seri A.

Akan tetapi, Juan justru malah memberikan pujian besar untuk sang pelatih Claudio Ranieri atas capaian Roma sejauh ini. Bek Brasil itu menyebut sang allenatore telah berhasil memompa kepercayaan diri anak-anak tim ibukota.

“Semenjak Ranieri datang kami telah menemukan motivasi yang tepat. Pelatih datang tanpa gembar-gembor dan berhasil menanti saat yang tepat untuk membuat perubahan taktis,” ucap Juan akhir pekan lalu.

LEAVE A REPLY