Del Neri: Juve Tetap yang Terbaik

January 25, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Penampilan Juventus di Serie A belum ciamik. Namun situasi ini tak lantas membuat sang allenatore Luigi Del Neri berkecil hati. Bahkan dengan lantang dia mengatakan, Juventus adalah tim yang terbaik di Serie A. Dari lima pertandingan terakhir Bianconeri di Serie A, Alessandro Del Piero dkk hanya mampu memetik satu kali kemenangan. Situasi ini membuat persaingan mereka merebut trofi scudetto semakin berat.

“Saya masih percaya bahwa Juve adalah tim terbaik di liga,” papar Del Neri.

“Secara keseluruhan kami telah menunjukan kepada semua orang dengan setiap pertandingan yang kami jalani,” imbuhnya seperti dilansir Tribalfootball, Selasa, (25/01/2011).

“Saya sangat percaya terhadap para pemain, dan dengan kembali pulihnya para pemain yang cedera akan menjadikan kami menjadi lebih baik,” tutupnya.

Juventus saat ini masih berada di posisi ke enam klasemen sementara Serie A dengan poin 35 dari 21 pertandingan. Dan masih tertinggal sembilan poin dengan pemuncak klasemen sementara AC Milan

Sampdoria: “Tak Ada yang Harus Ditakutkan dari Juve”

January 22, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola - Perang urat syafaf mulai dilancarkan pelatih Sampdoria Domenico Di Carlo jelang duel kontra Juventus pada giornata ke-21 Serie A, Minggu (23/1/2011). Di Carlo menegaskan timnya tidak takut dengan nama besar Bianconerri dan siap menundukkan mereka di Marassi.

Sebelum duel, banyak kalangan bila Sampdoria bakal sulit menandingi Juve karena mereka memiliki sosok pelatih Luigi Del Neri yang mengenal dengan baik kekuatan Il Samp, karena menukangi klub tersebut di musim lalu. Selain itu, nama-nama besar seperti Alessandro Del Piero dan winger atraktif Milos Krasic juga siap menebar ancaman. Terlebih, Juve tengah berada dalam mood yang positif karena di laga terakhirnya meraih kemenangan atas Bari 2-1.

Namun, segala kelebihan yang dimiliki Juve ternyata tak mampu menciutkan nyali Di Carlo. Mantan arsitek Chievo Verona dan FC Parma menilai timnya tetap memiliki peluang untuk bisa mempermalukan Juve di hadapan publiknya. Apalagi, Il Samp mampu menahan imbang Juve 3-3 pada pertemuan pertama di Oimpico Turin di awal musim ini.

“Pertandingan Minggu akan menjadi pertandingan yang menarik, karena prestise dan harga diri Juventus,” tutur Di Carlo.

“Kami akan bermain di kandang dan kami harus mencoba membuat mereka kesulitan dengan intentas serangan kami,” lanjutnya.

“Mengalahkan Juventus bisa jadi sanagat penting untuk membangkitkan moral kami. Lebih dari itu, kami membutuhkan dua atau tiga kemenangan untuk bisa terus bersaing,” sambungnya.

“Mereka adalah tim yang solid yang tidak mengambil risiko di lini belakang, tapi, jika kami bermain seperti yang bisa biasa kami mainkan maka kami bisa membuat Juventus benar-benar kesulitan,” tambahnya.

“Kami menghormati Juventus, tapi kami tak ada hal yang harus kami takutkan dari lawan kami (Juve),” tutupnya.

City & Juve Sulit Dapatkan Dzeko

July 23, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga  Bola – Keinginan Juventus dan Manchester City untuk mendapatkan Edin Dzeko tampaknya tidak mudah. Wolfsburg telah menyatakan akan tetap mempertahankan pemain bintangnya termasuk Dzeko. Juve, City dan AC Milan dikabarkan berminat mendapatkan Dzeko. Namun mereka harus dapat mengeluarkan dana sebesar 40 juta euro untuk bisa memboyong striker Bosnia ini dari Wolfsburg.

Bukan hanya Dzeko yang sedang diincar klub besar Eropa, Zvjezdan Misimovic juga sedang diminati oleh klub besar Bundesliga. Meski demikian Wolfsburg rupanya tak ingin melepas dua pemain bintangnya itu.

“Kami telah memutuskan untuk mengakhiri spekulasi. Baik Edin Dzeko dan Zvjezdan Misimovic akan tetap tinggal di Wolfsburg, berapa pun tawaran yang datang buat mereka,” kata Direktur Umum Wolfsburg Dieter Hoeness seperti dilansir Espn.

Hoeness menegaskan hal itu setelah melakukan pertemuan dengan pelatih Steve McClaren dan kepala klub Dr Francisco Javier Garcia Sanz. “Kami tak ingin spekulasi ini tak berujung, kami harus bergerak di awal musim ini,” tukasnya.

Pelatih Deschamps Siap Jadi Penyelamat Juve

April 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Marseille Laga Bola – Tiga tahun lalu, pada musim 2006/07, Didier Deschamps sukses membawa Juventus keluar dari Seri B dan kembali berlaga di Seri A. Ia pun merasa masih bisa memberi daya magis yang sama kalau nanti dirinya kembali melatih Bianconeri. Sayangnya, jasa Deschamps yang berhasil membawa Juve kembali ke level atas bertepuk sebelah tangan. Dikabarkan berselisih dengan beberapa petinggi klub, Deschamps akhirnya lengser dari jabatannya sebagai pelatih di akhir musim.

Selepas Deschamps, tongkat kepelatihan Juve beralih dari Claudio Ranieri, Ciro Ferrara, dan kini Alberto Zaccheroni. Dua nama pertama dianggap gagal mengangkat prestasi klub, sementara yang terakhir belum bisa membereskan kekacauan yang ditinggalkan oleh dua yang pertama. Juve saat ini tersendat di posisi enam klasemen sementara kala para rival, seperti Inter Milan, AS Roma dan AC Milan, justru tengah bertarung untuk meraih scudetto. Melihat keadaan ini Deschamps pun siap menjadi penyelamat lagi.

“Meninggalkan Juve adalah sebuah kesalahan. Saya sangat lelah dan tak bisa berpikir jernih, plus saya mendapatkan beberapa nasihat buruk,” ungkapnya di Football Italia.

“Saya tak akan mengatakan tidak, meski kalau mau jujur, hal ini (melatih Juve) cukup sulit karena masih ada beberapa petinggi yang pernah bekerja bersama saya. Jika saya menjadi mereka, mereka tak akan mau menunjuk saya.”

“Saya bahagia melatih Olympique Marseille saat ini, tetapi Juve selalu menjadi Juve. Apakah saya ingin kembali? Ya,” tegasnya.

Inter Taklukkan 10 Pemain Juve

April 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Milan Laga Bola – Inter Milan memenangi pertarungan Derby D’Italia atas Juventus. Bertanding di hadapan pendukung sendiri, La Beneamata akhirnya memetik tiga poin usai membungkam Juventus dengan kemenangan 2-0. Pada laga yang dihelat di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (17/4/2010), dua gol kemenangan Inter semuanya terjadi pada babak kedua. Gol pertama lahir melalui Maicon di menit 75, sedangkan gol kedua lahir di menit 90 lewat Samuel Eto’o.

Ada pun Juve sendiri bermain dengan 10 pemain sejakl menit 37 setelah Mohammed Sissoko mendapatkan kartu kuning kedua. Tampil dengan sepuluh pemain, Juve kesulitan mengembangkan permainan. Dengan hasil ini Inter kembali ke puncak klasemen dengan koleksi nilai 70. Mereka menggeser posisi AS Roma yang harus puas turun ke posisi dua dengan ketertinggalan dua angka.

Jalannya Pertandingan

Baru 15 menit pertandingan berlangsung, Inter sudah mendapatkan kesempatan emas untuk mencetak gol. Dari sisi kanan, Maicon mengirimkan umpan ke tengah dan bola pun diterima oleh Thiago Motta. Nama terakhir melepaskan sebuah tembakan, namun Gianluigi Buffon masih mampu menepisnya.

Petaka untuk Juve kemudian muncul pada menit 37. Sissoko yang sebelumnya sudah menerima kartu kuning, melakukan tekel terhadap Javier Zanetti. Pelanggaran ini berakibat dirinya harus menerima kartu kuning lagi, yang berarti sebuah kartu merah. Sissoko out, Juve bermain dengan 10 pemain.

Bermain dengan 10 pemain, Juve kesulitan untuk mengembangkan permainan. Sementara Inter menjadi lebih dominan. Namun demikian, tak ada tim yang berhasil menciptakan gol di babak pertama dan kedudukan pun tetap 0-0 ketika turun minum.

Di babak kedua, dominasi Inter berlanjut. Tepatnya pada menit 54, mereka mendapatkan peluang emas setelah Esteban Cambiasso merebut bola dari Diego di lini tengah. Bola kemudian diberikan kepada Samuel Eto’o, yang lantas berlari dan melepaskan tembakan. Hasilnya? Bola masih melambung di atas mistar gawang. Padahal, kalau Eto’o mau, ia bisa memberikan bola kepada Diego Milito yang tak terkawal siapa pun.

Dua menit kemudian giliran Milito yang membuang sebuah kesempatan emas. Menerima umpan lambung Maicon dari sisi kanan, penyerang berkebangsaan Argentina ini ini melepaskan sebuah sepakn keras. Sial baginya, bola masih menyamping di sisi gawang.

Pada menit 65, gantian Buffon yang memeragakan kepiawaiannya dalam menjaga gawang. Kiper internasional Italia itu sukses menepis sepakan keras Dejan Stankovic yang dilepaskan dari luar kotak penalti. Dengan sigap, Buffon membelokkan tendangan Stankovic ke atas mistar gawangnya.

Tetapi, Buffon tak mampu menghalau serangan yang terjadi di menit 75. Maicon yang berdiri di sisi kanan, mendapatkan sebuah umpan lambung. Usai menahan bola dengan dada, dan kemudian lututnya, Maicon melepaskan tendangan voli dengan kaki kanan. Sepakan keras ini tak mampu dihalau oleh Buffon dan bola pun bersarang di gawangnya. 1-0 untuk Inter.

Lima menit berselang, Inter nyaris menggandalan keunggulan lewat Mario Balotelli. Namun, tendangan bebas yang dilepaskan pemain berdarah Ghana ini masih bisa dihalau oleh Buffon.

Inter baru bisa menggandakan keunggulan kala pertandingan memasuki menit 90. Kali ini yang menjadi pendulangnya adalah Eto’o. Sontekan pemain asal Kamerun ini, usai menerima umpan dari Sulley Muntari, membuat Buffon harus memungut bola untuk yang kedua kalinya.

Susunan Pemain

Inter Milan: Julio Cesar, Walter Samuel, Lucio, Javier Zanetti, Maicon, Esteban Cambiasso, Thiago Motta (Dejan Stankovic 45), Wesley Sneijder (Sulley Muntari 89), Thiago Motta, Diego Milito, Goran Pandev (Mario Balotelli 55), Samuel Eto’o.

Juventus: Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, Fabio Cannavaro, Felipe Melo, Fabio Grosso, Jonathan Zebina, Diego, Claudio Marchisio (Hasan Salihamidzic 75), Mohamed Sissoko, Alessandro Del Piero (Christian Poulsen 42), Vincenzo Iaquinta (Amauri 72).

Juve Jauh Mengungguli Inter

April 16, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga bola – Dengan performa yang jauh dari memuaskan, Juventus kurang dinggulkan atas Inter Milan. Padahal sejarah pertemuan kedua klub justru berpihak pada Bianconeri, yang telak mengungguli seterunya itu. Duel Juventus dan Inter sedianya menjadi laga yang sangat ditunggu-tunggu dan hampir dipastikan berjalan sengit. Tapi untuk edisi pekan ini skenario yang berbeda sangat mungkin terjadi.

Tanpa bermasud memandang remeh Bianconeri, tapi di musim ini penampilan Alessandro Del Piero dkk memang sangat mengecewakan. Hingga kini mereka masih berjuang meraih tiket terakhir Liga Champions karena masih terdampar di urutan enam klasemen. Sementara Inter, meski baru disuksesi AS Roma dari puncak klasemen, masih dianggap sebagai kandidat kuat juara. Cuma satu poin yang menjadi jarak Nerazzurri dengan I Lupi.

Terkait sejarah pertemuan kedua kesebelasan, yang malam nanti akan masuk edisi 213 di semua kompetisi, Juventus masih unggul jauh. Dari 212 pertandingan, ‘Si Nyonya Tua’ mengumpulkan 93 kemenangan, sementara Inter cuma mendapat 67 kemenangan, dengan 52 sisanya berakhir imbang. Khusus di Seri A saja, kedua tim sudah saling berhadapan sebanyak 180 kali. Lagi-lagi Juventus lebih unggul dengan meraih 80 kemenangan, sementara Inter menjadi pemenang di 55 pertandingan dan 45 lainnya berakhir sama kuat.

Satu-satunya ajang di mana Inter lebih unggul atas Juventus adalah Piala Supercoppa Italia. Kedua kesebelasan baru bertemu satu kali, dengan Inter memetik kemenangan 1-0.

Meski saat ini masih berjuang menunjukkan performa terbaiknya, Juventus sempat menjanjikan perlawanan sengit di Giuseppe Meazza. Toh di pertemuan pertama Desember lalu mereka bisa menundukkan Inter dengan skor tipis 2-1, meski kemudian bisa dibalas Inter dengan skor yang sama di Coppa Italia.

Bigmatch Antara Juve vs Inter Akan Dimajukan Sehari

April 8, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Bigmatch antara Inter Milan kontra Juventus akan dimajukan sehari lebih cepat. Dalam jadwal yang dikeluarkan Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Inter harusnya menjamu Juve pada 17 April mendatang. Namun jadwal itu akan dimajukan menjadi tanggal 16 April 2010. Seperti dilansir Goal, Rabu 7 April 2010, ini karena pada 20 April mendatang Inter harus menjalani semifinal Liga Champions melawan Barcelonadi San Siro. La Benemata memastikan satu tiket keempat besar pentas Liga Champions itu setelah menekuk CSKA Moskow 1-0 (agregat 2-0), Selasa 6 April 2010.

Agar bisa beristirahat pasca kompetisi domestik, maka diberi kelonggaran agar Inter bertanding sehari lebih cepat melawan Juve. Meski demikian, hal itu dijamin tidak akan mengurangi greget dua musuh bebuyutan di Italia ini. Apalagi sekarang situasi kedua klub mulai memanas karena kasus Calciopoli yang kembali dibuka.

Inter yang sempat mendapat hibah gelar Scudetto Juve di tahun 2005 dan 2006, dilaporkan akan terseret kasus ini. Pasalnya, ada bukti baru yang melibatkan Presiden Massimo Moratti. Selain itu, Inter dijamin juga ingin menuntaskan dendam di pertemuan pertama kedua klub musim ini. Saat itu di Turin, Inter dipermalukan 1-2 oleh tuan rumah.

Mourinho Bukan Pelatih Andalan

September 17, 2009 by admin · Leave a Comment 

Milan Lagabola – Sudah tak lagi aktif berkecimpung dalam dunia sepakbola, Luciano Moggi masih setia mengamati aktivitas di sana. Dari situ dia menilai allenatore Inter Milan Jose Mourinho bukanlah pelatih hebat. Di musim pertama bersama Nerazzuri, Mourinho sudah membawa tim itu jadi jawara Seri A. Curriculum vitae si pria Portugal pun mengilap karena sebelumnya bisa mempersembahkan trofi Liga Inggris 2004/05 dan 2005/06 untuk Chelsea, trofi Liga Champions buat Porto tahun 2004 dan capaian-capaian lainnya.

Meski demikian, di mata Moggi itu tak serta merta membuktikan Mourinho sebagai pelatih berkelas. Eks bos Juventus tersebut tidak melihat Mourinho sebagus penilaian orang. “Dia lebih baik dalam urusan public relation ketimbang melatih. Dia orang yang baik yang mengatakan berbagai hal untuk melindungi timnya,” nilai Moggi di Radio Radio yang dikutip La Republica.

Masih menurut Moggi, pelatih-pelatih terbaik saat ini sudah tak lagi berkecimpung di Seri A. “Saya pikir (Marcello) Lippi (yang melatih Italia) adalah yang terbaik, lalu (Fabio) Capello dan (Carlo) Ancelotti.” Boleh jadi penilaian Moggi menyebut nama Lippi sebagai pelatih terbaik dikarenakan fakta bahwa karena dia pernah sukses di Juve. Unsur Juve bahkan juga muncul lagi ketika Moggi menyebut pelatih yang dia nilai berbakat.

“Di antara pelatih muda, saya suka (Gian Piero) Gasperini (yang melatih Genoa). Saya kenal dia dengan baik, dia dulu melatih tim muda Juventus. Dia tak takut dengan lawan dan memeragakan permainan bagus,” simpul Moggi. Mourinho saat ini tengah menemani Inter dalam pertandingan menghadapi Barcelona di Liga Champions. Mengenali gayanya, boleh jadi komentar Moggi ini akan membuahkan reaksi.