Cassano: AC Milan Sanggup Mendominasi Gelar!

February 5, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – AC Milan urung tergeser dari puncak klasemen sementara Serie A. Inilah yang menyulutkan kepercayaan diri Antonio Cassano, yang berani mengklaim Rossoneri sanggup mendominasi perebutan gelar, baik di Italia maupun kancah Eropa.

Kendati terbilang punggawa anyar, Cassano enggan menyimpan ambisinya bersama Milan. Penyerang yang bergabung dengan skuad Massimiliano Allegri melalui bursa transfer jilid II, Januari lalu, optimistis timnya mampu merebut sejumlah gelar bergengsi.

“Milan bisa memenangkan segalanya. Scudetto dan Coppa Italia, bahkan Liga Champions,” cetus Cassano pada La Gazzetta dello Sport.

“Kami punya kesempatan di Liga Champions, meskipun memalukan saya tidak bermain di kompetisi itu,” sesal pemain 28 tahun itu.

Bukan tanpa alasan, Cassano meyakini Rossoneri mampu meraihnya, terlebih setalah kehadiran bomber sekelas Zlatan Ibrahimovic, yang dipinjam dari Barcelona sejak awal musim.

“Ditambah kami memiliki Zlatan Ibrahimovic yang sepertinya datang dari luar angkasa,” puji Cassano.

Milan Kukuhkan Capolista di Pekan ke-21 Serie A

January 24, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – AC Milan semakin kukuh sebagai pemegang tampuk Capolista di pekan ke-21 Serie A. Tim besutan Massimiliano Allegri baru saja sukses mendulang kemenangan atas Cesena dengan skor 2-0, Senin (24/1/2011).

Rossoneri kembali melebarkan jarak dengan para pesaing di klasemen sementara. Mereka kini terpaut empat poin dengan Napoli yang berada satu tingkat di bawah dengan mendulang 40 poin.

Kemenangan ini merupakan kali pertama buat Milan dalam tiga duel terakhir. Sebelumnya, mereka diketahui dua kali meraih hasil seri saat mengahadapi Udinese serta Lecce.

Pada laga yang dilangsungkan di San Siro, Milan tampil cukup mendominasi. Sejak pertengahan babak awal, mereka mampu mengurung pertahanan Cesena.

Peluang pertama Milan dihasilkan oleh Robinho. Penyerang asal Brasil mendapat sodoran dari Zlatan Ibrahimovic. Sayang, tembakan dari jarak 18 yard yang dilepaskannya masih bisa diredam Francesco Antonioli.

Berkali-kali digempur, pertahanan Cavallucci Marini akhirnya bisa dibongkar jelang turun minum. Umpan daerah Antonio Cassano disambut oleh Ibrahimovic, Maximiliano Pellegrino berusaha mencuri bola dari kaki bomber asal Swedia justru menyonteknya masuk ke dalam gawang sendiri. Skor 1-0 buat tuan rumah bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua, Il Diavolo Rosso masih tetap dengan gaya permainan cepatnya. Barisan pertahanan Cesena lagi-lagi menjadi bulan-bulanan.

Hampir mirip dengan paruh waktu awal, pada babak kedua Milan kembali nampak kehabisan akal mencari celah untuk bisa menembus tembok pertahanan lawan. Beruntung, di ujung waktu pertandingan striker berjuluk ‘Ibracadabra’ mampu mendulang gol tambahan.

Menerima umpan tarik di sisi kanan lapangan, mantan pemain Juventus tersebut melepaskan tendangan keras dari sudut sempit yang menghujam gawang Cesena untuk kedua kalinya.

Usia terciptanya gol tersebut, wasit langsung meniup peluit panjang. Milan meraih kemenangan 2-0 dan semakin mantap berada di puncak klasmen. Cesena sendiri bertambah terpuruk karena harus kembali turun ke peringkat 18 dengan hanya mendulang 19 poin hasil 21 kali bertanding.

Susunan pemain:
AC Milan: Christian Abbiati, Mario Yepes, Alessandro Nesta, Luca Antonini, Ignazio Abate, Massimo Ambrosini, Robinho, Alexander Merkel, Thiago Silva, Zlatan Ibrahimovic, Antonio Cassano.

Cesena: Francesco Antonioli, Steve von Bergen, Maximiliano Pellegrino, Paolo Dellafiore, Luca Ceccarelli, Giuseppe Colucci, Marco Parolo, Fabio Caserta, Dominique Malonga, Igor Budan, Matias Schelotto.

Hasil lengkap Serie A Giornata ke-21

January 24, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – AC MILAN masih belum tergantikan di puncak klasemen sementara Serie A. Berkat kemenangan 2-0 dari Casena, Rossoneri meraih 44 poin, Senin (24/1/2011).

Posisi kedua juga masih menjadi milik Napoli. Pertenopei sukses mengalahkan juru kunci Bari dengan skor menyakinkan 0-2. Marek Hamsik dkk kini meraup 40 poin.

AS Roma yang berhasil melibas Cagliari dengan tiga gol tanpa balas pada pertandingan Sabtu (22/1/2011), kini naik ke posisi ketiga. Giallorossi mendulang 38 poin.

Dua tim papan atas, yakni Lazio dan Inter Milan secara mengejutkan tumbang oleh lawannya. Biancoceleste yang sekarang duduk di posisi keempat di gulung Bologna 3-1, sementara Nerazzurri dilahap dengan skor serupa oleh Udinese.

Juventus yang berpeluang merangsek ke jajaran empat besar gagal memanfaatkan peluang emas. Bertandang ke kandang Sampdoria, Bianconeri hanya mendulang satu poin hasil bermain imbang tanpa gol.

Hasil lengkap:
Palermo 1 – 0 Brescia
Parma 2 – 0 Catania
Roma 3 – 0 Cagliari
Udinese 3 – 1 Inter Milan
Chievo 0 – 0 Genoa
Sampdoria 0 – 0 Juventus
Bologna 3 – 1 Lazio
Fiorentina 1 – 1 Lecce
Bari 0 – 2 Napoli
Milan 2 – 0 Cesena

Milan Kokoh di Puncak Usai Menang 2-0 dari Cesena

January 24, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – AC Milan memetik kemenangan dengan skor 2-0 saat menjamu Cesena di San Siro, Senin (24/1/2011) dinihari WIB. Hasil tersebut mengokohkan posisi Rossoneri di puncak klasemen sementara.

Di depan pendukungnya sendiri, Milan tampil dominan dan mampu mengreasikan banyak peluang. Meski begitu, Massimo Ambrossini cs harus berjuang keras sebelum akhirnya memastikan mendapat tiga poin dari kemenangan 2-0.

Gol pertama Milan datang di penghujung babak pertama lewak aksi bunuh diri Maximiliano Pellegrino. Di masa injury time babak kedua baru Milan bisa menambah keunggulan lewat gol Zlatan Ibrahimovic.

Tambahan tiga angka membuat Milan memiliki 44 poin, unggul empat dari Napoli di posisi dua klasemen. Kemenangan ini sekaligus menjadi yang pertama bagi Milan setelah di dua pertandingan sebelumnya cuma bisa bermain imbang.

Sementara dengan 19 poin, Cesena tertahan di posisi 18 klasemen.

Jalannya Pertandingan

Milan tampil kurang meyakinkan di menit-menit awal laga. Berusaha mendominasi pertandingan, Rossoneri kesulitan menembus pertahanan Cesena.

Sebuah back pass Antonini yang bisa dicuri Ezequiel Schelotto nyaris membuat gawang Milan bobol di menit 16, namun bola sepakan winger muda Italia itu masih bisa ditepis Cristian Abiatti. Dua menit berselang kabar buruk mendatangi Milan saat Alessandro Nesta harus keluar lapangan karena cedera lengan.

Permainan Milan bari terlihat hidup selepas menit 20. Setelah peluang yang didapat Robinho gagal berujung gol karena bisa diredam kiper Francesco Antonioli, upaya lain yang didapat Ibra saat mendapat umpan dari Antonio Cassano juga mengarah tepat ke Antonioli.

Thiago Silva yang sempat dipasang sebagai gelandang di awal laga ikut membantu serangan Milan saat sepakannya dari jarak jauh masih melenceng. Sementara sepakan Antonini dari dalam kotak penalti masih luput dari target.

Kembali Rossoneri membuang peluang saat sepakan keras Robinho dari dalam kotak penalti cuma membuahkan tendangan gawang. Ibra nyaris membuat Milanisti bersorak kegirangan saat dalam posisi tak terkawal di tiang jauh dia menanduk bola yang di-crossing dari sisi kanan, si kulit bundar yang dia arahkan ke sudut bawah gawang dengan gemilang ditahan kiper Antonioli.

Milan akhirnya menjebol gawang Cesena di menit 44. Umpan terobosan yang dilepaskan Cassano tepat mengarah pada Ibra yang menusuk masuk ke kotak penalti. Upaya Maximiliano Pellegrino menghalau Ibra justru membuat dia mengarahkan bola ke dalam gawang. Milan unggul 1-0 lewat gol bunuh diri.

Milan langsung menggebrak demi menambah keunggulan di awal paruh kedua. Serangan tuan rumah diawali dengan tendangan keras Ambrossini dari muka kotak penalti yang melayang tinggi di atas gawang.

Di menit 56 tendangan bebas Ibra ditepis keluar lapangan oleh kiper Antonioli. Sementara klaim penalti yang diminta kubu tuan rumah menyusul pelanggaran terhadap Ambrossini di dalam kotak penalti saat mengejar umpan Ibra tidak diacuhkan wasit.

Kiper Antonioli kembali jadi pahlawan Cesena lewat penyelamatannya saat tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Robinho. Kiper senior berusia 41 tahun itu juga berhasil meninju sepakan mantan pemain Manchester City itu dari dalam kotak penalti.

Di masa injury time, Robinho nyaris memperbesar keunggulan. Mendapat umpan dari Ibra, pesepakbola Brasil itu berhasil memperdaya kiper Antonioli dalam posisi satu lawan satu. Tinggal menghadapi gawang yang kosong, sepakan Robinho mental ke luar lapangan karena terbentur tiang gawang.

Milan akhirnya baru bisa bikin gol kedua di menit 92. Dalam sudut sempit dan terkawal bek lawan, Ibra melepaskan tembakan ke arah tiang jauh yang tak bisa digapai Antonioli. Milan unggul 2-0.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate, Nesta (Papastathopoulos 23), Yepes, Antonini; Thiago Silva, Ambrosini, Merkel; Robinho; Cassano (Pato 84), Ibrahimovic

Cesena: Antonioli; Ceccarelli, Pellegrino, Von Bergen, Dellafiore (Benalouane 79); Caserta, Colucci, Parolo; Schelotto (Sammarco 53), Budan (Bogdani 53), Malonga.

Tak Ada Kesepakatan untuk Mendatangkan Criscito & Ziegler

January 22, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Adriano Galliani menegaskan Milan tidak akan mendatangkan Domenico Criscito ataupun Reto Ziegler. Sebelumnya Milan memang telah menyatakan niatnya untuk memboyong kedua pemain tersebut untuk memperkuat barisan pertahanan Rossoneri.

Namun baik pihak Genoa dan Sampdoria secara tegas menolak permintaan Rossoneri. Situasi ini membuat Milan mengurungkan niatnya, dan berencana mencari alternatif lain.

“Baik Criscito atau Ziegler tidak akan ke Milan, karena tidak ada kesepakatan,” ujar Galliani.

“Ini hanya masalah bayaran, tapi untuk saat ini kami akan mempertimbangkan permintaan Genoa dan Sampdoria, menurut kami sangat berlebihan,” imbuh wakil presiden Milan ini.

Tinggi permintaan tawaran yang ditetapkan Genoa dan Sampdoria ternyata menjadi faktor utama yang memberatkan Milan. Namun, Galliani masih menaruh harapan kepada kedua pemain incarannya tersebut agar hijrah ke San Siro.

“Saya katakan, Criscito dan Ziegler tidak akan ke Milan, tapi kami akan tetap melihat kesempatan yang ada,” tutupnya.

Real Madrid Tolak Proposal AC Milan

January 17, 2011 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Rencana AC Milan mendapatkan bek Ezequiel Garay pupus. Negosiasi dengan Real Madrid menemui jalan buntu.

Seperti yang diakui Wakil Presiden Adriano Galliani, Rossoneri memang tengah mencari bek anyar untuk memperbaiki lini belakang mereka yang dihuni pemain veteran. Awalnya, pilihan jatuh kepada Garay.

Konon, klub yang diarsiteki Massimiliano Allegri telah mengajukan permintaan peminjaman Garay hingga akhir musim mendatang.

Namun, sebagaimana diwartakan Goal, Senin (17/1/2011), Los Blancos siap menghalangi pemain kelahiran 24 tahun keluar sebagai pemain pinjaman.

Garay sendiri tak lagi mendapat tempat utama di bawah asuhan Jose Mourinho setelah dibekap cedera lutut. Sejumlah klub Eropa lainnya, seperti Schalke, berniat mengamankan servis pemain asal Argentina.

Ibra: “Milan Akan Menjadi Klub Terakhir Saya”

November 17, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Laga Bola – Zlatan Ibrahimovic belum genap semusim berseragam AC Milan, tapi striker baru Rossoneri itu sudah menyatakan kerasan dan ingin terus berkarier di San Siro. Ibra datang ke Milan dari Barcelona dengan status pemain pinjaman. Striker asal Swedia ini sudah membuktikan kualitasnya bersama Rossoneri, dan tampaknya kubu Milan tidak akan segan untuk membuat permanen kontrak Ibra.

Bila dipatenkan, maka kontrak striker 29 tahun ini bersama Milan kemungkinan akan habis pada 2014, atau empat musim mendatang. Ibra menyatakan dirinya berencana pensiun selepas dari Milan.

“Milan akan menjadi klub terakhir saya, setelah itu saya akan meninggalkan duna sepakbola,” tutur Ibra.

Sepanjang karirnya sebagai pesepakbola, Ibrahomovic sudah enam kali berganti klub. Memulai karier di Malmo, lalu berkembang dengan Ajax Amsterdam, diboyong ke Serie A oleh Juventus, diboyong Inter kemudian pindah ke Barcelona dan kini berseragam AC Milan.

Juve Alami Musim Terburuk

May 16, 2010 by Administrator · Leave a Comment 

Milan Laga Bola – Musim ini sudah berakhir bagi Juventus. Stagione kali ini bisa dibilang yang terburuk selain ketika mereka dihukum ke Seri B akibat calciopoli. Cedera menjadi “terdakwa” atas terpuruknya Bianconeri. Juventus menutup musim ini tanpa prestasi apa pun. Tidak ada kompetisi Eropa yang bakal diikuti “Zebra Turin” di musim mendatang.

Gianlugi Buffon dkk. finis posisi ketujuh di Seri A dengan torehan kemenangan dan kekalahan yang hampir sama banyaknya yakni 16 dan 15. Sementara itu tujuh laga lainnya berakhir imbang. Dalam laga penutup musim, Juventus dibekuk AC Milan 0-3, Minggu (16/5/2010) dinihari WIB.

“Saya berharap dan meminta pemain untuk tampil berbeda. Namun saya harus menerima kenyataan bahwa kami tidak berjalan sama sekali. Jelas suporter tak akan senang dengan kondisi ini. Dalam situasi ini, ada baiknya untuk diam,” ujar allenatore Alberto Zaccheroni.

Apa yang dicapai Juve musim ini boleh dibilang lebih buruk dibandingkan musim 1998/1999 di mana mereka kehilangan pemain kunci Alessandro del Piero akibat cedera.

Faktor yang sama juga disebut oleh Mr Zac sebagai pengganjal terbesar kinerja tim “Hitam-Putih” pada musim ini.

“Kami berusaha meraih hasil positif. Pemain berada di belakang saya sepenuhnya. Kami menjalani sepuluh hari yang kelam dari Siena ke Fulham, selanjutnya Sampdoria hingga Napoli,” tukas pelatih yang menggantikan Ciro Ferrara di tengah musim ini tersebut.

“Secara umum situasi tim tengah terpuruk dan tidak pernah bisa disembuhkan. Kami memiliki kesempatan untuk bangkit lagi ketika menghadapi Udinese, tapi kami sudah kehabisan energi. Mungkin hanya itu pertandingan di mana kami tampil baik, namun di laga lainnya kami hanya tahan sampai babak pertama dan kemudian kehabisan tenaga,” urai Zaccheroni.

Musim ini cedera menghantam tidak hanya satu, tapi hampir seluruh pilar Juventus di semua lini. Gianlugi Buffon, Alexander Manninger, Felipe Melo, David Trezeguet, Mohamed Sissoko, Sebastian Giovinco, dan Vincenzo Iaquinta adalah mereka yang sempat masuk daftar “pasien” Bianconeri. Itu sebabnya Juve tidak pernah bisa menampikan kekuatan terbaiknya.

“Kami punya pemain-pemain bintang. Namun kondisi mereka tidak cukup untuk berlaga selama 90 menit. Ketika ada tujuh hingga delapan pemain kondisinya seperti itu, maka jelas berat untuk menampilkan yang terbaik. Secara fisik mau pun mental, kita memang tidak bisa apa-apa,” pungkas Zaccheroni.